Sesampainya dirumah sehabis dari gunung arjuna, wali paidi
menjalankan aktifitas sebagaimana biasanya, tiap pagi wali paidi pergi
kepasar berjualan minyak wangi, orang2 dipasar dan dirumahnya biasa
memangilnya kang paidi tukang minyak, sekitar jam 1 siang wali paidi ini
menutup tokonya dan pulang,
setelah sholat ashar sehabis
istirahat siang wali paidi mengajari anak2 kecil dilanggarnya belajar
membaca al qur'an sampai waktu magrib, dulu dilanggar wali paidi yg
sederhana ini ramai sekali dipenuhi anak2 kecil yg belajar mengaji, tapi
setelah ada sistem iqro' dan qirati, langgar wali paidi ini sepi, anak2
pada pindah ke TPQ2 yg memang banyak tersebar dikampungnya wali paidi
ini,
wali paidi sebenarnya juga ikut pelatihan metode iqro
maupun qiroati yg diwajibkan kepada seluruh guru TPQ guna mendapatkan
syahadah (semacam ijazah), tapi wali paidi tidak lulus dlm pelatihan ini
krn seringnya wali paidi merokok dan bawa kopi di dalam kelas. jadinya
di langgar wali paidi ini metode yg digunakan tetap memakai metode
lama yaitu metode bagdadi, krn bagi guru TPQ yg tdk pny syahadah tdk
boleh mengajar dg memakai metode iqro maupun qiroati dan lama kelamaan
murid2 wali paidi habis tinggal 5 anak saja yg tetap mengaji di
langgarnya wali paidi, orang tua dari kelima murid wali paidi ini tetap
mempercayakan anaknya ke wali paidi ini di sebabkan masalah ekonomi,
mereka adalah orang2 miskin yg tidak mampu membelikan seragam TPQ dan
buku terhadap anak mereka, daripada tidak mengaji mereka tetap
menitipkan anak2nya kpd wali paidi, krn dilanggar wali paidi ini tidak
ada tarikan uang, mereka bebas dari biaya apapun, malah mereka sering
dikasih uang jajan oleh wali paidi ini.
menjelang magrib
datanglah seorang pemuda yg kira2 berumur 35 tahun mencari wali paidi,
pemuda ini adalah seorang murid thoriqoh yg disuruh gurunya mencari
wali paidi.
" nak carilah kiai didaerah ini namanya ali
firdaus tapi orang2 dikampungnya biasa memanggil dg sebutan paidi (
orang yg memberi faedah ), umurnya seumuran dg mu, dan hanya beliau
satu2nya yg bernama paidi di kampung itu, kalau kamu ktmu dengannya
sampaikan salamku dan mintalah nasehat padanya" begitulah yg dikatakan
guru pemuda ini kepadanya,
waktu itu pemuda ini disuruh
mencari wali paidi karena seringnya pemuda ini mengalami hal2 aneh,
seperti ketika sholat, tiba2 ia sudah berada di makkah dan sholat
dihadapan ka'bah, dan banyak orang yg melihatnya sholat di atas daun
padahal dia ada dirumah, pemuda ini akhirnya sowan kepada gurunya dan
melaporkan semua kejadian yg dialaminya, dan disuruh mencari kiai ali
atau kiai paidi.
sesampai dikampung yg dimaksud, pemuda ini bertanya2 kpd orang2 dimanakah rumah kiai paidi.
" disini tidak ada yg namanya kiai paidi, yg ada kang paidi seorang penjual minyak wangi..
" begitu jawab orang kampung ketika ditanya pemuda ini
" baiklah, dimana rumah kang paidi penjual minyak wangi itu " tanya pemuda ini,
pemuda
ini yakin bahwa kang paidi itulah kiai paidi yg dicarinya krn gurunya
jg bilang bahwa nama paidi hanya satu orang dikampung ini.
pas
waktu magrib pemuda ini sampai dirumah wali paidi, pemuda ini bertanya
kepada seorang wanita yg berada didepan rumah wali paidi
" apakah benar ini rumah kang paidi penjualminyak wangi "
"
benar nak, dia ada dilanggar itu, sedang ngimami sholat magrib " jawab
wanita itu sambil menunjukkan langgar yg berada disebelah rumah wali
paidi
" terima kasih bu.." jawab pemuda ini sambil menuju ke langgar guna sholat magrib dan sekalian sowan kpd kiai paidi.
sehabis
wudlu pemuda ini masuk ke langgar sholat berjamaah bersama yg lain,
dilihatnya yg sholat dilanggar ini cuma 3 orang, di berdiri disamping
mereka, ketika pemuda ini mendengar surat alfatihah yg dibaca wali
paidi, hati pemuda ini menjadi galau krn wali paidi ini ketika membaca
huruf "ain" menjadi "ngg" , robbil 'alamin menjadi robbil ngalamin.....
"
gimana mau khusu' dan diterima sholatnya wong bacanya aja udah keliru,
apakah tidak salah gurunya menyuruhnya sowan kepadanya " gumam pemuda
ini dlm hati..
setelah salam dan melakukan wirid seperti
biasa pada umumnya, wali paidi ini melanjutkan dg sholat sunnah dan
sehabis sholat sunnah wali paidi ini keluar dari langgar dan duduk2
diteras sambil merokok...
pemuda ini menghadap kepada wali paidi
" assalamu'aaikum..." salam pemuda ini
" wa ngalaikum salam..." jawab wali paidi sambil tersenyum
setelah
menyampaikan salam gurunya kepada kiai paidi, pemuda ini menceritakan
maksud kedatangannya dan menceritakan hal2 aneh yg dialaminya kpd wali
paidi.
" hmm...saya jg heran, kok km sampai bisa seperti
itu yah...mengalami hal2 yg menakjubkan padahal sholat kamu tadi aja
masih sibuk ngurusi tajwid daripada ingat kepada Allah..." kata wali
paidi kepada pemuda ini
seketika pucatlah wajah pemuda ini, dan dalam hati pemuda ini berkata :
"
masya Allah...ternyata gurunya tidak salah mengenai kiai muda ini "
pemuda ini semakin menundukkan kepalanya dihadapan wali paidi ini...
WALI PAIDI 6
Pemuda
santri thoriqot ini hanya diam , tidak berani berkata banyak didepan
wali paidi, suasana jadi hening, hanya terdengar suara wali paidi yg
menghisap rokoknya,
“monggo kopine kang, dan ini rokoknya “wali paidi menawarkan kopi dan rokok dji sam soenya
“iya terimakasih...” setelah menyeruput kopinya pemuda ini mengeluarkan rokoknya dan menyalakannya
“gimana khabarnya mas kiai mursyid “tanya wali paidi
“alhamdulillah baik-baik saja “jawab pemuda ini
“nanti sehabis sholat isya’ kamu dzikir aja di musholla sini, kalau
nanti kamu tiba2 berada di tempat yg asing , kamu baca la haula wala
quwwata illa billah 3x “pesan wali paidi
“iya , mas paidi “jawab pemuda ini
Tidak lama kemudian terdengar suara adzan berkumandang, menunjukkan
kalau waktu sholat isya’ telah tiba, tampak 3 orang yg tadi sholat
magrib telah datang, setelah berwudlu mereka bertiga masuk ke musholla
menunggu wali paidi. Wali paidi berdiri masuk ke dalam musholla dan
mempersilahkan pemuda thoriqot ini untuk ngimami sholat isya’, tapi
pemuda ini tidak mau,
Wali paidi
akhirnya maju dan dimulailah sholat isya’ berjamaah, Pemuda thorqot ini
sholat tepatdibelakang wali paidi, jadi pemuda ini dapat mendengar dg
jelas suara wali paidi, tapi pemuda ini tidak mau mengulangi kesalahnnya
diwaktu sholat magrib tadi, sambil membaca fatihah pemuda ini mulai
mengajak hatinya berdzikir Allah...Allah...Allah...
Pemuda ini mulai merasakan ketenangan dalam sholatnya, suara hiruk
pikuk disekitar musholla mulai hilang, suasana menjadi hening yg
terdengar hanya suara wali paidi dan suara hatinya yg berdzikir, lama
kelamaan suara wali paidi yg tadinya cemplang dan terdengar tidak
bertajwid berubah menjadi sangat merdu dan sangat fasih, suara dan
bacaan wali paidi bagaikan suara dan bacaan imam masjidil haram, setelah
mendengar salam barulah pemuda ini seakan tersadar kembali lagi
kedunia.
Setelah
membaca wirid seperti pada umumnya wali paidi mundur, melaksanakan
sholat sunnah dua rokaat, setelah sholat wali paidi mendekati pemuda
thoriqot ini
“sampeyan disini aja , dan mualilah berdzikir seperti yg sampeyan lakukan “kata wali paidi
“iya mas paidi “jawab pemuda ini singkat
“ingat pesan saya tadi “kata wali paidi lagi
Pemuda
ini menggangguk, setelah ke tiga orang yg ikut jamaah tadi keluar, wali
paidi berdiri mematikan lampu musholla dan ikut keluar, tinggallah
pemuda ini sendirian di dalam musholla. Pemuda thoriqot ini lalu duduk
bersila, dan memulai membaca fatihah, tawasul kepada kanjeng nabi
muhammad dan diteruskan tawasul kepada guru2nya, setelahnya barulah
pemuda ini mulai membaca wirid yg selama ini selalu istiqomah ia baca,
lama kelamaan suasana mulai berubah, angin yg tadinya menghembus sepoi2
berubah menjadi kencang, satu persatu benda-benda yg berada didalam
musholla mulai hilang satu persatu, bahkan dirinya juga terasa ikut
hilang, beriringan dg hilangnya tubuh pemuda ini, tampak di pengimaman
ada cahaya putih yg kecil, hanya cahaya ini yg tampak karena semuanya
telah hilang dalam pandangan mata pemuda ini, dan dg sayup2 mulailah
terdengar suara orang yg berlalu-lanang membaca ta’bir dan tahmid,
cahaya
yg tadinya kecil mulai membesar dan teranglah seluruhnya, dan tampaklah
dg jelas didepan pemuda ini bangunan segi empat yg tertutup kain hitam
yg disekelilingnya terlihat banyak orang yg berjalan mengitarinya, masya
Allah ternyata pemuda ini telah berada di makkah , didalam masjidil
haram
Pemuda
ini membathin, benarkah aku ini sekarang berada dimasijid haram, timbul
keraguan didalam hati pemuda ini, dengan perlahan dia meletakkan
tangannya di atas marmer masjid, ada sesuatu yg hangat yg mengalir
ketangannya,
“ini marmer sungguhan “bathin pemuda ini lagi
Lalu
pemuda ini berdiri melihat lalu lalang orang2 yg sedang berthowaf,
ratusan ribu orang berjubel jadi satu dg pakaian putih saling bersahutan
memuji Allah, pemuda ini lalu teringat dg pesan wali paidi, kemudian
duduklah pemuda ini dan mulai membaca “la haula wala quwwata illa
billah”
ketika bacaannya sampai ke bacaan yg ke tiga, datanglah angin yg sangat
kencang, bumi makkah serasa bergoncang, seakan kena gempa, dan tanpa
bisa dicegah tubuh pemuda thoriqot ini terguling guling, suasana menjadi
gelap, tubuhnya baru terhenti ketika menabrak sesuatu, berangsur angsur
suasana menjadi tenang kembali, pemuda ini mulai membuka matanya,
betapa kaget dirinya, ternyata dia sekarang berada diatas tumpukkan
sampah, tempat yg tadinya dikira masjidil haram ternyata Tempat
Pembuangan Sampah.....
WALI PAIDI 7
setelah
beberapa hari bersama wali paidi, si murid thoriqoh ini menghadap
kepada guru mursyidnya guna melaporkan peristiwa yg dialaminya..
Kira2 sepuluh meter dari gerbang pondok, si murid ini sudah disambut kawannya yg juga mondok disitu dg berkata :
“ kang..sampeyan udah ditunggu mas yai didepan mushollah pondok...”
“ lho..yai sudah menunggu tho...” jawab simurid
“ iya kang...tadi kira-kira 1/5 jam yg lalu aku disuruh mas yai
membuat
dua kopi dan beliau berpesan, setelah membuat kopi tolong taruh di
depan mushollah dan cepat2 kamu kepintu gerbang karena dulurmu akan
datang...” terang kawan simurid
Mereka berdua memasuki
pintu gerbang pondok yg begitu kecil, pintu gerbang pondok disini memang
beda dg pintu gerbang pondok2 lainnya, pintu gerbang disini Cuma satu
daun pintunya dg ukuran 1 meter x 2 meter terbuat dari kayu yg dilapisi
seng, kalau ada orang yg tidak pernah kepondok ini pasti tidak tahu
pintu gerbangnya...
Pernah dulu abahnya mas yai ini mau
merenovasi pintu gerbang ini dg membuatnya agak lebar dan diperbagus,
tapi malamnya abahnya mas yai ini mimpi bertemu mbah yai yg mengatakan
“ nak...jgn dipugar pintu gerbang itu, biarlah seperti itu saja, biarlah orang mengira kalau disini tidak ada pondok..”
Setelah
mimpi tersebut abah yai urung merenovasi pintu gerbang pondok, Setelah
melewati pintu gerbang pondok si murid dan kawannya ini melihat mas yai
sudah duduk sambil merokok di depan mushollah pondok dan didepannya ada
dua cangkir kopi....
Si murid mengucapkan salam kpd mas yai :
“assalamu ‘alaikum..”
“wa alaikum salam” jawab mas yai
Setelah
mencium tangan gurunya si murid ini duduk didepan mas yai sedang
kawannya pergi tidak ikut duduk dengannya karena yg di panggil mas yai
bukan dia...( inilah adab seorang murid)
Setelahmenceritakan pengalamannya, si murid ini bertanya kepada guru mursyidnya:
“yai..ketika
sholat dulu,saya mendengar bacaan wali paidi itu tidak sempurna tapi
lama kelamaan suara wali paidi ini berubah menjadi sempurna dan sangat
merdu...apa maksud semua itu...”
Setelah menghisap rokoknya dalam2 mas yai ini berkata :
“
kamu kan jelas pernah mendengar, kata Nabi : bau mulut orang yg
berpuasa itu wangi bagaikan minyak kesturi dihadapan Allah....ketika
kamu mendengar suara kang paidi itu menjadi merdu, sesungguhnya kuping
yg kamu pakai untuk mendengar itu kupingnya gusti Allah...kalau kupingmu
sendiri yg kamu pakai maka terdengar seperti itu jadi terdengar tidak
sempurna menurutmu, tapi dihadapan Allah bacaan kang paidi ini begitu
merdu... begitu juga dg bau mulut orang yg berpuasa, akan tercium sangat
busuk kalau menciumnya itu dg hidung kita sendiri...”
Simurid ini bertanya lagi :
“apakah kang paidi ini juga orang thoriqoh...”
“iya..dia
murid abahku , kang paidi ini sebelum masuk thoriqoh perilakunya sudah
sangat berthoriqoh...kalau kamu melihat tingkah polahnya yg awur2an itu
hanya untuk menutupi ke sejati an dirinya... setahu saya kang paidi ini
orang yg tidak punya su’udzon kepada orang lain, kepada siapapun
orangnya baik anak kecil maupun maling , kang paidi ini tetap husnudzon,
inilah salah satu kelebihan kang paidi..” jawab mas yai
“
tapi..mengapa bukan yai sendiri yg mengatakan kepada saya kalau selama
ini tempat yg saya kira makkah itu sebenarnya tempat pembuangan
sampah..” tanya si murid lagi
“ hahahaha....itu memang
tugasnya kang paidi...dan lagi, tempat pembuangan sampah itu kan dekat
dg mushollah kang paidi...kalau aku yg menunjukkan, kamu akan bingung
berada dimana, sedangkan TPA itu jauh dari sini....
****
di tempat lain wali paidi sedang kedatangan seorang tamu yg pingin sekali bisa berangkat haji
“
kang ..saya ingin sekali bisa berangkat haji..tolong saya dikasih
amalan yg bisa membuat saya bisa berangkat haji...” pinta orang tersebut
“ saya tidak bisa...coba sampeyan minta kepada yai yg lebih mengerti soal itu..saya ini orang bodoh..” jawab ali paidi
“
tidak kang ..saya tidak keliru krn saya bermimpi kalau sampeyanlah yg
bisa menunjukkan jalan tersebut...” bantah orang tersebut
“
baiklah..kalau sampeyan memaksa....sehabis sholat shubuh sampeyan baca
surat yasin sebanyak 7 X...kalau ada apa2 sampeyan kesini lagi..” jawab
wali paidi
Setelah orang tersebut membacanya selama 1 bulan tapi tidak terjadi apa2 , orang ini kembali kepada wali paidi
“ tidak ada apa-apa kang....” kata orang yg kepingin haji ini
“
kalau gitu bacaan surat yasinnya ditambah surat waqiah sebanyak 7
x...nanti kalau ada apa-apa sampeyan kesini lagi...” kata wali paidi
Setelah
dibaca selama 1 bulan surat yasin dan surat waqiah ini tetap tidak
mengeluarkan tanda apa-apa, akhirnya orang ini kembali lagi ke wali
paidi
“ masih belum ada tanda apa-apa kang....” kata orang yg kepingin haji
Wali paidi terdiam dan memejamkan matanya sebentar selanjutnya dg mantab dia berkata kepada orang tersebut :
“ kalau begitu...tambah lagi dg surat tanah...pasti sebentar lagi sampeyan akan berangkat haji....”
“ ha..ha..ha...” orang yg kepingin haji ini tertawa terbahak bahak mendengar jawaban wali paidi....
“
“
anu kang...katanya para kiai.... haji itu tidak hanya ibadah ruhani
saja tapi juga ibadah jasadi terutama ibadah dengan bondo atau duit....”
jawab wali paidi dg mimik serius tapi terlihat lucu
WALI PAIDI 8
Wali
paidi menyusuri jalan, pergi tanpa arah dan tujuan, dia hanya berjalan
dan berjalan, Lupa akan makan dan minum, wali paidi pingin menghindari
orang2 yg mulai tahu kedudukannya, mulai banyak orang sekarang yg
memanggilnya gus, memanggilnya kiai bahkan ada yg terang2an
menggangilnya sang wali
Kehidupan wali paidi sekarang
tampak ramai, ada saja orang yg memerlukan bantuannya, soal jodoh, soal
penglaris dan ada juga yg hanya minta barokah do'a dan yg paling berat
ada yg minta diakui murid. Wali paidi merasa terusik, dia kepingin
merasakan kehidupannya yg dulu, orang2 hny mengenalnya sebagai penjual
minyak wangi, dg pengajar alif2an di musholla kecilnya
Dan
sekarang banyak orang yg berlomba2 pingin membangun mushollanya, Wali
paidi pingin menghindari itu semua, dia jengah akan semua pujian yg
dialamatkan pada dirinya, lebih2 akan datangnya malaikat yg
mengunjunginya baru2 ini.
Wali
paidi mulai memasuki hutan belantara, dia berjalan terus dan berhenti
ketika dia melihat didepannya ada sungai, Dia mendekati bibir sungai,
dilihatnya airnya begitu jernih, dia menunduk dan mulai membasuh tangan
dan mukanya, lalu wali paidi memperbarui wudlunya, karena wali paidi ini
diberi kemampuan oleh Allah untuk selalu dlm keadan suci ( punya wudlu )
atau bahasa ngaji sak paran parannya "da'imul wudlu "
Setelah
wudlu wali paidi baru sadar kalau ada orang yg agak jauh disampingnya,
orang itu sedang memancing. Wali paidi mendekati orang itu, dia merasa
orang itu bkn orang sembarangan melihat wajah dan tiba2 aja hati wali
paidi semakin tentram ketika melihat orang ini, Wali paidi mau
mengucapkan salam tapi kedahuluan orang tsb
" assalamu'alaikum kang paidi " ucap orang itu
" wa alaikum salam, kalau boleh tahu siapakan anda " tanya wali paidi keheranan
" untuk saat ini namaku syukron fahmi " jawab orang itu
Wali
paidi terdiam, dia hanya menunduk memikirkan jawaban orang tsb, dan
tiba2 saja sikap wali paidi berubah dg sendirinya tanpa ia sadari, wali
paidi bersikap seakan mengahadapi gurunya
" kang paidi
sampeyan tidak seharusnya menghindari semua itu, pujian2 itu adalah
ujian buatmu, ujian yg berupa pujian itu lebih berat dari penghinaan,
Allah mau meningkatkan derajad sampeyan..." ucap orang itu
Wali paidi semakin menunduk, ternyata orang yg sedang memancing ini tahu akan keadaan dirinya
"
kang paidi, dg menghidari pujian2 itu sama saja sampeyan menafikan
kekuatan Allah, krn smpyn merasa tidak mampu, padahal Allahlah yg
memberi kekuatan " kata orang itu lagi
Wali paidi hny bs diam dan semakinmenunduk, air mata mulai meleleh dr matanya
"
ingat, la haula wala quwwata illa billah, merasa mampu dan merasa tidak
mampu itu tidak boleh, itu sudah syirik khofi bagi orang setingkat
sampeyan, krn Allah yg memberi kekuatan, Allah meliputi segalanya "
Wali
paidi menangis sesunggukan, dia yakin orang yg di depannya adalah
nabiyullah Khidir, dia ingin bersalaman dgnya untuk memastikannya,
setelah menangisnya agak reda, wali paidi mengangkat wajahnya dan mau
bersalaman dg orang itu
Tapi orang yg mengaku bernama syukron fahmi sudah hilang dr hadapannya....
Setelah
bertemu sosok yg mengaku bernama syukron fahmi, wali paidi masih
terdiam dalam duduknya, masih terngiang2 ucapan sosok misterius yg
menggugah jiwanya itu.
Wali paidi berdiri membersihkan tempat
duduknya dan mulai melaksanakan sholat, setelah salam, wali paidi
berdiri lagi dan melakukan sholat lagi, begitu terus sampai malam kira2
sekitar jam 9 malam, wali paidi berhenti dan melanjutkan dg melakukan
wirid
Dia duduk bersila, memusatkan pikirannya, membuang jauh2
pikiran2 tentang dunia, menggerakkan hatinya untuk berdzikir sirr, dan
entah berapa lama hal ini terjadi, dan kemudian wali paidi merasakan
alam disekitarnya begitu hampa, tidak ada suara, semua yg berada
disekitarnya jadi hitam gelap gulita, wali paidi seakan menjadi udara yg
hampa dan bergerak mengitari alam yg hitam pekat ini.
Setelah
berkeliling tampak didepannya ada dua sosok manusia yg sedang duduk
seperti duduknya orang tahiat, dan berdiri disamping keduanya sosok
berjubah putih yg bercahaya
Lamat-lamat wali paidi mengenali salah satu sosok yg duduk didepannya tsb.
" tidak salah lagi, beliau adalah imam ghozali mujtahid islam " bathin wali paidi
Lalu wali paidi melihat sosok baju putih itu maju kedepan dan berkata kepada sesuatu yg didepannya, sesuatu yg tdk terlihat
" gusti... bagaimana menurut njenengan thdp kedua kekasihmu ini yakni nabi musa dan al ghozali...? " tanya sosok putih itu
Lalu ada suara yg mengatakan
"
musa dg ijinku bisa menghidupkan orang yg telah mati, tapi aku lebih
suka thdp al ghozali krn dia dg ijinku pula bisa menghidupkan hati
hamba2ku yg telah mati, banyak menghilangkan kebodohan dan membuka jalan
buat hamba2ku untuk lebih mengenalku...."
Lalu ketiga sosok itu samar2 hilang dari pandangan wali paidi
Lalu lamat2 terdengarlah adzan subuh, sedikit demi sedikit alam mulai terlihat kembali
Setelah sholat, wali paidi bangkit dan kembali pulang....
BERSAMBUNG Ke EPS 9
sumber :http://ekapitano.blogspot.co.id
Setelah mengunjungi Blog ini semoga menjadi sehat lahir batin, terbuka akal budi dan hatinya, murah rejeki, gampang jodoh dan Berjalan kepada Alloh dengan bimbingan ridho dan karunia Nya.
Thursday, April 28, 2016
Wali Paidi eps 3-4
Setelah beberapa hari di indonesia wali paidi ini berencana melakukan suluk nyepi ke gua
di gunung arjuna sesuai perintah sang sulthonul aulia...
wali paidi mulai berkemas untuk berangkat ke gunung arjuna. Ber pres2 rokok sudah disiapkan mulai dji sam soe, gudang garam dan djarum sudah lengkap, tidak ketinggalan kopi satu blek juga dibawahnya.
Setelah sampai di kaki gunung arjuna wali paidi mulai mendaki mencari gua yg di maksud oleh sang sulthonul aulia, pada hari yg ketujuh sejak pendakian wali paidi akhirnya menemukan gua tersebut, gua itu mulutnya kecil tertutup ilalang tp dalamnya luas , dipojok kiri ada sumber mata air dan di pojok kanan ada batu yg menyerupai meja yg kemungkinan oleh yg pny gua ini dulu dipakai untuk sholat.
Wali paidi menaruh barang bawaannya di sebelah batu yg mirip meja tsb, dan pergi menuju ke mata air untuk mandi dan berwudlu, ketika mandi hati wali paidi ini dg sendirinya berzikir dg cepat dan otomatis, pengetahuan ruhani wali paidi semakin bertambah, hatinya berbunga2 tanpa dpt ia cegah, nur bashirohnya semakin terang benderang, setelah berwudlu wali paidi ini melakukan sholat di atas batu yg mirip meja itu, beratus ratus rokaat tanpa terasa telah berlalu dan wali paidi baru sadar ketika terdengar ayam berkokok
Wali paidi turun dari batu menuju tempat perbekalannya untuk membuat kopi dan duduk santai sambil merokok, panci sudah di keluarkan dan rokok dji sam soe reefil sudah di siapkan, tapi alangkah kagetnya wali paidi ini ketika mencari korek tidak ada, ia keluarkan semua isi tasnya tapi tetap aja korek tidak ditemukan,
'' wadoh ciloko iki,'' wali paidi bergumam sendiri,
Dia melihat kopi satu blek yg aromanya begitu harum dan berpres-pres rokok berbagai merk tergeletak disamping kopi
'' wes..wes..muspro kabeh iki, kok bisa koreknya gak kebawa..'' kata wali paidi mulai kesal.
Satu dua hari dilalui wali paidi ini tanpa kopi dan rokok dan pada hari yg ketiga wali paidi mulai tidak tahan, hatinya semeblak ketika melihat kopi dan rokok yg terkulai tak berguna..
Wali paidi mulai membaca hizb, semua hizb ia kerahkan dan setelah membaca asyfa' 3x wali paidi ini mengusapkan telapak tangannya pada matanya dan byarr... Seluruh alam jin dan makhluk halus lainnya tampak sangat jelas, terlihat Wali paidi segerombolan jin diluar gua sebelah kiri. Kira-kira 10 meter dari mulut gua, wali paidi mendatangi bangsa jin yg terdekat dg gua tsb, gerombolan jin yg melihat wali paidi datang, tampak ketakutan
'' ada yg pny korek api?'' tanya wali paidi kpd bangsa jin
''kami gak punya'' jawab mereka.
Wali paidi lansung mengobrak abrik tempat para jin tsb, para jin lari tunggang langgang dan banyak sekali yg terluka. Selanjutnya Setiap tempat yg ada jinnya didatangi oleh wali paidi ini dan kalau ditanya jawabannya gak pny korek api maka wali paidi ini lansung mengobrak abrik tempat tersebut.
Gemparlah seluruh bangsa jin digunung arjuna melihat sepak terjang wali paidi ini, seluruh desa dan kota dari kerajaan jin di gunung arjuna ini telah di obrak abrik oleh wali paidi. Nama wali paidi menjadi terkenal menjadi momok yg menakutkan dikalangan bangsa jin.
Dan akhirnya tibalah wali paidi ini dipusat kerajaan bangsa jin, ketika sampai di gerbang kerajaan wali paidi disambut oleh 2 prajurit yg memang oleh raja mereka diperintahkan untuk menyambut wali paidi dan mengantarkan kepadanya.
Tampak wajah2 yg ketakutan di wajah prajurit jin ini melihat wali paidi, Dg suara tergagap - gagap prajurit ini mempersilahkan kpd wali paidi untuk masuk istana dan menemui raja mereka. Dalam istana raja jin yg bernama ismoyo ini sudah menunggu kedatangan wali paidi, setelah wali paidi masuk istana, raja ismoyo ini langsung turun dari singgasananya menyambut lansung wali paidi dan mempersilahkan wali paidi untuk duduk di sampingnya.
Dg agak takut raja ismoyo ini bertanya: '' hamba dengar tuan wali telah membuat geger kerajaan hamba, tuan telah mengobrak abrik seluruh wilayah kerajaan tanpa ada yg sanggup melawan tuan, apakah gerangan yg tuan cari , sehingga tuan murka begini, mungkin hamba bisa membantu,''
Wali paidi menjawab :'' aku mencari korek, apakah anda punya,''
Seluruh prajurit tegang menunggu jawaban raja mereka, senjata pedang dan tombak sudah mereka pegang dg erat bersiap kalau2 ada hal2 yg tdk di inginkan..
WALI PAIDI 4
..keringat yg berbau kemenyan keluar dr pori2para prajurit raja jin yakni raja ismoyo, suasana tegang masih sngt terasa, saking tegangnya ada perajurit yg terkencing2 di celana. hehehe
" tuan wali, buat apakah korek tsb kalau hamba boleh tahu " tanya raja ismoyo
" buat menyalakan ini dan membuat ini " jawab wali paidi sambil menunjukkan rokok dan kopinya
" hanya untuk itu .." tanya raja ismoyo heran
" ya ..hanya untuk ini " jawab wali paidi singkat raja ismoyo membathin dalam hati, wali ini aneh, masak hanya gara2 pingin ngerokok dan ngopi aja dia telah menghacurkan kerajaanku, dasar wali semprul
" eeitt...namaku paidi bkn semprul " sahut wali paidi
" ah..maaf tuan, ternyata tuan bisa membaca isi hati hamba" raja ismoyo mulai takut dan heran
" trus..gimana sampeyan punya korek apa tidak " tanya wali paidi lagi
" kalau hanya untuk menyalakan itu, pakai ini aja tuan " jawab raja ismoyo sambil menjulurkan jari telunjuknya yg tiba2 bisa mengeluarkan api
" masya Allah...kalian kan mmg terbuat dari api, maaf baru ingat hehehe " jawab wali paidi sambil cengengesan. wali paidi mendekati raja ismoyo, mengeluarkan sebatang rokok dji sam soe refillnya dan mulai menghisap rokoknya
" hu...Allah...hu...Allah.." begitulah yg terdengar ktk wali paidi merokok,
selanjutnya raja ismoyo memanggil panglimanya dan berkata kepadanya :
" buat kan kopi buat tuan wali ini " perintah raja ismoyo sambil mengambil kopi dari wali paidi dan menyerahkan kpd panglimanya.
"jangan manis manis..ya.." wali paidi berpesan kerajaan raja ismoyo ini yg terkenal angker dan ditakuti bangsa jin dan manusia sekarang berubah bagaikan warung kopi pinggir jalan gara2 wali paidi
" sampeyan tdk merokok..." tanya wali paidi
" tidak.." jawab sang raja
" apakah sampeyan jin muhammadiyyah " tanya wali paidi lagi
" saya tidak mengerti maksud tuan " jawab raja ismoyo heran
" maaf, agama sampeyan apa " tanya wali paidi
" saya tidak beragama " jawab raja ismoyo
" oh..begitu.." gumam wali paidi keduanya lalu terdiam agak lama
" maaf tuan, wirid apa yg tuan baca, sehingga tuan tidak bisa dikalahkan oleh para prajurit saya " tanya raja ismoyo penasaran
" hizb dan sholawat " jawab wali paidi
" maukah tuan mengajarkan kepada saya " pinta raja ismoyo.
" ya...boleh, tp sampeyan harus masuk islam dulu " jawab wali paidi
lalu raja ismoyo memanggil panglimanya, memerintahkan kepadanya untuk mengumpulkan seluruh rakyat dan semua prajuritnya, dalam sekejab balai agung istana ramai dipenuhi prajurit dan rakyat, bahkan sampai meluber keluar istana, selanjutnya raja ismoyo bersimpuh dikaki wali paidi diikuti seluruh rakyatnya
" kami dg suka rela siap masuk islam, mengikuti agama tuan " kata raja ismoyo kpd wali paidi
" baiklah....ikuti apa yg aku ucapkan..." kata wali paidi
Dengan suara yg sangat berwibawa wali paidi mengucapkan dua kalimat syahadat diikuti seluruh bangsa jin kerajaan raja ismoyo. ucapan syahadat para bangsa jin ini menggema keseluruh gunung arjuna bahkan seluruh hewan digunung arjuna berhenti sejenak tidak ada yg bersuara mendengarkan ucapan syahadat ini,
setelah mengucapkan dua kalimat syahadat, wali paidi mengajarkan pd mereka apa itu islam dan menjabarkan arti iman secara singkat.
selanjutnya wali paidi tinggal diistana raja ismoyo guna mengajari mereka cara sholat, cara ber dzikir dan lain sebagainya, setelah beberapa minggu tinggal diistana wali paidi akhirnya mohon pamit kepada raja ismoyo
" kami masih butuh pencerahan dari tuan, sudilah kiranya tuan tetap disini beberapa hari lagi " pinta raja ismoyo kepada wali paidi
" jangan kuatir, kelak aku akan datang lagi kemari " kata wali paidi dan dengan tersenyum wali paidi mendekati raja ismoyo dan memegang dada raja ismoyo, sambil berkata :
"ajaklah hatimu untuk dzikir terus menerus, ucapkan Allah...Allah....secara berkesinambungan, dalam keadaan apapun teruslah berdzikir, dan berusahalah selalu dlm keadaan punya wudlu, andai Allah mencabut nyawamu, km dlm keadaan suci..."
" terima kasih tuan, pesan tuan akan kami laksanakan.." jawab raja ismoyo dg ta'dzim
" kalo hatimu sudah bs berdzikir, maka Allah sendiri yg akan membibingmu..." kata wali paidi
" apakah kami akan menjadi wali kalau hati kami sdh bisa berdzikir sendiri " tanya raja ismoyo
"ha..ha...ha....jangan sekali2 pny niat pingin menjadi wali, krn keinginan itu termasuk nafsu, berdzikirlah krn Allah, jgn ada niatan yg lain" jelas wali paidi
setelah menghisap rokoknya wali paidi berkata lagi " Allah menjadikan manusia pemimpin dimuka bumi ini,
dan mengangkat para walinya dari kalangan manusia " jelas wali paidi lagi
" oh begitu... kalau Allah menghendaki begitu kami sangat ridlo dg keputusan Allah tsb," jawab raja ismoyo maggut2
" kalau boleh tahu tuan ini wali yg bagaimana? " tanya raja ismoyo selanjutnya
" hmm...aku adalah wali abdal, wali pengganti,kalo istilah dalam sepak bola sebagai pemain cadangan, wali tingkat rendah, aku dulu hny seorang abdi seorang kiai, tugasku hny menyiapkan rokok dan kopi, setelah kiai saya meninggal akulah yg dipilih Allah sebagai gantinya" terang wali paidi
" jadi wali itu jumlahnya tetap sama dr dulu sampai skrng ?" tanya raja ismoyo dg bersemangat
" iya, jumlahnya wali diseluruh dunia tetap sama, krn setiap yg meninggal pasti ada gantinya, biarpun km tidak ada hak untuk menjadi wali km hrs tetap semangat, krn dimata Allah derajad seseorang itu dilihat dr ketaqwaannya, wali itu hanya title yg diberikan Allah buat para wakil2nya dimuka bumi, guna untuk mengatur dan menata manusia dan wali dipilih dari pr hamba yg dikehendakiNya, bukan krn ibadahnya bukan krn dzikirnya tapi krn kehendak Allah, jd salah besar kalau ada orang yg pingin atau mempunyai cita2 menjadi wali..." jawab wali paidi
" terimakasih tuan...mudah2an apa yg tuan ajarkan kepada kami menjadi ilmu yg manfaat" ucap raja ismoyo
akhirnya wali paidi pamit dan meninggalkan gunung arjuna diiringi raja ismoyo dan seluruh rakyatnya....
setelah wali paidi sudah tidak tampak raja ismoyo dg suara yg lantang berkata kepada rakyatnya
" rakyatku semuanya....nanti atau kapanpun, kalau ada orang yg ke gunung arjuna ini berbekal rokok dan kopi, jgn sampai di ganggu, jagalah mereka sampai mereka meninggalkan gunung arjuna ini, demi menghormati guru kita wali paidi "
" titah paduka akan kami laksanakan... " jawab mereka serempak
BERSAMBUNG ke Eps 5
sumber :http://ekapitano.blogspot.co.id
di gunung arjuna sesuai perintah sang sulthonul aulia...
wali paidi mulai berkemas untuk berangkat ke gunung arjuna. Ber pres2 rokok sudah disiapkan mulai dji sam soe, gudang garam dan djarum sudah lengkap, tidak ketinggalan kopi satu blek juga dibawahnya.
Setelah sampai di kaki gunung arjuna wali paidi mulai mendaki mencari gua yg di maksud oleh sang sulthonul aulia, pada hari yg ketujuh sejak pendakian wali paidi akhirnya menemukan gua tersebut, gua itu mulutnya kecil tertutup ilalang tp dalamnya luas , dipojok kiri ada sumber mata air dan di pojok kanan ada batu yg menyerupai meja yg kemungkinan oleh yg pny gua ini dulu dipakai untuk sholat.
Wali paidi menaruh barang bawaannya di sebelah batu yg mirip meja tsb, dan pergi menuju ke mata air untuk mandi dan berwudlu, ketika mandi hati wali paidi ini dg sendirinya berzikir dg cepat dan otomatis, pengetahuan ruhani wali paidi semakin bertambah, hatinya berbunga2 tanpa dpt ia cegah, nur bashirohnya semakin terang benderang, setelah berwudlu wali paidi ini melakukan sholat di atas batu yg mirip meja itu, beratus ratus rokaat tanpa terasa telah berlalu dan wali paidi baru sadar ketika terdengar ayam berkokok
Wali paidi turun dari batu menuju tempat perbekalannya untuk membuat kopi dan duduk santai sambil merokok, panci sudah di keluarkan dan rokok dji sam soe reefil sudah di siapkan, tapi alangkah kagetnya wali paidi ini ketika mencari korek tidak ada, ia keluarkan semua isi tasnya tapi tetap aja korek tidak ditemukan,
'' wadoh ciloko iki,'' wali paidi bergumam sendiri,
Dia melihat kopi satu blek yg aromanya begitu harum dan berpres-pres rokok berbagai merk tergeletak disamping kopi
'' wes..wes..muspro kabeh iki, kok bisa koreknya gak kebawa..'' kata wali paidi mulai kesal.
Satu dua hari dilalui wali paidi ini tanpa kopi dan rokok dan pada hari yg ketiga wali paidi mulai tidak tahan, hatinya semeblak ketika melihat kopi dan rokok yg terkulai tak berguna..
Wali paidi mulai membaca hizb, semua hizb ia kerahkan dan setelah membaca asyfa' 3x wali paidi ini mengusapkan telapak tangannya pada matanya dan byarr... Seluruh alam jin dan makhluk halus lainnya tampak sangat jelas, terlihat Wali paidi segerombolan jin diluar gua sebelah kiri. Kira-kira 10 meter dari mulut gua, wali paidi mendatangi bangsa jin yg terdekat dg gua tsb, gerombolan jin yg melihat wali paidi datang, tampak ketakutan
'' ada yg pny korek api?'' tanya wali paidi kpd bangsa jin
''kami gak punya'' jawab mereka.
Wali paidi lansung mengobrak abrik tempat para jin tsb, para jin lari tunggang langgang dan banyak sekali yg terluka. Selanjutnya Setiap tempat yg ada jinnya didatangi oleh wali paidi ini dan kalau ditanya jawabannya gak pny korek api maka wali paidi ini lansung mengobrak abrik tempat tersebut.
Gemparlah seluruh bangsa jin digunung arjuna melihat sepak terjang wali paidi ini, seluruh desa dan kota dari kerajaan jin di gunung arjuna ini telah di obrak abrik oleh wali paidi. Nama wali paidi menjadi terkenal menjadi momok yg menakutkan dikalangan bangsa jin.
Dan akhirnya tibalah wali paidi ini dipusat kerajaan bangsa jin, ketika sampai di gerbang kerajaan wali paidi disambut oleh 2 prajurit yg memang oleh raja mereka diperintahkan untuk menyambut wali paidi dan mengantarkan kepadanya.
Tampak wajah2 yg ketakutan di wajah prajurit jin ini melihat wali paidi, Dg suara tergagap - gagap prajurit ini mempersilahkan kpd wali paidi untuk masuk istana dan menemui raja mereka. Dalam istana raja jin yg bernama ismoyo ini sudah menunggu kedatangan wali paidi, setelah wali paidi masuk istana, raja ismoyo ini langsung turun dari singgasananya menyambut lansung wali paidi dan mempersilahkan wali paidi untuk duduk di sampingnya.
Dg agak takut raja ismoyo ini bertanya: '' hamba dengar tuan wali telah membuat geger kerajaan hamba, tuan telah mengobrak abrik seluruh wilayah kerajaan tanpa ada yg sanggup melawan tuan, apakah gerangan yg tuan cari , sehingga tuan murka begini, mungkin hamba bisa membantu,''
Wali paidi menjawab :'' aku mencari korek, apakah anda punya,''
Seluruh prajurit tegang menunggu jawaban raja mereka, senjata pedang dan tombak sudah mereka pegang dg erat bersiap kalau2 ada hal2 yg tdk di inginkan..
WALI PAIDI 4
..keringat yg berbau kemenyan keluar dr pori2para prajurit raja jin yakni raja ismoyo, suasana tegang masih sngt terasa, saking tegangnya ada perajurit yg terkencing2 di celana. hehehe
" tuan wali, buat apakah korek tsb kalau hamba boleh tahu " tanya raja ismoyo
" buat menyalakan ini dan membuat ini " jawab wali paidi sambil menunjukkan rokok dan kopinya
" hanya untuk itu .." tanya raja ismoyo heran
" ya ..hanya untuk ini " jawab wali paidi singkat raja ismoyo membathin dalam hati, wali ini aneh, masak hanya gara2 pingin ngerokok dan ngopi aja dia telah menghacurkan kerajaanku, dasar wali semprul
" eeitt...namaku paidi bkn semprul " sahut wali paidi
" ah..maaf tuan, ternyata tuan bisa membaca isi hati hamba" raja ismoyo mulai takut dan heran
" trus..gimana sampeyan punya korek apa tidak " tanya wali paidi lagi
" kalau hanya untuk menyalakan itu, pakai ini aja tuan " jawab raja ismoyo sambil menjulurkan jari telunjuknya yg tiba2 bisa mengeluarkan api
" masya Allah...kalian kan mmg terbuat dari api, maaf baru ingat hehehe " jawab wali paidi sambil cengengesan. wali paidi mendekati raja ismoyo, mengeluarkan sebatang rokok dji sam soe refillnya dan mulai menghisap rokoknya
" hu...Allah...hu...Allah.." begitulah yg terdengar ktk wali paidi merokok,
selanjutnya raja ismoyo memanggil panglimanya dan berkata kepadanya :
" buat kan kopi buat tuan wali ini " perintah raja ismoyo sambil mengambil kopi dari wali paidi dan menyerahkan kpd panglimanya.
"jangan manis manis..ya.." wali paidi berpesan kerajaan raja ismoyo ini yg terkenal angker dan ditakuti bangsa jin dan manusia sekarang berubah bagaikan warung kopi pinggir jalan gara2 wali paidi
" sampeyan tdk merokok..." tanya wali paidi
" tidak.." jawab sang raja
" apakah sampeyan jin muhammadiyyah " tanya wali paidi lagi
" saya tidak mengerti maksud tuan " jawab raja ismoyo heran
" maaf, agama sampeyan apa " tanya wali paidi
" saya tidak beragama " jawab raja ismoyo
" oh..begitu.." gumam wali paidi keduanya lalu terdiam agak lama
" maaf tuan, wirid apa yg tuan baca, sehingga tuan tidak bisa dikalahkan oleh para prajurit saya " tanya raja ismoyo penasaran
" hizb dan sholawat " jawab wali paidi
" maukah tuan mengajarkan kepada saya " pinta raja ismoyo.
" ya...boleh, tp sampeyan harus masuk islam dulu " jawab wali paidi
lalu raja ismoyo memanggil panglimanya, memerintahkan kepadanya untuk mengumpulkan seluruh rakyat dan semua prajuritnya, dalam sekejab balai agung istana ramai dipenuhi prajurit dan rakyat, bahkan sampai meluber keluar istana, selanjutnya raja ismoyo bersimpuh dikaki wali paidi diikuti seluruh rakyatnya
" kami dg suka rela siap masuk islam, mengikuti agama tuan " kata raja ismoyo kpd wali paidi
" baiklah....ikuti apa yg aku ucapkan..." kata wali paidi
Dengan suara yg sangat berwibawa wali paidi mengucapkan dua kalimat syahadat diikuti seluruh bangsa jin kerajaan raja ismoyo. ucapan syahadat para bangsa jin ini menggema keseluruh gunung arjuna bahkan seluruh hewan digunung arjuna berhenti sejenak tidak ada yg bersuara mendengarkan ucapan syahadat ini,
setelah mengucapkan dua kalimat syahadat, wali paidi mengajarkan pd mereka apa itu islam dan menjabarkan arti iman secara singkat.
selanjutnya wali paidi tinggal diistana raja ismoyo guna mengajari mereka cara sholat, cara ber dzikir dan lain sebagainya, setelah beberapa minggu tinggal diistana wali paidi akhirnya mohon pamit kepada raja ismoyo
" kami masih butuh pencerahan dari tuan, sudilah kiranya tuan tetap disini beberapa hari lagi " pinta raja ismoyo kepada wali paidi
" jangan kuatir, kelak aku akan datang lagi kemari " kata wali paidi dan dengan tersenyum wali paidi mendekati raja ismoyo dan memegang dada raja ismoyo, sambil berkata :
"ajaklah hatimu untuk dzikir terus menerus, ucapkan Allah...Allah....secara berkesinambungan, dalam keadaan apapun teruslah berdzikir, dan berusahalah selalu dlm keadaan punya wudlu, andai Allah mencabut nyawamu, km dlm keadaan suci..."
" terima kasih tuan, pesan tuan akan kami laksanakan.." jawab raja ismoyo dg ta'dzim
" kalo hatimu sudah bs berdzikir, maka Allah sendiri yg akan membibingmu..." kata wali paidi
" apakah kami akan menjadi wali kalau hati kami sdh bisa berdzikir sendiri " tanya raja ismoyo
"ha..ha...ha....jangan sekali2 pny niat pingin menjadi wali, krn keinginan itu termasuk nafsu, berdzikirlah krn Allah, jgn ada niatan yg lain" jelas wali paidi
setelah menghisap rokoknya wali paidi berkata lagi " Allah menjadikan manusia pemimpin dimuka bumi ini,
dan mengangkat para walinya dari kalangan manusia " jelas wali paidi lagi
" oh begitu... kalau Allah menghendaki begitu kami sangat ridlo dg keputusan Allah tsb," jawab raja ismoyo maggut2
" kalau boleh tahu tuan ini wali yg bagaimana? " tanya raja ismoyo selanjutnya
" hmm...aku adalah wali abdal, wali pengganti,kalo istilah dalam sepak bola sebagai pemain cadangan, wali tingkat rendah, aku dulu hny seorang abdi seorang kiai, tugasku hny menyiapkan rokok dan kopi, setelah kiai saya meninggal akulah yg dipilih Allah sebagai gantinya" terang wali paidi
" jadi wali itu jumlahnya tetap sama dr dulu sampai skrng ?" tanya raja ismoyo dg bersemangat
" iya, jumlahnya wali diseluruh dunia tetap sama, krn setiap yg meninggal pasti ada gantinya, biarpun km tidak ada hak untuk menjadi wali km hrs tetap semangat, krn dimata Allah derajad seseorang itu dilihat dr ketaqwaannya, wali itu hanya title yg diberikan Allah buat para wakil2nya dimuka bumi, guna untuk mengatur dan menata manusia dan wali dipilih dari pr hamba yg dikehendakiNya, bukan krn ibadahnya bukan krn dzikirnya tapi krn kehendak Allah, jd salah besar kalau ada orang yg pingin atau mempunyai cita2 menjadi wali..." jawab wali paidi
" terimakasih tuan...mudah2an apa yg tuan ajarkan kepada kami menjadi ilmu yg manfaat" ucap raja ismoyo
akhirnya wali paidi pamit dan meninggalkan gunung arjuna diiringi raja ismoyo dan seluruh rakyatnya....
setelah wali paidi sudah tidak tampak raja ismoyo dg suara yg lantang berkata kepada rakyatnya
" rakyatku semuanya....nanti atau kapanpun, kalau ada orang yg ke gunung arjuna ini berbekal rokok dan kopi, jgn sampai di ganggu, jagalah mereka sampai mereka meninggalkan gunung arjuna ini, demi menghormati guru kita wali paidi "
" titah paduka akan kami laksanakan... " jawab mereka serempak
BERSAMBUNG ke Eps 5
sumber :http://ekapitano.blogspot.co.id
Wali Paidi Eps 1-2
setiap tgl 10 arofah ada perkumpulan 40 wali diatas gunung di daerah makkah,
40 wali ini tersebar ke seluruh pelosok dunia, dan setiap tahun mereka berkumpul di atas
bukit di daerah makkah ini ( maaf tempat dirahasiakan) yg datang ada yg terbang,
ada yg naik sajadah sprti aladin, ada yg muncul dr bumi, ada yg naik burung, ada yg cling tahu2 sdh di tempat.
acara tahunan ini ( semacam reuni ) di pimpin lansung oleh king of the king sulthonul aulia ( gak pake pohan ) rajanya pr wali yg setiap masa hanya satu orang di JAGAD SELURUH ALAM SEMESTA ini, diatas bukit mulai terdengar dentuman2 lantunan dzikir yg terpancar dari hati mereka,
diatas bukit para malaikat berwujud awan ikut menyemarakkan acara reuni tahunan ini dg hembusan angin yg sepoi2 berlantunkan takbir, tahmid dan tahlil ( alhamdulillah malaikat e iki yo NU )
tampak di kejauhan di bawah bukit ada orang yg tdk terlalu tua tampak tertatih2 dan sngt kesulitan mencoba menaiki bukit, berbeda dg wali2 yg datang sebelumnya, seorang tua ini tampak sangat kesulitan menaiki bukit dg tongkatnya dia berusaha melewati bebatuan yg terjal dan berliku,
kadang dia berhenti sebentar tuk mengatur pernafasannya lalu melanjutkkan menaiki bukit lagi setelah sampai dipuncak tampak jelaslah orang ini, gemuruh nafasnya masih tampak tersenggal2 kecapekan.
pakaiannya biasa. jubah putih yg agak kecoklatan agak kotor,,walaupun kelelahanwajahnya selalu tersenyum dari wajahnya bisa dikatakan orang ini gak gampang meremehkan orang lain,tawadu dan sopan...
Para wali menghentikan aktifitasnya setelah melihat kedatangan orang tua ini,
suasana tiba2 hening, satu persatu pr wali menyalami orang ini dg penuh hormat dan takdzim...
'' ahlan wa sahlan ya habibullah ya sulthanul aulia...'' ucap mereka
eh ternyata orang yg tampak biasa sekali ini adalah rajanya para wali, keramatnya dan kesaktiannya se akan tidak ada sama sekali....
'' tolong panggilkan paidi arek indonesia itu suruh kesini...'' ucap sang sultonul aulia kpd pr wali disela2 kerumunan para wali
muncullah seorang pemuda dg jas layaknya tentara dan peci hitam yg agak tinggi,
dari wajahnya terlihat kalo paidi ini pemuda yg kocak, dg wajah cengar cengir pemuda ini mendekati sang sultan aulia dan mencium tangannya
setelah wali paidi ini menghadap. sang sulthon ini berkata kpdnya '' di..paidi sini aku minta rokoknya dan tolong sekalian masak air buatkan kopi..''
hehehe...ternyata wali yg kemana2 bawa rokok dan kopi hanya wali dari indonesia..
WALI PAIDI II
Sehabis dari pertemuan dimakkah, wali paidi kembali lagi keindonesia,
wali paidi pingin mencoba ilmu yang baru saja didapat dari temannya wali dari india,
naseer khan yaitu ilmu melipat bumi, teman wali paidi ini memang terkenal sakti,
seluruh biksu di india tidak dapat menandingi kesaktiannya,
bahkan biksu dari tibet banyak yang masuk islam, setelah kalah bertarung dengan naseer khan ini,
ketika berangkat kemakkah wali paidi “nunut” temannya dari india ini,
wali paidi hanya disuruh menggandeng tangannya lalu tiba-tiba saja cling
wali paidi dan temannya naseer khan sudah berada dimakkah diatas bukit tempat pertemuan.
dan karena kasihan wali naseer khan ini meng ijazahkan ilmu melipat bumi kepada wali paidi, supaya diacara pertemuan-pertemuan yang akan datang wali paidi tidak repot mencari tunutan lagi.
Wali paidi memejamkan matanya dan mulutnya mulai berkomat kamit membaca doa-doa khusus, tiba – tiba tubuh wali paidi terasa dingin, bumi yang didudukinya terasa seperti es, wali paidi membuka matanya tampak didepannya bukit yg tertutup es, dia melihat kebawah, bumi yg didudukinya juga terbuat dari es,
“dimanakah aku ini “ bathin wali paidi
Wali paidi berdiri, melihat sekelilingnya, semuanya tampak putih tertutup salju,
wali paidi berjalan mengitari tempat yg belum pernah dilihat selama hidupnya, sepi tiada orang sama sekali, lamat lamat wali paidi mendengar ada orang yg bersenandung membaca sholawat, wali paidi dengan langkah perlahan lahan mengikuti asal suara senandung sholawat tersebut, dan tampaklah di depannya beruang besar putih, membungkuk ditepi sungai mencari makanan ikan segar,
masya Allah ternyata yg bersenandung itu bukan manusia tapi beruang putih ini, wali paidi berhenti, beruang putih itu menoleh kepada wali paidi dan berkata kepadanya
“assalamu’alaikum “ucap beruang itu
“wa alaiku salam “jawab wali paidi dg perasaan kaget dan heran
“kamu wali paidi ya, aku tadi dapat khabar kalau nanti ada orang yg kesasar kesini, namanya wali paidi, “ucap beruang itu,
setelah memakan ikan yg baru didapatnya beruang putih itu melanjutkan berkata lagi
“kamu jangan kuatir memang sudah biasa orang belajar itu tidak bisa lansung menguasai ilmu yang baru didapatnya, cobalah sekali lagi ” kata beruang tersebut lalu pergi meninggalkan wali paidi
Wali paidi diam seribu bahasa, wali paidi mendongak ke atas melihat posisi matahari, ternyata dia kesasar ke kutub selatan , dan bertemu beruang putih yg bisa bicara,
Setelah sholat sunnah dua rokaat, wali paidi mulai merapal doanya kembali dan cling....
Wali paidi membuka matanya kembali, dan betapa kagetnya wai paidi ketika membuka matanya tampak disekelilingnya banyak orang berlarian dg memakai baju gamis selutut dg memakai surban, tampak ditangan mereka senjata AK 47, terdengar suara bising peluru berseliweran
“aduh..kesasar lagi aku ini, tadi kesasar kekutub selatan , sekarang kesasar lagi ke afghanistan, wes- wes kok gak kesasar ke hollywood saja...”
Wali paidi mengamati salah satu pasukan yg semuanya berjenggot panjang, wali paidi tersenyum sendiri melihat jenggot mereka, memang di negara yg dikuasai taliban ini bukan operasi helm yg dilakukan disana tapi operasi jenggot, kalau ada laki-laki yg tidak berjenggot maka kena tilang.
Wali paidi berdiri berjalan mencari ketempat yg sepi, wali paidi tidak suka dg peperangan,
wali paidi memutuskan untuk lansung pergi saja, setelah menemukan tempat yang sepi
wali paidi mulai merapal do’a-do’a ilmu melipat buminya lagi
Angin sepoi-sepoi menerpa wajah wali paidi, wali paidi membathin mudah-mudahan tidak kesasar lagi, wali paidi membuka matanya perlahan-lahan tampak didepannya rumah yg terbuat dari kayu, persis rumah para transmigrasi diluar pulau, tidak lama kemudian keluarlah seorang tua berpeci putih
dg baju taqwa dan bersarung melambaikan tangannya memanggil wali paidi,
wali paidi teringat dg orang tua ini, beliau adalah habib ali alhabsyi pahat malasya,
yg kemarin juga ikut pertemuan di makkah,
“masya Allah ternyata aku masih kesasar lagi “ bathin wali paidi
Wali paidi melangkahkan kakinya mendekati habib ali alhabsyi, wali paidi teringat beberapa tahun yg lalu ketika sayyid maliki dari makkah mau berkunjung ke ndalemnya habib ali ini,
di dalam perjalanan sayyid maliki ini tiba- tiba merasakan kangen yg amat sangat terhadap datuknya baginda Nabi Muhammad, setelah sampai didepan ndalem habib ali ,
habib ali hanya menyuruh masuk sayyid maliki, sedang rombongan yg lain disuruh menunggu diluar, beberapa menit kemudian sayyid maliki keluar dg beruraikan air mata, sayyid maliki menangis tersedu- sedu
“sudah terobati kangenku...”ucap sayyid maliki dg masih menangis
Ternyata ketika sayyid maliki masuk ke ndalemnya habib ali, sayyid maliki dipertemukan oleh habib ali dengan baginda Nabi Muhammad , subhanallah.....
“mari masuk nak, jangan melamun saja “ucap habib ali
“inggih mbah...” jawab wali paidi, lalu melangkah mendekati habib ali ,
setelah mencium tangan beliau, wali paidi masuk ke ndalem
“ kamu memang gak bakat dg ilmu melipat bumi itu nak paidi, jadi nanti gak usah dicoba lagi, kamu naik pesawat saja dari sini ke indonesia “kata habib ali
“ inggih mbah “ jawab wali paidi
“siapa tahu nanti ketika kamu naik pesawat, kamu bertemu dg mulan jameela yg kamu gandrungi itu “ goda habib ali
“hahaha....”wali paidi hanya bisa tertawa mendengar godaan habib ali ini
Setelah makan bersama, wali paidi pamit pulang, habib ali menepuk- nepuk pundak wali paidi mengantarkannya keluar dari ndalem
“ingat perintah sang sultan nak paidi, setelah sampai ke rumah segeralah ke gunung arjuna untuk kholwat disana..”
“inggih mbah “ jawab wali paidi
Setelah mencium tangan habib ali, wali paidi beranjak pergi kebandara , naik pesawat pulang ke indonesia
BERSAMBUNG ke EPS 3...
sumber :http://ekapitano.blogspot.co.id
40 wali ini tersebar ke seluruh pelosok dunia, dan setiap tahun mereka berkumpul di atas
bukit di daerah makkah ini ( maaf tempat dirahasiakan) yg datang ada yg terbang,
ada yg naik sajadah sprti aladin, ada yg muncul dr bumi, ada yg naik burung, ada yg cling tahu2 sdh di tempat.
acara tahunan ini ( semacam reuni ) di pimpin lansung oleh king of the king sulthonul aulia ( gak pake pohan ) rajanya pr wali yg setiap masa hanya satu orang di JAGAD SELURUH ALAM SEMESTA ini, diatas bukit mulai terdengar dentuman2 lantunan dzikir yg terpancar dari hati mereka,
diatas bukit para malaikat berwujud awan ikut menyemarakkan acara reuni tahunan ini dg hembusan angin yg sepoi2 berlantunkan takbir, tahmid dan tahlil ( alhamdulillah malaikat e iki yo NU )
tampak di kejauhan di bawah bukit ada orang yg tdk terlalu tua tampak tertatih2 dan sngt kesulitan mencoba menaiki bukit, berbeda dg wali2 yg datang sebelumnya, seorang tua ini tampak sangat kesulitan menaiki bukit dg tongkatnya dia berusaha melewati bebatuan yg terjal dan berliku,
kadang dia berhenti sebentar tuk mengatur pernafasannya lalu melanjutkkan menaiki bukit lagi setelah sampai dipuncak tampak jelaslah orang ini, gemuruh nafasnya masih tampak tersenggal2 kecapekan.
pakaiannya biasa. jubah putih yg agak kecoklatan agak kotor,,walaupun kelelahanwajahnya selalu tersenyum dari wajahnya bisa dikatakan orang ini gak gampang meremehkan orang lain,tawadu dan sopan...
Para wali menghentikan aktifitasnya setelah melihat kedatangan orang tua ini,
suasana tiba2 hening, satu persatu pr wali menyalami orang ini dg penuh hormat dan takdzim...
'' ahlan wa sahlan ya habibullah ya sulthanul aulia...'' ucap mereka
eh ternyata orang yg tampak biasa sekali ini adalah rajanya para wali, keramatnya dan kesaktiannya se akan tidak ada sama sekali....
'' tolong panggilkan paidi arek indonesia itu suruh kesini...'' ucap sang sultonul aulia kpd pr wali disela2 kerumunan para wali
muncullah seorang pemuda dg jas layaknya tentara dan peci hitam yg agak tinggi,
dari wajahnya terlihat kalo paidi ini pemuda yg kocak, dg wajah cengar cengir pemuda ini mendekati sang sultan aulia dan mencium tangannya
setelah wali paidi ini menghadap. sang sulthon ini berkata kpdnya '' di..paidi sini aku minta rokoknya dan tolong sekalian masak air buatkan kopi..''
hehehe...ternyata wali yg kemana2 bawa rokok dan kopi hanya wali dari indonesia..
WALI PAIDI II
Sehabis dari pertemuan dimakkah, wali paidi kembali lagi keindonesia,
wali paidi pingin mencoba ilmu yang baru saja didapat dari temannya wali dari india,
naseer khan yaitu ilmu melipat bumi, teman wali paidi ini memang terkenal sakti,
seluruh biksu di india tidak dapat menandingi kesaktiannya,
bahkan biksu dari tibet banyak yang masuk islam, setelah kalah bertarung dengan naseer khan ini,
ketika berangkat kemakkah wali paidi “nunut” temannya dari india ini,
wali paidi hanya disuruh menggandeng tangannya lalu tiba-tiba saja cling
wali paidi dan temannya naseer khan sudah berada dimakkah diatas bukit tempat pertemuan.
dan karena kasihan wali naseer khan ini meng ijazahkan ilmu melipat bumi kepada wali paidi, supaya diacara pertemuan-pertemuan yang akan datang wali paidi tidak repot mencari tunutan lagi.
Wali paidi memejamkan matanya dan mulutnya mulai berkomat kamit membaca doa-doa khusus, tiba – tiba tubuh wali paidi terasa dingin, bumi yang didudukinya terasa seperti es, wali paidi membuka matanya tampak didepannya bukit yg tertutup es, dia melihat kebawah, bumi yg didudukinya juga terbuat dari es,
“dimanakah aku ini “ bathin wali paidi
Wali paidi berdiri, melihat sekelilingnya, semuanya tampak putih tertutup salju,
wali paidi berjalan mengitari tempat yg belum pernah dilihat selama hidupnya, sepi tiada orang sama sekali, lamat lamat wali paidi mendengar ada orang yg bersenandung membaca sholawat, wali paidi dengan langkah perlahan lahan mengikuti asal suara senandung sholawat tersebut, dan tampaklah di depannya beruang besar putih, membungkuk ditepi sungai mencari makanan ikan segar,
masya Allah ternyata yg bersenandung itu bukan manusia tapi beruang putih ini, wali paidi berhenti, beruang putih itu menoleh kepada wali paidi dan berkata kepadanya
“assalamu’alaikum “ucap beruang itu
“wa alaiku salam “jawab wali paidi dg perasaan kaget dan heran
“kamu wali paidi ya, aku tadi dapat khabar kalau nanti ada orang yg kesasar kesini, namanya wali paidi, “ucap beruang itu,
setelah memakan ikan yg baru didapatnya beruang putih itu melanjutkan berkata lagi
“kamu jangan kuatir memang sudah biasa orang belajar itu tidak bisa lansung menguasai ilmu yang baru didapatnya, cobalah sekali lagi ” kata beruang tersebut lalu pergi meninggalkan wali paidi
Wali paidi diam seribu bahasa, wali paidi mendongak ke atas melihat posisi matahari, ternyata dia kesasar ke kutub selatan , dan bertemu beruang putih yg bisa bicara,
Setelah sholat sunnah dua rokaat, wali paidi mulai merapal doanya kembali dan cling....
Wali paidi membuka matanya kembali, dan betapa kagetnya wai paidi ketika membuka matanya tampak disekelilingnya banyak orang berlarian dg memakai baju gamis selutut dg memakai surban, tampak ditangan mereka senjata AK 47, terdengar suara bising peluru berseliweran
“aduh..kesasar lagi aku ini, tadi kesasar kekutub selatan , sekarang kesasar lagi ke afghanistan, wes- wes kok gak kesasar ke hollywood saja...”
Wali paidi mengamati salah satu pasukan yg semuanya berjenggot panjang, wali paidi tersenyum sendiri melihat jenggot mereka, memang di negara yg dikuasai taliban ini bukan operasi helm yg dilakukan disana tapi operasi jenggot, kalau ada laki-laki yg tidak berjenggot maka kena tilang.
Wali paidi berdiri berjalan mencari ketempat yg sepi, wali paidi tidak suka dg peperangan,
wali paidi memutuskan untuk lansung pergi saja, setelah menemukan tempat yang sepi
wali paidi mulai merapal do’a-do’a ilmu melipat buminya lagi
Angin sepoi-sepoi menerpa wajah wali paidi, wali paidi membathin mudah-mudahan tidak kesasar lagi, wali paidi membuka matanya perlahan-lahan tampak didepannya rumah yg terbuat dari kayu, persis rumah para transmigrasi diluar pulau, tidak lama kemudian keluarlah seorang tua berpeci putih
dg baju taqwa dan bersarung melambaikan tangannya memanggil wali paidi,
wali paidi teringat dg orang tua ini, beliau adalah habib ali alhabsyi pahat malasya,
yg kemarin juga ikut pertemuan di makkah,
“masya Allah ternyata aku masih kesasar lagi “ bathin wali paidi
Wali paidi melangkahkan kakinya mendekati habib ali alhabsyi, wali paidi teringat beberapa tahun yg lalu ketika sayyid maliki dari makkah mau berkunjung ke ndalemnya habib ali ini,
di dalam perjalanan sayyid maliki ini tiba- tiba merasakan kangen yg amat sangat terhadap datuknya baginda Nabi Muhammad, setelah sampai didepan ndalem habib ali ,
habib ali hanya menyuruh masuk sayyid maliki, sedang rombongan yg lain disuruh menunggu diluar, beberapa menit kemudian sayyid maliki keluar dg beruraikan air mata, sayyid maliki menangis tersedu- sedu
“sudah terobati kangenku...”ucap sayyid maliki dg masih menangis
Ternyata ketika sayyid maliki masuk ke ndalemnya habib ali, sayyid maliki dipertemukan oleh habib ali dengan baginda Nabi Muhammad , subhanallah.....
“mari masuk nak, jangan melamun saja “ucap habib ali
“inggih mbah...” jawab wali paidi, lalu melangkah mendekati habib ali ,
setelah mencium tangan beliau, wali paidi masuk ke ndalem
“ kamu memang gak bakat dg ilmu melipat bumi itu nak paidi, jadi nanti gak usah dicoba lagi, kamu naik pesawat saja dari sini ke indonesia “kata habib ali
“ inggih mbah “ jawab wali paidi
“siapa tahu nanti ketika kamu naik pesawat, kamu bertemu dg mulan jameela yg kamu gandrungi itu “ goda habib ali
“hahaha....”wali paidi hanya bisa tertawa mendengar godaan habib ali ini
Setelah makan bersama, wali paidi pamit pulang, habib ali menepuk- nepuk pundak wali paidi mengantarkannya keluar dari ndalem
“ingat perintah sang sultan nak paidi, setelah sampai ke rumah segeralah ke gunung arjuna untuk kholwat disana..”
“inggih mbah “ jawab wali paidi
Setelah mencium tangan habib ali, wali paidi beranjak pergi kebandara , naik pesawat pulang ke indonesia
BERSAMBUNG ke EPS 3...
sumber :http://ekapitano.blogspot.co.id
Wednesday, May 20, 2015
Salah-Benar
Berawal dari tilawah isro mi'raj di istana dengan langgam nusnatara, kemudian menjadi bising..., ada yang bilang tidak bolehnya mendekati menyalahkan atau bisa jadi malah menyalahkan, ada pihak yang membolehkan, masing-masing para pihak berargumen dengan ilmu pengetahuan dan dengan nafsu, mereka merasa argumen mereka masing-masing adalah benar, ya.. itu sah dan manusiawi sekali, tetapi ada yang mereka lupa, seperti yang kawan saya (goespoer) bilang ada sebagian saudara kita malah tidak bisa bicara tidak bisa berlagu tilawah karena kekurangan fisik, dimana posisi mereka?, kalian ribut dengan kenormalan kalian, kalian lupa saudara kalian itu, apakah tak sadar kalian telah menyayat perasaan mereka, yang kalian ributkan itu bukan substansi tapi remeh-temeh belaka, substansinya itu adalah membaca, memahami, mengamalkan, bukan di lagunya, saya akui kalian ribut-ribut itu karena cinta, karena takut islam akan hancur, saya bangga dengan kalian,.... ay lopyu pull....
Saat saya jumpa Guru Ageung sebelum ribut-ribut, beliau bilang dulu zaman Rosululloh itu baca qur'an tidak pake lagu, itu ditambahkan oleh ahli syair biar indah dan menjadi ladang syiar cuma banyak yang tergiur oleh indah lagu tapi maksud dan makna nya banyak yang meninggalkan, begitu saya pulang kebatavia, langsung bising tentang lagu tilawah.
Terkadang kita itu sekarang suka mengajarkan dan memaksakan kebenaran kita sendiri kepada orang lain, bukan bersama-sama mencari kebenaran dari yang sebenar-benarnya benar (al-haq)
batavia, 21 mei 2015
gedung e lt. 17
salam
Mpud Dereded
Saat saya jumpa Guru Ageung sebelum ribut-ribut, beliau bilang dulu zaman Rosululloh itu baca qur'an tidak pake lagu, itu ditambahkan oleh ahli syair biar indah dan menjadi ladang syiar cuma banyak yang tergiur oleh indah lagu tapi maksud dan makna nya banyak yang meninggalkan, begitu saya pulang kebatavia, langsung bising tentang lagu tilawah.
Terkadang kita itu sekarang suka mengajarkan dan memaksakan kebenaran kita sendiri kepada orang lain, bukan bersama-sama mencari kebenaran dari yang sebenar-benarnya benar (al-haq)
batavia, 21 mei 2015
gedung e lt. 17
salam
Mpud Dereded
Friday, April 17, 2015
Syukur...
"10 Ribu rupiah membuat anda mengerti cara bersyukur"
Ada seorang sahabat menuturkan kisahnya. Dia bernama Budiman. Sore itu ia menemani istri dan seorang putrinya berbelanja kebutuhan rumah tangga bulanan di sebuah toko swalayan. Usai membayar, tangan-tangan mereka sarat dengan tas plastik belanjaan.
Baru saja mereka keluar dari toko swalayan, istri Budiman dihampiri seorang wanita pengemis yang saat itu bersama seorang putri kecilnya. Wanita pengemis itu berkata kepada istri Budiman, "Beri kami sedekah, Bu!"
Istri Budiman kemudian membuka dompetnya lalu ia menyodorkan selembar uang kertas berjumlah 1000 rupiah. Wanita pengemis itu lalu menerimanya. Tatkala tahu jumlahnya tidak mencukupi kebutuhan, ia lalu menguncupkan jari-jarinya mengarah ke mulutnya. Kemudian pengemis itu memegang kepala anaknya dan sekali lagi ia mengarahkan jari-jari yang terkuncup itu ke mulutnya, seolah ia ingin berkata, "Aku dan anakku ini sudah berhari-hari tidak makan, tolong beri kami
tambahan sedekah untuk bisa membeli makanan!"
Mendapati isyarat pengemis wanita itu, istri Budiman pun membalas isyarat dengan gerak tangannya seolah berkata, "Tidak... tidak, aku tidak akan menambahkan sedekah untukmu!"
Ironisnya meski tidak menambahkan sedekahnya, istri dan putrinya Budiman malah menuju ke sebuah gerobak gorengan untuk membeli cemilan. Pada kesempatan yang sama Budiman berjalan ke arah ATM center guna mengecek saldo rekeningnya. Saat itu memang tanggal gajian, karenanya Budiman ingin mengecek saldo rekening dia.
kisah inspirasi
Di depan ATM, Ia masukkan kartu ke dalam mesin. Ia tekan langsung tombol INFORMASI SALDO. Sesaat kemudian muncul beberapa digit angka yang membuat Budiman menyunggingkan senyum kecil dari mulutnya. Ya, uang gajiannya sudah masuk ke dalam rekening.
Budiman menarik sejumlah uang dalam bilangan jutaan rupiah dari ATM. Pecahan ratusan ribu berwarna merah kini sudah menyesaki dompetnya. Lalu ada satu lembar uang berwarna merah juga, namun kali ini bernilai 10 ribu yang ia tarik dari dompet. Uang itu Kemudian ia lipat kecil untuk berbagi dengan wanita pengemis yang tadi meminta tambahan sedekah.
Saat sang wanita pengemis melihat nilai uang yang diterima, betapa girangnya dia. Ia pun berucap syukur kepada Allah dan berterima kasih kepada Budiman dengan kalimat-kalimat penuh kesungguhan: "Alhamdulillah... Alhamdulillah... Alhamdulillah... Terima kasih tuan! Semoga Allah memberikan rezeki berlipat untuk tuan dan keluarga. Semoga Allah memberi kebahagiaan lahir dan batin untuk tuan dan keluarga. Diberikan karunia keluarga sakinah, mawaddah wa rahmah. Rumah tangga harmonis dan anak-anak yang shaleh dan shalehah. Semoga tuan dan keluarga juga diberi kedudukan yang terhormat kelak nanti di surga...!"
Budiman tidak menyangka ia akan mendengar respon yang begitu mengharukan. Budiman mengira bahwa pengemis tadi hanya akan berucap terima kasih saja. Namun, apa yang diucapkan oleh wanita pengemis tadi sungguh membuat Budiman terpukau dan membisu. Apalagi tatkala sekali lagi ia dengar wanita itu berkata kepada putri kecilnya, "Dik, Alhamdulillah akhirnya kita bisa makan juga....!"
Deggg...!!! Hati Budiman tergedor dengan begitu kencang. Rupanya wanita tadi sungguh berharap tambahan sedekah agar ia dan putrinya bisa makan. Sejurus kemudian mata Budiman membuntuti kepergian mereka berdua yang berlari menyeberang jalan, lalu masuk ke sebuah warung tegal untuk makan di sana.
Budiman masih terdiam dan terpana di tempat itu. Hingga istri dan putrinya kembali lagi dan keduanya menyapa Budiman. Mata Budiman kini mulai berkaca-kaca dan istrinya pun mengetahui itu. "Ada apa Pak?" Istrinya bertanya.
Dengan suara yang agak berat dan terbata Budiman menjelaskan: "Aku baru saja menambahkan sedekah kepada wanita tadi sebanyak 10 ribu rupiah!"
Awalnya istri Budiman hampir tidak setuju tatkala Budiman mengatakan bahwa ia memberi tambahan sedekah kepada wanita pengemis. Namun Budiman kemudian melanjutkan kalimatnya:
"Bu..., aku memberi sedekah kepadanya sebanyak itu. Saat menerimanya, ia berucap hamdalah berkali-kali seraya bersyukur kepada Allah. Tidak itu saja, ia mendoakan aku, mendoakan dirimu, anak-anak dan keluarga kita. Panjaaaang sekali ia berdoa!
Dia hanya menerima karunia dari Allah Swt sebesar 10 ribu saja sudah sedemikian hebatnya bersyukur. Padahal aku sebelumnya melihat di ATM saat aku mengecek saldo dan ternyata di sana ada jumlah yang mungkin ratusan bahkan ribuan kali lipat dari 10 ribu rupiah. Saat melihat saldo itu, aku hanya mengangguk-angguk dan tersenyum. Aku terlupa bersyukur, dan aku lupa berucap hamdalah.
Bu..., aku malu kepada Allah! Dia terima hanya 10 ribu begitu bersyukurnya dia kepada Allah dan berterimakasih kepadaku. Kalau memang demikian, siapakah yang pantas masuk ke dalam surga Allah, apakah dia yang menerima 10 ribu dengan syukur yang luar biasa, ataukah aku yang menerima jumlah lebih banyak dari itu namun sedikitpun aku tak berucap hamdalah."
Budiman mengakhiri kalimatnya dengan suara yang terbata-bata dan beberapa bulir air mata yang menetes. Istrinya pun menjadi lemas setelah menyadari betapa selama ini kurang bersyukur sebagai hamba. Ya Allah, ampunilah kami para hamba-Mu yang kerap lalai atas segala nikmat-Mu
kisah diambil dari http://myquran.org/forum/index.php/topic,82145.0.html di posting oleh andy swan
Ada seorang sahabat menuturkan kisahnya. Dia bernama Budiman. Sore itu ia menemani istri dan seorang putrinya berbelanja kebutuhan rumah tangga bulanan di sebuah toko swalayan. Usai membayar, tangan-tangan mereka sarat dengan tas plastik belanjaan.
Baru saja mereka keluar dari toko swalayan, istri Budiman dihampiri seorang wanita pengemis yang saat itu bersama seorang putri kecilnya. Wanita pengemis itu berkata kepada istri Budiman, "Beri kami sedekah, Bu!"
Istri Budiman kemudian membuka dompetnya lalu ia menyodorkan selembar uang kertas berjumlah 1000 rupiah. Wanita pengemis itu lalu menerimanya. Tatkala tahu jumlahnya tidak mencukupi kebutuhan, ia lalu menguncupkan jari-jarinya mengarah ke mulutnya. Kemudian pengemis itu memegang kepala anaknya dan sekali lagi ia mengarahkan jari-jari yang terkuncup itu ke mulutnya, seolah ia ingin berkata, "Aku dan anakku ini sudah berhari-hari tidak makan, tolong beri kami
tambahan sedekah untuk bisa membeli makanan!"
Mendapati isyarat pengemis wanita itu, istri Budiman pun membalas isyarat dengan gerak tangannya seolah berkata, "Tidak... tidak, aku tidak akan menambahkan sedekah untukmu!"
Ironisnya meski tidak menambahkan sedekahnya, istri dan putrinya Budiman malah menuju ke sebuah gerobak gorengan untuk membeli cemilan. Pada kesempatan yang sama Budiman berjalan ke arah ATM center guna mengecek saldo rekeningnya. Saat itu memang tanggal gajian, karenanya Budiman ingin mengecek saldo rekening dia.
kisah inspirasi
Di depan ATM, Ia masukkan kartu ke dalam mesin. Ia tekan langsung tombol INFORMASI SALDO. Sesaat kemudian muncul beberapa digit angka yang membuat Budiman menyunggingkan senyum kecil dari mulutnya. Ya, uang gajiannya sudah masuk ke dalam rekening.
Budiman menarik sejumlah uang dalam bilangan jutaan rupiah dari ATM. Pecahan ratusan ribu berwarna merah kini sudah menyesaki dompetnya. Lalu ada satu lembar uang berwarna merah juga, namun kali ini bernilai 10 ribu yang ia tarik dari dompet. Uang itu Kemudian ia lipat kecil untuk berbagi dengan wanita pengemis yang tadi meminta tambahan sedekah.
Saat sang wanita pengemis melihat nilai uang yang diterima, betapa girangnya dia. Ia pun berucap syukur kepada Allah dan berterima kasih kepada Budiman dengan kalimat-kalimat penuh kesungguhan: "Alhamdulillah... Alhamdulillah... Alhamdulillah... Terima kasih tuan! Semoga Allah memberikan rezeki berlipat untuk tuan dan keluarga. Semoga Allah memberi kebahagiaan lahir dan batin untuk tuan dan keluarga. Diberikan karunia keluarga sakinah, mawaddah wa rahmah. Rumah tangga harmonis dan anak-anak yang shaleh dan shalehah. Semoga tuan dan keluarga juga diberi kedudukan yang terhormat kelak nanti di surga...!"
Budiman tidak menyangka ia akan mendengar respon yang begitu mengharukan. Budiman mengira bahwa pengemis tadi hanya akan berucap terima kasih saja. Namun, apa yang diucapkan oleh wanita pengemis tadi sungguh membuat Budiman terpukau dan membisu. Apalagi tatkala sekali lagi ia dengar wanita itu berkata kepada putri kecilnya, "Dik, Alhamdulillah akhirnya kita bisa makan juga....!"
Deggg...!!! Hati Budiman tergedor dengan begitu kencang. Rupanya wanita tadi sungguh berharap tambahan sedekah agar ia dan putrinya bisa makan. Sejurus kemudian mata Budiman membuntuti kepergian mereka berdua yang berlari menyeberang jalan, lalu masuk ke sebuah warung tegal untuk makan di sana.
Budiman masih terdiam dan terpana di tempat itu. Hingga istri dan putrinya kembali lagi dan keduanya menyapa Budiman. Mata Budiman kini mulai berkaca-kaca dan istrinya pun mengetahui itu. "Ada apa Pak?" Istrinya bertanya.
Dengan suara yang agak berat dan terbata Budiman menjelaskan: "Aku baru saja menambahkan sedekah kepada wanita tadi sebanyak 10 ribu rupiah!"
Awalnya istri Budiman hampir tidak setuju tatkala Budiman mengatakan bahwa ia memberi tambahan sedekah kepada wanita pengemis. Namun Budiman kemudian melanjutkan kalimatnya:
"Bu..., aku memberi sedekah kepadanya sebanyak itu. Saat menerimanya, ia berucap hamdalah berkali-kali seraya bersyukur kepada Allah. Tidak itu saja, ia mendoakan aku, mendoakan dirimu, anak-anak dan keluarga kita. Panjaaaang sekali ia berdoa!
Dia hanya menerima karunia dari Allah Swt sebesar 10 ribu saja sudah sedemikian hebatnya bersyukur. Padahal aku sebelumnya melihat di ATM saat aku mengecek saldo dan ternyata di sana ada jumlah yang mungkin ratusan bahkan ribuan kali lipat dari 10 ribu rupiah. Saat melihat saldo itu, aku hanya mengangguk-angguk dan tersenyum. Aku terlupa bersyukur, dan aku lupa berucap hamdalah.
Bu..., aku malu kepada Allah! Dia terima hanya 10 ribu begitu bersyukurnya dia kepada Allah dan berterimakasih kepadaku. Kalau memang demikian, siapakah yang pantas masuk ke dalam surga Allah, apakah dia yang menerima 10 ribu dengan syukur yang luar biasa, ataukah aku yang menerima jumlah lebih banyak dari itu namun sedikitpun aku tak berucap hamdalah."
Budiman mengakhiri kalimatnya dengan suara yang terbata-bata dan beberapa bulir air mata yang menetes. Istrinya pun menjadi lemas setelah menyadari betapa selama ini kurang bersyukur sebagai hamba. Ya Allah, ampunilah kami para hamba-Mu yang kerap lalai atas segala nikmat-Mu
kisah diambil dari http://myquran.org/forum/index.php/topic,82145.0.html di posting oleh andy swan
Monday, March 30, 2015
Tersenyumlah
Ketika dihimpit kesusahan ekonomi, keluarga sakit, kadang berfikir bahwa itu adalah ujian.....jika direnungi dengan mengendapkan hati sebenarnya itu adalah pembelajaran dari Nya agar kita bener2 bergantung pada Nya, disertai dengan ikhtiar yg sempurna.
Tuesday, January 13, 2015
Orang aneh seperti ustadz jawa itu ga jauh dari keanehan-keanehan tp semoga keanehan
ini dan yg terdahulu brmanfaat bagi semua tetapi kalo ada yg tdk
brkenan,mohon dimaafkan.kisah ini smga brmanfaat bagi pasangan yg akan
berumah tangga.
Suatu ketika,ustdz jawa dan keluarga mngunjungi seorang kyai yg konon adalah kyai yg kasyaf.sang kyai sedang duduk2 diruang samping brsama bu nyai ketika rombongan ustdz tiba.stlah brkenalan,mreka pun brbincang2 ringan.dan smentara itu,anak2 ustdz yg msih balita&sedang aktif2nya tmpak mondar mandir sambil ngoceh lirih.kyai diam&mmperhatikan bocah2 kecil itu.tb2 anak ustdz terdiam lalu menoleh pd kyai&trsenyum.bukan main trkejutnya kyai ini"siapakah kalian sbnarnya?mngapa anak kalian bs mndengar&mnjawab panggilan batinku?".ustdz cm senyum.kyai brkata"tahukah kalian,sblm kalian kemari.guru2ku beserta bberapa mbah wali bhkan ada yg dr Pajajaran(lalu beliau mnyebutkan nama wali2 itu satu persatu)datang&mngatakan bhwa cucu2nya akan segera kemari.aku pun menunggu siapakah gerangan tamuku kali ini.smentara beliau2 skrang du2k disana(seraya mnunjuk keruang tamu yg lengang tp anehnya hawa ruangan itu sprti ber AC).kalian msih muda,katakan bgm kalian menurunkan nur2 sprti ini pd anak kalian?".bu nyai mnyahut"ceritakan pd kami bgmna prtemuan kalian?".ustdz berkata"kami di jodohkan Rosululloh".bu nyai,"bgmna bisa?".ustdz brcerita,"suatu malam saya brmimpi didatangi Nabi saw&beliau brkata padaku utk mnikahi gadis ini.disamping beliau ada bayangan gadis yg mirip dg istri saya ini.dulu saya pnasaran dg istri saya apa rhasianya hngga Nabi saw mnyuruhku mnikahinya.trnyata beliau ini selain hdup prihatin,sholat fardlu&thajudnya tekun,istri saya tiap malam sblum tdur trbiasa mmbaca sholawat 10 rb kali bhkan stiap akan naik speda,masak,dll beliau ini selalu brsholawat".kyai merubah duduknya sprti tahiyat akhir lalu terpaku.bu nyai brkata"kalo adhek sndiri bgmna?".smbil trsipu bu ustdz mnjawab"dulu saya sering mimpi dikejar2 harimau putih&matahari,nyai.bhkan ktika saya brkunjung kerumah nenek di Pandeglang yg brbntuk panggung&msih blum ada listrik.stiap habis maghrib aku&nenek mndngar suara harimau dibawah kolong rumah.krn lantainya dari papan kayu,maka kami sering mengelus-elus bulu putihnya yg menyembul disela2 papan itu".kyai brkata,"subhanalloh doakan kami mas agar mndapat anak sprti anak2 smpyn".ustdz jawa"aamiin".tak lama kmdian rombongan ustdz itu pamit pulang.konon sampai sekarang,kyai itu mnjadikan ustdz&istri sbgai pesan moral bagi smua santri2nya.
Setibanya dirumah,bbrapa jamaah brtanya"tadz,kalo yg ustdz sebutkan didepan kyai td itu kan faktor individunya.skarang kami ingin tahu resep rahasia yg sesungguhnya!".ustdz trtawa:"haha...baiklah.sbnarnya resepnya ada 2 macam:
1) Kami sepakat menunda malam pertama kami 10~40 hari lagi.
2) Ktika brhubungan intim,saat kamu mngeluarkan airmu.brdzkirlah kpd Alloh swt dg sungguh2 dihatimu.
Bbrapa jamaah trtawa kecil,"ilmu keduanya itu drmana tadz?".dg santai ustdz mnjwab"dulu kedua orang tua Nabi Khidlir brsepakat utk menunda malam pertama mereka selama 50 thun utk beribdah&memohon agar Alloh swt mengaruniai anak yg sholeh.ktika Nyai Rahel mngandung,kakaknya yg mandul memohon agar Nyai Rahel sudi memindahkan jabang bayinya kekandungannya.mk atas izin Kyai Malakan suaminya,Nyai Rahel brdoa agar bayinya pindah ke kandungan kakaknya&Alloh swt mengabulkannya lalu lahirlah Raja Dzulkanain yg agung itu.kmudian Kyai Malakan&Nyai Rahel brsepakat lagi menunda kehamilan yg kedua jg selama 50 th lagi.mreka bribdah&memohon agar dikarunia anak sholeh maka lahirlah Sayidina Balya ato yg trkenal dg nama Nabi Khidlir as.
Yg kedua.ada puluhan Kyai duduk melingkari seorang Syekh Mursyid yg sdng mmberikan ceramah.saat Syekh ini memegang dadanya,seorang anak kecil yg sejak td brmain2 dihalaman brsama teman2nya segera berlari masuk&brkata,"Abah,knpa pegang dada terus sih.ini lho didadaku bunyi Alloh,Alloh terus".stelah brkata si bocah brlari keluar&meneruskan bermainnya.para kyai diam membisu,mreka diliputi rasa takjub&segan pd Syekh Mursyid.kmudian seorng kyai mmberanikan diri brtanya"maf syekh,apakah boleh mengajari thoriqoh pd anak sekecil itu?".Syekh mnjawab"aku tk prnah mngajarinya.tp maukah kalian punya anak2 sprti itu?".maka kyai2 spontan mnjawab mau.lalu Syekh mmberikan sperti yg kuuraikan di syarat yg kedua td".
Jamaah pd melongo,diam seribu bhasa.bgm bs ustdz jawa yg msih muda pnya pngetahuan ini&mampu melakukannya dg mngendalikan birahinya?.ustdz jawa mndngarnya lalu mnjawab"bisa,krn ini prtolongan dari Tuhanku".jamaah brkata:"jd dg kata lain,hamil duluan sblum akad itu tak memenuhi syarat ya tadz walo keduanya santri&sblumnya sdh ada saling melamar?".ustdz jawa:"betul,anak dlm kandungannya itu hasil zina wlo keduanya sdh resmi lamaran apalagi yg ikatannya cm pacaran doang kayak yg jd tren sekarang ini.zina,itu bekasnya sulit sekali hilang wlo dosanya sdh diampuni Tuhan".
https://www.facebook.com/p.dewa.9?fref=nf
Suatu ketika,ustdz jawa dan keluarga mngunjungi seorang kyai yg konon adalah kyai yg kasyaf.sang kyai sedang duduk2 diruang samping brsama bu nyai ketika rombongan ustdz tiba.stlah brkenalan,mreka pun brbincang2 ringan.dan smentara itu,anak2 ustdz yg msih balita&sedang aktif2nya tmpak mondar mandir sambil ngoceh lirih.kyai diam&mmperhatikan bocah2 kecil itu.tb2 anak ustdz terdiam lalu menoleh pd kyai&trsenyum.bukan main trkejutnya kyai ini"siapakah kalian sbnarnya?mngapa anak kalian bs mndengar&mnjawab panggilan batinku?".ustdz cm senyum.kyai brkata"tahukah kalian,sblm kalian kemari.guru2ku beserta bberapa mbah wali bhkan ada yg dr Pajajaran(lalu beliau mnyebutkan nama wali2 itu satu persatu)datang&mngatakan bhwa cucu2nya akan segera kemari.aku pun menunggu siapakah gerangan tamuku kali ini.smentara beliau2 skrang du2k disana(seraya mnunjuk keruang tamu yg lengang tp anehnya hawa ruangan itu sprti ber AC).kalian msih muda,katakan bgm kalian menurunkan nur2 sprti ini pd anak kalian?".bu nyai mnyahut"ceritakan pd kami bgmna prtemuan kalian?".ustdz berkata"kami di jodohkan Rosululloh".bu nyai,"bgmna bisa?".ustdz brcerita,"suatu malam saya brmimpi didatangi Nabi saw&beliau brkata padaku utk mnikahi gadis ini.disamping beliau ada bayangan gadis yg mirip dg istri saya ini.dulu saya pnasaran dg istri saya apa rhasianya hngga Nabi saw mnyuruhku mnikahinya.trnyata beliau ini selain hdup prihatin,sholat fardlu&thajudnya tekun,istri saya tiap malam sblum tdur trbiasa mmbaca sholawat 10 rb kali bhkan stiap akan naik speda,masak,dll beliau ini selalu brsholawat".kyai merubah duduknya sprti tahiyat akhir lalu terpaku.bu nyai brkata"kalo adhek sndiri bgmna?".smbil trsipu bu ustdz mnjawab"dulu saya sering mimpi dikejar2 harimau putih&matahari,nyai.bhkan ktika saya brkunjung kerumah nenek di Pandeglang yg brbntuk panggung&msih blum ada listrik.stiap habis maghrib aku&nenek mndngar suara harimau dibawah kolong rumah.krn lantainya dari papan kayu,maka kami sering mengelus-elus bulu putihnya yg menyembul disela2 papan itu".kyai brkata,"subhanalloh doakan kami mas agar mndapat anak sprti anak2 smpyn".ustdz jawa"aamiin".tak lama kmdian rombongan ustdz itu pamit pulang.konon sampai sekarang,kyai itu mnjadikan ustdz&istri sbgai pesan moral bagi smua santri2nya.
Setibanya dirumah,bbrapa jamaah brtanya"tadz,kalo yg ustdz sebutkan didepan kyai td itu kan faktor individunya.skarang kami ingin tahu resep rahasia yg sesungguhnya!".ustdz trtawa:"haha...baiklah.sbnarnya resepnya ada 2 macam:
1) Kami sepakat menunda malam pertama kami 10~40 hari lagi.
2) Ktika brhubungan intim,saat kamu mngeluarkan airmu.brdzkirlah kpd Alloh swt dg sungguh2 dihatimu.
Bbrapa jamaah trtawa kecil,"ilmu keduanya itu drmana tadz?".dg santai ustdz mnjwab"dulu kedua orang tua Nabi Khidlir brsepakat utk menunda malam pertama mereka selama 50 thun utk beribdah&memohon agar Alloh swt mengaruniai anak yg sholeh.ktika Nyai Rahel mngandung,kakaknya yg mandul memohon agar Nyai Rahel sudi memindahkan jabang bayinya kekandungannya.mk atas izin Kyai Malakan suaminya,Nyai Rahel brdoa agar bayinya pindah ke kandungan kakaknya&Alloh swt mengabulkannya lalu lahirlah Raja Dzulkanain yg agung itu.kmudian Kyai Malakan&Nyai Rahel brsepakat lagi menunda kehamilan yg kedua jg selama 50 th lagi.mreka bribdah&memohon agar dikarunia anak sholeh maka lahirlah Sayidina Balya ato yg trkenal dg nama Nabi Khidlir as.
Yg kedua.ada puluhan Kyai duduk melingkari seorang Syekh Mursyid yg sdng mmberikan ceramah.saat Syekh ini memegang dadanya,seorang anak kecil yg sejak td brmain2 dihalaman brsama teman2nya segera berlari masuk&brkata,"Abah,knpa pegang dada terus sih.ini lho didadaku bunyi Alloh,Alloh terus".stelah brkata si bocah brlari keluar&meneruskan bermainnya.para kyai diam membisu,mreka diliputi rasa takjub&segan pd Syekh Mursyid.kmudian seorng kyai mmberanikan diri brtanya"maf syekh,apakah boleh mengajari thoriqoh pd anak sekecil itu?".Syekh mnjawab"aku tk prnah mngajarinya.tp maukah kalian punya anak2 sprti itu?".maka kyai2 spontan mnjawab mau.lalu Syekh mmberikan sperti yg kuuraikan di syarat yg kedua td".
Jamaah pd melongo,diam seribu bhasa.bgm bs ustdz jawa yg msih muda pnya pngetahuan ini&mampu melakukannya dg mngendalikan birahinya?.ustdz jawa mndngarnya lalu mnjawab"bisa,krn ini prtolongan dari Tuhanku".jamaah brkata:"jd dg kata lain,hamil duluan sblum akad itu tak memenuhi syarat ya tadz walo keduanya santri&sblumnya sdh ada saling melamar?".ustdz jawa:"betul,anak dlm kandungannya itu hasil zina wlo keduanya sdh resmi lamaran apalagi yg ikatannya cm pacaran doang kayak yg jd tren sekarang ini.zina,itu bekasnya sulit sekali hilang wlo dosanya sdh diampuni Tuhan".
https://www.facebook.com/p.dewa.9?fref=nf
Aku sangat benci kepada yang hak dan sangat cinta kepada fitnah
Abu Nawas adalah seorang yang cerdik dan mempunyai pemikiran yang
luas, tetapi wataknya sangat lucu dan menjadi bahan ketawaan penduduk
pada masa itu. Beliau sangat disanjungi dan disayangi oleh Khalifah Harun Al-Rasyid.
Pada suatu hari Abu Nawas pergi ke pasar untuk berjumpa kawan-kawannya.
Keadaan pasar pada pagi itu sibuk dengan para penduduk yang sedang
bertransaksi jual-beli. Jika tiba di pasar Abu Nawas berkata “Hai
kawan-kawanku, aku sangat benci kepada yang hak dan sangat cinta kepada
fitnah” dan beliau berkata lagi “Aku sesungguhnya pada hari ini sangat
kaya malah lebih kaya daripada Allah”. Para penduduk yang mendengar
ucapan Abu Nawas mulai curiga dan menuduh Abu Nawas sudah tidak waras
lagi karana semua orang sangat mencintai kepada perkara yang hak dan
membenci kepada fitnah dan sesungguhnya Allah maha kaya dari semua
makhlukNya.
Penduduk yang berada disitu menangkap Abu Nawas dan membawanya menghadap Khalifah Harun Al-Rasyid. Warga memberi tahu Khalifah Harun Al-Rasyid tentang ucapan Abu Nawas di pasar tadi, Khalifah sangat marah dengan kata-kata Abu Nawas. Karena Khalifah adalah seorang pemerintah yang adil, baginda tidak terus menghukum Abu Nawas sehingga beliau benar-benar pasti akan kebenaran kata-kata Abu Nawas. Khalifah bertanya kepada Abu Nawas “Apakah benar kamu mengatakan bahwa kamu sangat membenci kepada yang hak dan mencintai kepada fitnah?”. “Benar wahai Amirul Mukminin” jawab Abu Nawas. Khalifah bertanya lagi “Apakah benar kamu mengatakan bahwa kamu lebih kaya daripada Allah?”. Jawab Abu Nawas “Benar wahai Amirul Mukminin”.
Khalifah Harun Al-Rasyid sangat marah kepada Abu Nawas karena setahunya Abu Nawas adalah seorang yang alim dan sentiasa bertakwa kepada Allah. Khalifah berkata “Apa yang telah terjadi kepada kamu?. Telah kafirkah kamu karena sanggup mengucapkan kata-kata tersebut?”. Abu Nawas tersenyum dan berkata “Sabarlah wahai Amirul Mukminin, dengarlah dahulu penjelasan hamba” “Apa yang kamu mau jelaskan lagi, bukankah kata-kata kamu sudah jelas dan nyata” jawab Khalifah. “Begini wahai Amirul Mukminin” jawab Abu Nawas dan menyambungnya lagi “Aku sering mendengar orang membaca talkin bahwa mati itu adalah hak dan neraka adalah hak, bukankah mati dan neraka sangat dibenci oleh banyak orang” “Saya rasa Amirul Mukminin juga membenci akan mati dan neraka sama seperti saya membencinya” kara Abu Nawas. Khalifah Harun Al-Rasyid mengangguk-nganggukkan kepalanya menandakan kebenaran kata-kata Abu Nawas.
“Bagaimana pula dengan kata-kata mu bahwa kamu sangat mencintai kepada fitnah” kata Khalifah. Jawab Abu Nawas “Anak dan Harta bisa membawa kepada fitnah, tidak ada seorang pun yang membenci anak dan harta. Khalifah sendiri sangat mencintai anak dan suka mengumpulkan harta”. Khalifah sekali menganggukkan kepalanya sebagai menandakan kebenaran kata-kata Abu Nawas.
Khalifah Harun Al-Rasyid bertanya lagi “Jelaskan kepada ku bagaimana kamu mengatakan bahwa kamu lebih kaya daripada Allah”. Abu Nawas menjawab dengan lembut “Saya mempunyai banyak anak sedangkan Allah tidak beranak dan tidak diperanakkan”. Banyak orang yang berada disitu merasa lega dan puas hati atas penjelasan Abu Nawas. Mereka pun berpergi dari situ untuk meneruskan aktivitasnya masing-masing.
Khalifah Harun Al-Rasyid memberikah hadiah kepada Abu Nawas atas kebijaksanaannya dan berkata kepada Abu Nawas “Apakah sebenarnya yang menyebabkan kamu mengucapkan kata-kata tersebut di orang banyak”. Abu Nawas menjawab bahwa dia ingin berjumpa dengan Amirul Mukminin, hanya dengan cara itu sajalah dia dapat berjumpa dengan Amirul Mukminin. Setelah berbual-bual dengan Khalifah Harun Al-Rasyid, Abu Nawas memohon diri dan berpergi dari situ.
Diambil dari kisah para sahabat Nabi SAW
Penduduk yang berada disitu menangkap Abu Nawas dan membawanya menghadap Khalifah Harun Al-Rasyid. Warga memberi tahu Khalifah Harun Al-Rasyid tentang ucapan Abu Nawas di pasar tadi, Khalifah sangat marah dengan kata-kata Abu Nawas. Karena Khalifah adalah seorang pemerintah yang adil, baginda tidak terus menghukum Abu Nawas sehingga beliau benar-benar pasti akan kebenaran kata-kata Abu Nawas. Khalifah bertanya kepada Abu Nawas “Apakah benar kamu mengatakan bahwa kamu sangat membenci kepada yang hak dan mencintai kepada fitnah?”. “Benar wahai Amirul Mukminin” jawab Abu Nawas. Khalifah bertanya lagi “Apakah benar kamu mengatakan bahwa kamu lebih kaya daripada Allah?”. Jawab Abu Nawas “Benar wahai Amirul Mukminin”.
Khalifah Harun Al-Rasyid sangat marah kepada Abu Nawas karena setahunya Abu Nawas adalah seorang yang alim dan sentiasa bertakwa kepada Allah. Khalifah berkata “Apa yang telah terjadi kepada kamu?. Telah kafirkah kamu karena sanggup mengucapkan kata-kata tersebut?”. Abu Nawas tersenyum dan berkata “Sabarlah wahai Amirul Mukminin, dengarlah dahulu penjelasan hamba” “Apa yang kamu mau jelaskan lagi, bukankah kata-kata kamu sudah jelas dan nyata” jawab Khalifah. “Begini wahai Amirul Mukminin” jawab Abu Nawas dan menyambungnya lagi “Aku sering mendengar orang membaca talkin bahwa mati itu adalah hak dan neraka adalah hak, bukankah mati dan neraka sangat dibenci oleh banyak orang” “Saya rasa Amirul Mukminin juga membenci akan mati dan neraka sama seperti saya membencinya” kara Abu Nawas. Khalifah Harun Al-Rasyid mengangguk-nganggukkan kepalanya menandakan kebenaran kata-kata Abu Nawas.
“Bagaimana pula dengan kata-kata mu bahwa kamu sangat mencintai kepada fitnah” kata Khalifah. Jawab Abu Nawas “Anak dan Harta bisa membawa kepada fitnah, tidak ada seorang pun yang membenci anak dan harta. Khalifah sendiri sangat mencintai anak dan suka mengumpulkan harta”. Khalifah sekali menganggukkan kepalanya sebagai menandakan kebenaran kata-kata Abu Nawas.
Khalifah Harun Al-Rasyid bertanya lagi “Jelaskan kepada ku bagaimana kamu mengatakan bahwa kamu lebih kaya daripada Allah”. Abu Nawas menjawab dengan lembut “Saya mempunyai banyak anak sedangkan Allah tidak beranak dan tidak diperanakkan”. Banyak orang yang berada disitu merasa lega dan puas hati atas penjelasan Abu Nawas. Mereka pun berpergi dari situ untuk meneruskan aktivitasnya masing-masing.
Khalifah Harun Al-Rasyid memberikah hadiah kepada Abu Nawas atas kebijaksanaannya dan berkata kepada Abu Nawas “Apakah sebenarnya yang menyebabkan kamu mengucapkan kata-kata tersebut di orang banyak”. Abu Nawas menjawab bahwa dia ingin berjumpa dengan Amirul Mukminin, hanya dengan cara itu sajalah dia dapat berjumpa dengan Amirul Mukminin. Setelah berbual-bual dengan Khalifah Harun Al-Rasyid, Abu Nawas memohon diri dan berpergi dari situ.
Diambil dari kisah para sahabat Nabi SAW
Tuesday, December 23, 2014
Tahu Elmu nya
Merdeka.com - Hampir setiap tahun, selalu ada pro kontra terkait
boleh tidaknya mengucapkan selamat Natal buat penganut Kristiani,
termasuk tahun ini. Alasan pelarangan, perayaan Natal merupakan ritual
keagamaan non-Muslim yang tidak dibenarkan bagi umat Islam untuk
mengikutinya.
Sejak dulu sebenarnya masalah seperti ini sudah menjadi polemik di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk. Ada sebagian yang menilai haram, ada juga yang tidak. Nah, untuk memperkaya referensi, ada baiknya anda tahu bagaimana pendapat Gus Dur soal masalah ini.
Gus Dur pernah menulis artikel di Koran Suara Pembaruan pada 20 Desember 2003 berjudul: Harlah, Natal dan Maulid. Menurut Gus Dur, kata Natal yang menurut arti bahasa sama dengan kata harlah (hari kelahiran), hanya dipakai untuk Nabi Isa al-Masih belaka.
Jadi ia mempunyai arti khusus, lain dari yang digunakan secara umum seperti dalam bidang kedokteran ada istilah perawatan pre-natal yang berarti "perawatan sebelum kelahiran".
Dengan demikian, maksud istilah 'Natal' adalah saat Isa Al-Masih dilahirkan ke dunia oleh 'perawan suci' Maryam. Karena itulah ia memiliki arti tersendiri, yaitu saat kelahiran anak manusia bernama Yesus Kristus untuk menebus dosa manusia.
Sedangkan Maulid, Gus Dur menjelaskan, adalah saat kelahiran Nabi Muhammad SAW. Pertama kali dirayakan kaum Muslimin atas perintah Sultan Shalahuddin al-Ayyubi atau dalam dunia barat dikenal sebagai Saladin, dari Dinasti Mamalik yang berkebangsaan Kurdi. Tujuannya untuk mengobarkan semangat kaum Muslimin, agar menang dalam perang Salib (crusade).
Dia memerintahkan membuat peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad, enam abad setelah Rasulullah wafat. Peristiwa Maulid itu hingga kini masih dirayakan dalam berbagai bentuk, walaupun Dinasti Sa'ud melarangnya di Saudi Arabia. Karya-karya tertulis berbahasa Arab banyak ditulis dalam puisi dan prosa untuk menyambut kelahiran Nabi Muhammad itu.
Dengan demikian, Gus Dur melanjutkan, dua kata (Natal dan Maulid) mempunyai makna khusus, dan tidak bisa disamakan. Dalam bahasa teori Hukum Islam (fiqh) kata Maulid dan Natal adalah "kata yang lebih sempit maksudnya, dari apa yang diucapkan" (yuqlaqu al'am wa yuradu bihi al-khash). Penyebabnya adalah asal-usul istilah tersebut dalam sejarah perkembangan manusia yang beragam. Artinya jelas, Natal dipakai orang-orang Kristiani, sedangkan maulid dipakai orang-orang Islam.
Menurut Gus Dur, Natal dalam kitab suci Alquran disebut sebagai "yauma wulida" (hari kelahiran, yang secara historis oleh para ahli tafsir dijelaskan sebagai hari kelahiran Nabi Isa, seperti terkutip: "kedamaian atas orang yang dilahirkan (hari ini)" (salamun yauma wulid) yang dapat dipakaikan pada beliau atau kepada Nabi Daud. Sebaliknya, firman Allah dalam surat al-Maryam: "Kedamaian atas diriku pada hari kelahiranku" (al-salamu 'alaiyya yauma wulidtu), jelas-jelas menunjuk kepada ucapan Nabi Isa.
Bahwa kemudian Nabi Isa 'dijadikan' Anak Tuhan oleh umat Kristiani, adalah masalah lain lagi. Artinya, secara tidak langsung Natal memang diakui oleh kitab suci al-Qur'an, juga sebagai kata penunjuk hari kelahiran beliau, yang harus dihormati oleh umat Islam juga. Bahwa, hari kelahiran itu memang harus dirayakan dalam bentuk berbeda, atau dalam bentuk yang sama tetapi dengan maksud berbeda, adalah hal yang tidak perlu dipersoalkan.
"Jika penulis (Gus Dur) merayakan Natal adalah penghormatan untuk beliau (Isa) dalam pengertian yang penulis yakini, sebagai Nabi Allah SWT."
sumber :http://www.merdeka.com/peristiwa/ribut-ribut-haram-ucapkan-selamat-natal-turulah-gus-dur.html
Sejak dulu sebenarnya masalah seperti ini sudah menjadi polemik di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk. Ada sebagian yang menilai haram, ada juga yang tidak. Nah, untuk memperkaya referensi, ada baiknya anda tahu bagaimana pendapat Gus Dur soal masalah ini.
Gus Dur pernah menulis artikel di Koran Suara Pembaruan pada 20 Desember 2003 berjudul: Harlah, Natal dan Maulid. Menurut Gus Dur, kata Natal yang menurut arti bahasa sama dengan kata harlah (hari kelahiran), hanya dipakai untuk Nabi Isa al-Masih belaka.
Jadi ia mempunyai arti khusus, lain dari yang digunakan secara umum seperti dalam bidang kedokteran ada istilah perawatan pre-natal yang berarti "perawatan sebelum kelahiran".
Dengan demikian, maksud istilah 'Natal' adalah saat Isa Al-Masih dilahirkan ke dunia oleh 'perawan suci' Maryam. Karena itulah ia memiliki arti tersendiri, yaitu saat kelahiran anak manusia bernama Yesus Kristus untuk menebus dosa manusia.
Sedangkan Maulid, Gus Dur menjelaskan, adalah saat kelahiran Nabi Muhammad SAW. Pertama kali dirayakan kaum Muslimin atas perintah Sultan Shalahuddin al-Ayyubi atau dalam dunia barat dikenal sebagai Saladin, dari Dinasti Mamalik yang berkebangsaan Kurdi. Tujuannya untuk mengobarkan semangat kaum Muslimin, agar menang dalam perang Salib (crusade).
Dia memerintahkan membuat peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad, enam abad setelah Rasulullah wafat. Peristiwa Maulid itu hingga kini masih dirayakan dalam berbagai bentuk, walaupun Dinasti Sa'ud melarangnya di Saudi Arabia. Karya-karya tertulis berbahasa Arab banyak ditulis dalam puisi dan prosa untuk menyambut kelahiran Nabi Muhammad itu.
Dengan demikian, Gus Dur melanjutkan, dua kata (Natal dan Maulid) mempunyai makna khusus, dan tidak bisa disamakan. Dalam bahasa teori Hukum Islam (fiqh) kata Maulid dan Natal adalah "kata yang lebih sempit maksudnya, dari apa yang diucapkan" (yuqlaqu al'am wa yuradu bihi al-khash). Penyebabnya adalah asal-usul istilah tersebut dalam sejarah perkembangan manusia yang beragam. Artinya jelas, Natal dipakai orang-orang Kristiani, sedangkan maulid dipakai orang-orang Islam.
Menurut Gus Dur, Natal dalam kitab suci Alquran disebut sebagai "yauma wulida" (hari kelahiran, yang secara historis oleh para ahli tafsir dijelaskan sebagai hari kelahiran Nabi Isa, seperti terkutip: "kedamaian atas orang yang dilahirkan (hari ini)" (salamun yauma wulid) yang dapat dipakaikan pada beliau atau kepada Nabi Daud. Sebaliknya, firman Allah dalam surat al-Maryam: "Kedamaian atas diriku pada hari kelahiranku" (al-salamu 'alaiyya yauma wulidtu), jelas-jelas menunjuk kepada ucapan Nabi Isa.
Bahwa kemudian Nabi Isa 'dijadikan' Anak Tuhan oleh umat Kristiani, adalah masalah lain lagi. Artinya, secara tidak langsung Natal memang diakui oleh kitab suci al-Qur'an, juga sebagai kata penunjuk hari kelahiran beliau, yang harus dihormati oleh umat Islam juga. Bahwa, hari kelahiran itu memang harus dirayakan dalam bentuk berbeda, atau dalam bentuk yang sama tetapi dengan maksud berbeda, adalah hal yang tidak perlu dipersoalkan.
"Jika penulis (Gus Dur) merayakan Natal adalah penghormatan untuk beliau (Isa) dalam pengertian yang penulis yakini, sebagai Nabi Allah SWT."
sumber :http://www.merdeka.com/peristiwa/ribut-ribut-haram-ucapkan-selamat-natal-turulah-gus-dur.html
Wednesday, December 10, 2014
KEHARUSAN...
Seorang bapak-bapak bertamu pd ustadz jawa.beliau adalah pemimpin sebuah
padepokan ilmu sejati yg melarang pengikutnya sholat.ia ingin beradu
argumentasi dg sang ustadz.
Bapak:"Gus,saya mau tanya.menurut sampeyan apakah sholat itu wajib?".
Ustadz jawa:"tidak!".
Bapak:"lalu knp sampeyan rutin melakukannya kalo tdk wajib?".
Ustadz jawa:"karena itu keharusan!".
Si bapak bingung:"maksudnya?".
Ustdz jawa:"orang yg melakukan karena itu kewajiban,sedikit banyak dihatinya timbul rasa berat hati.bila lama-lama terjadi, maka ia akan malas melakukannya lagi.tp kalo karena keharusan,biar berat sekalipun ia rela melakukannya.karena apa?sholatnya itu adalah media terimakasihnya,media syukurnya atas nikmat2 yg tk terhitung jmlahnya yg dianugrahkan Alloh kpdnya.oleh karenanya ia akan melakukannya dg bahagia.apa kalo malam2&hujan deras saat anak smpyn sakit.utk mmbwanya kedokter saat itu jg merupakan kewajiban ataukah keharusan bagi sampeyan?(si bapak terkejut).smpyn ingat2 bgm perasaan smpyn saat itu?bgitulah perasaan orng yg melakukan sholat krn sebuah keharusan".
Bapak:"tp sholat saya cm diam,gus.krn saya sdh di maqom hakekat".
Ustadz jawa:"memang betul.tp orang hakekat diamnya g wkt sholat saja pak.apa ketika smpyn bokek sedang dapur gak ngepul smpyn diam g mengeluh?apa ktika ada yg menghujat sampeyan maka sampeyan tersenyum lalu mengirim sekarung beras pd orang itu sbgai rasa terimakasih sdh menghujat?orng hakekat itu"selalu melihat&merasa selalu dilihat oleh Alloh swt"jd pantaslah dlm setiap keadaan mereka diam.bukan krn apa2 tp karena menjaga imannya.guru saya pernah berwasiat:"Le,yen gentingmu bocor,imanmu ojo melu bocor.yen tembokmu retak,imanmu yo ojo melu2 retak.yen sikilmu asam urat,imanmu ojo melu asam urat.yen dompetmu kosong,imanmu ojo melu2 kosong"(sibapak tertawa)betuul...(ustdz mniru Kh Zainudin MZ)".
Bapak:"lalu apa mksud sampeyan mengkampanyekan pd jamaah smpyn agar tiap bulan puasa 3 hari berturut2?".
Ustdz jawa dg menunduk takdzim ia menjawab pelan:"krn itu anjuran Baginda Nabi saw...(tb2 ustdz terbahak2)...selain itu krn saya punya TV pak".
Sibapak tmbah bingung(ustdz ini wis gendeng,baru saja brsikap aneh kok tb2 tertawa gitu):"apa hubunganny dg ustdz punya TV,saya jg punya lho tadz".
Ustdz jawa:"lho apa smpyn g tahu iklan ini"karena lapar merubah orang",kalo smpyn hakekat,harusnya smpyn bisa menangkap pesan2 halus Sang Pencipta".
Ustdz berdiri smbil tertawa kmudian du2k didkat si bapak lalu memijat2 pundaknya.sibapakpun ikutan tertawa.
SUMBER : https://www.facebook.com/p.dewa.9?fref=nf
FB ne Pramono Arribath (Cah Dewa)
Bapak:"Gus,saya mau tanya.menurut sampeyan apakah sholat itu wajib?".
Ustadz jawa:"tidak!".
Bapak:"lalu knp sampeyan rutin melakukannya kalo tdk wajib?".
Ustadz jawa:"karena itu keharusan!".
Si bapak bingung:"maksudnya?".
Ustdz jawa:"orang yg melakukan karena itu kewajiban,sedikit banyak dihatinya timbul rasa berat hati.bila lama-lama terjadi, maka ia akan malas melakukannya lagi.tp kalo karena keharusan,biar berat sekalipun ia rela melakukannya.karena apa?sholatnya itu adalah media terimakasihnya,media syukurnya atas nikmat2 yg tk terhitung jmlahnya yg dianugrahkan Alloh kpdnya.oleh karenanya ia akan melakukannya dg bahagia.apa kalo malam2&hujan deras saat anak smpyn sakit.utk mmbwanya kedokter saat itu jg merupakan kewajiban ataukah keharusan bagi sampeyan?(si bapak terkejut).smpyn ingat2 bgm perasaan smpyn saat itu?bgitulah perasaan orng yg melakukan sholat krn sebuah keharusan".
Bapak:"tp sholat saya cm diam,gus.krn saya sdh di maqom hakekat".
Ustadz jawa:"memang betul.tp orang hakekat diamnya g wkt sholat saja pak.apa ketika smpyn bokek sedang dapur gak ngepul smpyn diam g mengeluh?apa ktika ada yg menghujat sampeyan maka sampeyan tersenyum lalu mengirim sekarung beras pd orang itu sbgai rasa terimakasih sdh menghujat?orng hakekat itu"selalu melihat&merasa selalu dilihat oleh Alloh swt"jd pantaslah dlm setiap keadaan mereka diam.bukan krn apa2 tp karena menjaga imannya.guru saya pernah berwasiat:"Le,yen gentingmu bocor,imanmu ojo melu bocor.yen tembokmu retak,imanmu yo ojo melu2 retak.yen sikilmu asam urat,imanmu ojo melu asam urat.yen dompetmu kosong,imanmu ojo melu2 kosong"(sibapak tertawa)betuul...(ustdz mniru Kh Zainudin MZ)".
Bapak:"lalu apa mksud sampeyan mengkampanyekan pd jamaah smpyn agar tiap bulan puasa 3 hari berturut2?".
Ustdz jawa dg menunduk takdzim ia menjawab pelan:"krn itu anjuran Baginda Nabi saw...(tb2 ustdz terbahak2)...selain itu krn saya punya TV pak".
Sibapak tmbah bingung(ustdz ini wis gendeng,baru saja brsikap aneh kok tb2 tertawa gitu):"apa hubunganny dg ustdz punya TV,saya jg punya lho tadz".
Ustdz jawa:"lho apa smpyn g tahu iklan ini"karena lapar merubah orang",kalo smpyn hakekat,harusnya smpyn bisa menangkap pesan2 halus Sang Pencipta".
Ustdz berdiri smbil tertawa kmudian du2k didkat si bapak lalu memijat2 pundaknya.sibapakpun ikutan tertawa.
SUMBER : https://www.facebook.com/p.dewa.9?fref=nf
FB ne Pramono Arribath (Cah Dewa)
SELAMAT NATAL
Saya ucapkan "SELAMAT HARI NATAL BAGI UMAT NASHRANI YANG
MERAYAKANNYA". Ucapan selamat saya ini adalah suatu wujud toleransi
beragama, meski demikian, saya tak merayakannya dan tidak pula mengimani
apa yang saudara imani. Bagiku agamaku, bagimu agamamu. telah terang
bahwa keyakinan kita berbeda. Tuhan itu Kasih....... Tuhan itu
Kasih.....
Toleransi itu perlu dalam kondisi kemajemukan beragama, atau berada dilingkungan orang2 yang lain agama, seperti mereka2 yang bekerja diluar negeri diantara keluarga2 yang lain agama. Bagaimana jika tak ada toleransi???..... lalu mereka dilarang utk "sholat" misalnya???..... tentu perlu adanya saling toleransi, antar umat beragama dalam menjalankan keyakinannya masing2..... Toleransi itu tak berarti engkau "mendukung", tak berarti pula engkau "mengimani", tetapi karena sebatas wujud saling menghormati saja, dan menjaga kedamaian masing2.
Toleransi itu perlu dalam kondisi kemajemukan beragama, atau berada dilingkungan orang2 yang lain agama, seperti mereka2 yang bekerja diluar negeri diantara keluarga2 yang lain agama. Bagaimana jika tak ada toleransi???..... lalu mereka dilarang utk "sholat" misalnya???..... tentu perlu adanya saling toleransi, antar umat beragama dalam menjalankan keyakinannya masing2..... Toleransi itu tak berarti engkau "mendukung", tak berarti pula engkau "mengimani", tetapi karena sebatas wujud saling menghormati saja, dan menjaga kedamaian masing2.
Bertoleransilah, namun tetap tegas dan terang dalam aqidah, tak ikut
merayakan namun sekedar memberi ucapan selamat sebagai wujud saling
menghormati. Jika toleransi ini tak dijaga, maka yg timbul bisa "tidak
suka" atau "balas dendam", sdg diantara orang islam itu banyak yg berada
dalam lingkungan keluarga2 non-muslim, spt para TKW diluar negeri.
Kalau timbul "balas dendam", wujudnya nanti adalah larangan sholat, atau
larangan berjilbab bagi mereka, sdg mrk dalam keadaan lemah dan tak
berdaya.
sumber : https://www.facebook.com/fatwa.kehidupan?fref=nf
sumber : https://www.facebook.com/fatwa.kehidupan?fref=nf
Monday, December 08, 2014
Mimpi Jumpa Nabi SAW
Seorang pemuda menghadap mbah yai dan menceritakan bahwa 40 hari yg lalu ia
bermimpi berjumpa baginda Nabi saw.ia berjanji tak akan menceritakan pd
siapapun sebelum bertemu mbah yai.anehnya,brkali2 ia ingin sowan,brkali2
pula rintangan mnghalangi.dan baru kali ini tmpaknya Alloh swt
memudahkannya utk sowan.mbah yai dg penuh perhatian dan sikap duduknya yg
khusu' dg telaten mndngar cerita pemuda itu sampai selesai.mbah yai
tersnyum"betul itu nak,itu haq.smga sampeyan cepat2 sowan
pd beliau saw di sana".pemuda itu mengamininya dan brkata"tapi yai,saya
ini awam dan bukan keturunan orng alim".mbah yai brkata"lalu masalahnya
dimana? anakku, mimpi ketemu beliau saw itu haq krn syetan tdk mmpu menyerupai
beliau.dan itu tdk hrs mnunggu alim dlu bru bs mimpi ketemu.bnyak orng
alim seumur hdupnya g prnah mimpi ketemu beliau saw.mngkin kamu bnyak
sholawatnya&besar cintanya.mimpi sprti itu bs merupakan tanda bagi
ketinggian ruhani orng tsb.mimpi nabi saw itu unik.knpa? krn itu bs
menjadi akibat dari bnyaknya shlawat dan mahabah yg besar pd beliau
saw.pun bs menjadi sebab dtangnya hidayah.brapa bnyak orng kafir,orang2
fasiq berubah hidupnya lbih taat,lbih mantab dlm berislam stelah mimpi
ketemu beliau?dg kata lain,orng2 yg telah mimpi brjumpa Nabi saw
pastilah ia ahli surga.krn mimpi itu brpengaruh besar pd jiwanya utk
lbih rajin,lebih taat bribdah.yg secara tdk lngsung akan merubah pola
hidupnya sesuai ktentuan agama.utk brmimpi beliau saw bkn dimonopoli
orng2 tertentu yg sdh mnginjak maqom trtntu pula baru bs ktemu.apa
rakyat haram ditemui presiden?ato juga sebaliknya?lalu apa gelar
Rosululloh kalau brsikap bgtu? Demi Alloh swt,Nabi Muhammad saw tdk
sperti itu.anakku,kesimpulannya mimpi berjumpa Nabi saw itu
adalah&seperti REJEKI.
(akankah seseorang...yg kuimpikan 'kan hadir.raut halus menyelimuti jantungku.
(ANDA))
part 2...
Dg gundah,ustadz jawa mnghadap mbah yai dan mnceritakan perihal mimpi2nya brjumpa Nabi saw yg sudah lebih dari 40 kali tp tdk satupun dr mimpi2 itu ia brhasil brsalaman dg Nabi saw.pdhal dg sekuat tenaga telah ia lakukan.bhkan cuma dg sdkit brkelit saja Nabi saw berkali-kali dg mudah mematahkan"serangan"sang ustdz utk kmudian mmbawa sang ustdz masuk dlm pelukan sang Nabi saw atau cm menggamit rapat lengan Rosululloh saw.ia khwatir jgn2 Nabi saw tdk brkenan pdnya.
Mbah yai trtawa kecil:"gus,gus...rapopo iku.awakmu iku koyo aku.Kyai Jamal Tambakberas dan putranya prnah dtang pdku smbil menangis.ktika kutanya knapa?beliau brkata"yai,pokoke dunyo akherat aku nderek yai".stlah kutrima,beliau brcerita,"saya prnah brtnya pd mbah Hamid Pasuruan,mbah As'ad Situbondo&bbrapa ulama' sepuh lainnya.knpa setiap yai brjumpa Nabi saw(secara sadar/yaqdzatan)itu tdk prnah brsalaman??anehnya,para kyai tsb semuanya menjawab dg jawaban yg sama,"sbnarnya aku tahu tp bkn kapasitasku utk mnjawabnya".smpai kmudian mbah Jalil Tulungagung mnjawabnya dg jawaban yg mengejutkan,"cuma tamu yg hrs brsalaman,yen sak jero omah ae.lapo bola bali salaman2 barang".
Ustdz Jawa tak tahu hrs bilang apa.pun tak tahu hrs sedih ato gmbira.yg ia tahu,dadanya brgejolak mngucap syukur atas anugrah dr Alloh swt ini.
Mbah yai:"tp kamu memang jgn mmpi brsalaman dg Nabi saw".
Ustdz jawa:"knapa mbah?".
Mbah yai mnjelaskan:"krn itu tanda kamu akan mati.dulu abahku yg buta prnah 3 kali wafat.yg pertama ,saat aku msih kecil&kulihat emak menangisi jasad abah yg akan dipindah kedepan.tb2 dg sekuat tenaga emak menyambar&melemparkanku pd jasad abah.spontan abahpun trbangun&orang2 trkejut dibuatnya.yg kdua,ktika jasad abah disemayamkan dipendopo stlah dimandikan.aku yg bru pulang mancing diminta emak membisiki abah bhwa ia mmbawa ikan yg bnyak tp bingung mau diolah apa.tb2 abah bngun dan melepaskan ikatan2 kafannya lalu mnggandengku ke dapur.yg ketiga,ktika jasad abah akan diberangkatkan kekubur.semua orang menangis kecuali emak.ia menyuruhku agar aku brteriak menanyakan pd jasad bpak dimana bpak mletakkan uang belanja emak hari ini?.dr dalam keranda,abah menyahut nya dg suara keras pula,bhwa uangnya ia taruh dbwah bantal sembari brusaha turun&keluar dr keranda ditengah ratusan orng yg trkesima.yg keempat ini,ktika abah mnerima tamu ia memanggilku dan brkata,"Le,aku kalo mati lagi.tlng jgn dibangunkan sprti yg dulu2 itu.pagi tadi,Nabi saw tlah mnjemputku&skarang beliau mnungguku dihalaman depan.aku malu klo menolak ajakan Rosululloh saw.kalo kamu tk percaya ciumlah telapak tanganku ini krn aku baru saja bersalaman dg beliau saw.ktika tngan abah kucium,sungguh aku mncium aroma wangi yg blm prnah kukenal kecuali stlah kucium aroma wanginya hajar aswad.abah lalu brkata,"Le,mbah Romly,Rejoso prnah dawuh"yen wiridan iku ojo nggawe tasbeh.mengko yen tasbehe ilang mesti ora wiridan maneh.wiridan kuwi"Bismillahi Alloh,Allohu Allohualloh Allohu akbar".sejenak kmudian abah trdiam&wafat diusia 130th.
Mbah yai mnjelaskan pnjang lebar dan sang ustdzpun pulang dg wajah sumringah.
sumber : https://www.facebook.com/p.dewa.9/posts/505680166240646:0
fb na Mas Pramono Arribath
(akankah seseorang...yg kuimpikan 'kan hadir.raut halus menyelimuti jantungku.
(ANDA))
part 2...
Dg gundah,ustadz jawa mnghadap mbah yai dan mnceritakan perihal mimpi2nya brjumpa Nabi saw yg sudah lebih dari 40 kali tp tdk satupun dr mimpi2 itu ia brhasil brsalaman dg Nabi saw.pdhal dg sekuat tenaga telah ia lakukan.bhkan cuma dg sdkit brkelit saja Nabi saw berkali-kali dg mudah mematahkan"serangan"sang ustdz utk kmudian mmbawa sang ustdz masuk dlm pelukan sang Nabi saw atau cm menggamit rapat lengan Rosululloh saw.ia khwatir jgn2 Nabi saw tdk brkenan pdnya.
Mbah yai trtawa kecil:"gus,gus...rapopo iku.awakmu iku koyo aku.Kyai Jamal Tambakberas dan putranya prnah dtang pdku smbil menangis.ktika kutanya knapa?beliau brkata"yai,pokoke dunyo akherat aku nderek yai".stlah kutrima,beliau brcerita,"saya prnah brtnya pd mbah Hamid Pasuruan,mbah As'ad Situbondo&bbrapa ulama' sepuh lainnya.knpa setiap yai brjumpa Nabi saw(secara sadar/yaqdzatan)itu tdk prnah brsalaman??anehnya,para kyai tsb semuanya menjawab dg jawaban yg sama,"sbnarnya aku tahu tp bkn kapasitasku utk mnjawabnya".smpai kmudian mbah Jalil Tulungagung mnjawabnya dg jawaban yg mengejutkan,"cuma tamu yg hrs brsalaman,yen sak jero omah ae.lapo bola bali salaman2 barang".
Ustdz Jawa tak tahu hrs bilang apa.pun tak tahu hrs sedih ato gmbira.yg ia tahu,dadanya brgejolak mngucap syukur atas anugrah dr Alloh swt ini.
Mbah yai:"tp kamu memang jgn mmpi brsalaman dg Nabi saw".
Ustdz jawa:"knapa mbah?".
Mbah yai mnjelaskan:"krn itu tanda kamu akan mati.dulu abahku yg buta prnah 3 kali wafat.yg pertama ,saat aku msih kecil&kulihat emak menangisi jasad abah yg akan dipindah kedepan.tb2 dg sekuat tenaga emak menyambar&melemparkanku pd jasad abah.spontan abahpun trbangun&orang2 trkejut dibuatnya.yg kdua,ktika jasad abah disemayamkan dipendopo stlah dimandikan.aku yg bru pulang mancing diminta emak membisiki abah bhwa ia mmbawa ikan yg bnyak tp bingung mau diolah apa.tb2 abah bngun dan melepaskan ikatan2 kafannya lalu mnggandengku ke dapur.yg ketiga,ktika jasad abah akan diberangkatkan kekubur.semua orang menangis kecuali emak.ia menyuruhku agar aku brteriak menanyakan pd jasad bpak dimana bpak mletakkan uang belanja emak hari ini?.dr dalam keranda,abah menyahut nya dg suara keras pula,bhwa uangnya ia taruh dbwah bantal sembari brusaha turun&keluar dr keranda ditengah ratusan orng yg trkesima.yg keempat ini,ktika abah mnerima tamu ia memanggilku dan brkata,"Le,aku kalo mati lagi.tlng jgn dibangunkan sprti yg dulu2 itu.pagi tadi,Nabi saw tlah mnjemputku&skarang beliau mnungguku dihalaman depan.aku malu klo menolak ajakan Rosululloh saw.kalo kamu tk percaya ciumlah telapak tanganku ini krn aku baru saja bersalaman dg beliau saw.ktika tngan abah kucium,sungguh aku mncium aroma wangi yg blm prnah kukenal kecuali stlah kucium aroma wanginya hajar aswad.abah lalu brkata,"Le,mbah Romly,Rejoso prnah dawuh"yen wiridan iku ojo nggawe tasbeh.mengko yen tasbehe ilang mesti ora wiridan maneh.wiridan kuwi"Bismillahi Alloh,Allohu Allohualloh Allohu akbar".sejenak kmudian abah trdiam&wafat diusia 130th.
Mbah yai mnjelaskan pnjang lebar dan sang ustdzpun pulang dg wajah sumringah.
sumber : https://www.facebook.com/p.dewa.9/posts/505680166240646:0
fb na Mas Pramono Arribath
DOA YANG CERDAS.
Syawal 2012,ustdz jawa berhalal bihalal di ndalem mbah yai.ia dtang
berbarengan dg rombongan abah2 yg jg bermaksud sama.krn didepan penuh
tamu,mereka menuju pendopo belakang yg lebih longgar.ustdz jawa du2k
disamping kakek2 nyentrik berrambut panjang&berpakaian serba hitam
yg sdh lebih dahulu disana.kakek ini mengaku dari Jombang&sudah 2
hari menginap dipondok tp baru hari ini"berani"menghadap mbah yai.tdk
lama kemudian mbah yai datang stelah tamu2 didepan pulang.kakek itu
bersalaman dg mbah yai cukup lama smbil mendoakan yai dlm bahasa jawa
lalu bahasa arab&diteruskan bahasa yg sama sekali asing.ustdz sangat
terkejut,siapakah kakek ini sebenarnya?.yai tampak biasa saja sambil
manggut2.setelah mereka selesai salaman,mbah yai langsung menyapa
ustadz"lho,awakmu Le".ustdz cm trsenyum lalu bersalaman&mncium
tangan yai diikuti abah2 tadi.mbah yai langsung bercerita ketika bberapa
hari yg lalu beliau mengunjungi bu nyai istri Kh Dimyathi Rejoso
seorang mursyid TQN yg baru pulang dari berhaji.didepan bnyak tamu,bu
nyai berkata bhwa haji tahun ini adalah yg terberat krn semua jamaah
haji Indonesia mengalami kelaparan disebabkan masalah katring yg
amburadul.bhkan ada yg blm makan selama 2 hari.dlm keadaan lapar,mereka
berwuquf di Arofah.ketika bu nyai naik ke Jabal Rohmah,ia berdoa sambil
menangis agar ia&jamaahnya ditolong dari kelaparan ini.ia berkata"Ya
Alloh,bila doaku ini belum mampu membuka pintu ijabahMU,maka aku
memohon dg haqnya doa guruku.bila doa guruku blm mampu juga,maka aku
memohon dg haqnya doa gurunya guruku".(mbah yai berkata"setelah berkata
bgitu,bu nyai memandangku lalu tersenyum.aku kroso kalau namaku
dibawa2(Gus Dim adlah murid mbah yai)).baru selesai berdoa,tb2 dtang
pemuda berkaos oblong,celana pendek 3/4 dg topi koboi jawa yg menutupi
sebagian wajahnya membawa 2 bakul yg ia pikul berisi 42 bungkus tahu
lontong lalu diberikan pd jamaahku yg memang berjumlah 42 orang.krn
lapar,langsung saja kami makan ramai2.melihat kami makan tahu
lontong,jamaah lain heran.ya masak ada di Arab orng jualan ginian
apalagi dipadang Arofah ini.jamaah itu mndekati pemuda tsb&meminta
tahu lontong utknya yg langsung ditolak oleh pemuda itu krn ini khusus
utk jamaah bu nyai.kami baru merasa aneh ketika kami akan mmbayar,pemuda
itu malah menolak&berpaling pergi.baru 2 langkah,ia menghilang
dihadapan kami yg takjub dg keanehan ini".ustdz jawa,"lalu bgm dg jamaah
yai?".mbah yai&rombongan abah2 td tertawa,mbah yai berkata"Raja
Arab Saudi mengirim 2 truk makanan dg pengawalan ketat dari Asykar
khusus utk jamaahku".maka kami semua tertawa,lalu mbah yai
berbisik"Le,punya doa mustajaban itu gak enak".diperjalanan pulang,sang
ustdz merenungi kata2 mbah yai.dimana gak enaknya kalo sdh punya doa yg
makbul?bukankah itu diidam2kan&diburu oleh bnyak orang dg berbagai
alasan2nya?.tb2 seorng pemuda ngebut ugal2an&menyalip ustdz yg
spontan terkaget2,"ooh..ora eruh aturan,koyo anake sapi wae".ustdz yg
kesal,tb2 tertawa"untung2...doaku tdk mustajab.coba kalo mustajab
td.pemuda itu pasti sekarang menjadi pedhet&urusannya bisa panjang".
sumber :https://www.facebook.com/p.dewa.9/posts/507875319354464:0
FB nya Mas Pramono Arribath
sumber :https://www.facebook.com/p.dewa.9/posts/507875319354464:0
FB nya Mas Pramono Arribath
Pengemis Perut
aku adalah pengemis perut,yg selalu menyendiri tidak berteman..
terkadang aku nangis, terkadang aku tertawa,terkadang aku tersenyum...
tpi aku tidak sempat berfikir,karena tubuhku selalu ribut tidak bisa damai...
berperang yang dimasalahkan cuma membasahi mulut, perut, pantat...
tpi aku terkadang sadar, apakah aku sudah gila, dan diwaktu aku berjalan jauhh tidak tau berapa meterkah aku berjalan,aku kelelahan dan beristirahat sambil duduk termenung, tiba-tiba aku mendengar bisikan ku, ternyarta pantat ku berbicara....
pantat : "kenapa aku dua hari kering sama sekali tidak bisa mengeluarkan apa-apa".... ternyata aku baru sadar selama di perjalanan saya sudah melewati dua hari dalam keadaan tidak makan dan tidak minum, karena aku brerjalan di hutan, dan aku mendengar jawaban perut...
perut : karena aku sudah tidak ada buat kamu pantat untuk di keluarkan, karena aku sudah tidak menampung sudah dua hari...akhirnya pantatku menanyakan...
pantat : mengapa..
purut : nanti aku tanya kepada mulut...
mulut : aku selama dua hari tidak ada yg masuk, bahkan aku kering, dan aku akan bertanya kepada tangan ku...
tangan : aku sudah dua hari tidak memegang apa-apa,..
mulut : kenapa kamu tangan tidak memegang apa-apa..????
tangan : nanti aku tanya kepada kaki..
kaki : aku sudah dua hari tidak bisa mencari untuk mulut dan tangan...
sehingga mulut,perut dan pantat kering...karena aku selalma ini di sibukan untuk keinginan hati....akhirnya semua demo ke hati...hati pun menjawab...
hati : bukankah semua itu karna Allah, tetapi kalian hanya mementingkan diri kamu masing-masing sendiri, sementara aku mementingkan kaki, tangan, mulut, perut, pantat dan semuanya, bahkan saya punya ajudan mata dan telinga, tidak sanggup untuk melayani kamu semua, maka dari itu renungkanlah diri kalian bahwa kehidupan di dunia ini Allah telah menetapkan dengan khodratnya bahwa manusia di ciptakan harus serba susah dan payah....
Surat Al Balad :
لَقَدْ خَلَقْنَا الإنْسَانَ فِي كَبَدٍ (٤)
4. Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia berada dalam susah payah.
hati berkata : dua sahabat saya pun mata dan telinga,
berkata mata : ku lihat gedung dari yg tertinggi sampai yg terendah...
berkata telinga : ku dengar suara gemuruh di tempat pembangunan...
itu semua kerja keras susah payah manusia,..
mata berkata : ku lihat petani menanam pohon sampai berdaun, berbungan dam berbuah, itu karna kerja keras manusia
...
ku lihat alat-alat canggih dari yang manual sampai yg otomatis...
kulihat kendaraan dari mewah sampai yg butut,, itu karena hasil kerja keras susah payah manusia...
kulihat para pejabat yg tinggi sampai yg rendah, itu juga hasil kerja keras susah payah mnusia...
manusia di berinya akal itulah suatu keinsanan manusia, sedangklan makhluk yg lain tidaknya diberi akal...
ini semua kembali kepada mulut, perut dan pantat..
sudahkah mulut kita bermanfaat untuk orang banyak, dengan makanan yg halal..???
by Guru Ageung ....cpcngbntn
terkadang aku nangis, terkadang aku tertawa,terkadang aku tersenyum...
tpi aku tidak sempat berfikir,karena tubuhku selalu ribut tidak bisa damai...
berperang yang dimasalahkan cuma membasahi mulut, perut, pantat...
tpi aku terkadang sadar, apakah aku sudah gila, dan diwaktu aku berjalan jauhh tidak tau berapa meterkah aku berjalan,aku kelelahan dan beristirahat sambil duduk termenung, tiba-tiba aku mendengar bisikan ku, ternyarta pantat ku berbicara....
pantat : "kenapa aku dua hari kering sama sekali tidak bisa mengeluarkan apa-apa".... ternyata aku baru sadar selama di perjalanan saya sudah melewati dua hari dalam keadaan tidak makan dan tidak minum, karena aku brerjalan di hutan, dan aku mendengar jawaban perut...
perut : karena aku sudah tidak ada buat kamu pantat untuk di keluarkan, karena aku sudah tidak menampung sudah dua hari...akhirnya pantatku menanyakan...
pantat : mengapa..
purut : nanti aku tanya kepada mulut...
mulut : aku selama dua hari tidak ada yg masuk, bahkan aku kering, dan aku akan bertanya kepada tangan ku...
tangan : aku sudah dua hari tidak memegang apa-apa,..
mulut : kenapa kamu tangan tidak memegang apa-apa..????
tangan : nanti aku tanya kepada kaki..
kaki : aku sudah dua hari tidak bisa mencari untuk mulut dan tangan...
sehingga mulut,perut dan pantat kering...karena aku selalma ini di sibukan untuk keinginan hati....akhirnya semua demo ke hati...hati pun menjawab...
hati : bukankah semua itu karna Allah, tetapi kalian hanya mementingkan diri kamu masing-masing sendiri, sementara aku mementingkan kaki, tangan, mulut, perut, pantat dan semuanya, bahkan saya punya ajudan mata dan telinga, tidak sanggup untuk melayani kamu semua, maka dari itu renungkanlah diri kalian bahwa kehidupan di dunia ini Allah telah menetapkan dengan khodratnya bahwa manusia di ciptakan harus serba susah dan payah....
Surat Al Balad :
لَقَدْ خَلَقْنَا الإنْسَانَ فِي كَبَدٍ (٤)
4. Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia berada dalam susah payah.
hati berkata : dua sahabat saya pun mata dan telinga,
berkata mata : ku lihat gedung dari yg tertinggi sampai yg terendah...
berkata telinga : ku dengar suara gemuruh di tempat pembangunan...
itu semua kerja keras susah payah manusia,..
mata berkata : ku lihat petani menanam pohon sampai berdaun, berbungan dam berbuah, itu karna kerja keras manusia
...
ku lihat alat-alat canggih dari yang manual sampai yg otomatis...
kulihat kendaraan dari mewah sampai yg butut,, itu karena hasil kerja keras susah payah manusia...
kulihat para pejabat yg tinggi sampai yg rendah, itu juga hasil kerja keras susah payah mnusia...
manusia di berinya akal itulah suatu keinsanan manusia, sedangklan makhluk yg lain tidaknya diberi akal...
ini semua kembali kepada mulut, perut dan pantat..
sudahkah mulut kita bermanfaat untuk orang banyak, dengan makanan yg halal..???
by Guru Ageung ....cpcngbntn
Sunday, December 07, 2014
nasi kotak
ketika Sardut dan Kujum selesai mengerjakan shalat Maghrib dan kekenyangan saat leyeh2 di samping masjid terjadi lagi dialog sbb
Kujum : Kenapa tidurnya orang puasa itu dianggap pahala..
Sardut : Ya karena hnya puasa yang bisa dikerjakan sambil tidur...
Kujum : Kenapa tidurnya orang puasa itu dianggap pahala..
Sardut : Ya karena hnya puasa yang bisa dikerjakan sambil tidur...
Kujum : Maksud loh...
Sardut : ya coba aja Sampiyan Sholat sambil tidur....dijamin tuh pala benjol....., haji sambil tidur pas thawaf ntar nabrak2....jakat sambil.. tidur..mimpi kaleeeeeeeeeee.....ya...hanya puasa yang bisa dikerjakan sambil tidur.....makanya tidurnya orang puasa itu dapat pahala karena tidurnya itu ibadah...
Dug...dug...dug... (waktu isya pun masuk pergilah mereka berdua ke belakang...tau mau wudhu tau nyari nasi kotak semoga masih ada...) he...he...
Sardut : ya coba aja Sampiyan Sholat sambil tidur....dijamin tuh pala benjol....., haji sambil tidur pas thawaf ntar nabrak2....jakat sambil.. tidur..mimpi kaleeeeeeeeeee.....ya...hanya puasa yang bisa dikerjakan sambil tidur.....makanya tidurnya orang puasa itu dapat pahala karena tidurnya itu ibadah...
Dug...dug...dug... (waktu isya pun masuk pergilah mereka berdua ke belakang...tau mau wudhu tau nyari nasi kotak semoga masih ada...) he...he...
ROMADHON MENUJU IEDUL FITRI
Lembayung senja berwarna jingga sinarnya yang keemasan menerobos rimbunnya dedaunan dikaki gunung putri membawa ketenangan dan kedamaian para penghuni sebuah majlis yang selalu optimis memandang hidup walau faqoh sedang menghampirinya karena yaqin semua datangnya dari Alloh, para tifli(anak-anak hati) beraktifitas dengan rasa saling asah asih asuh, kebanyakan para tifli sedang menumbuk kopi istilah untuk kholwat menyusuri jalan ruhani yang dibimbing oleh Mursyid Guru Agung yang kami cintai, didepan majlis duduk dua orang tifli yang satu Sardut yang selonjoran di pintu majlis dibawah kerai yang ada ukiran kaligrafi sedang cengar-cengir sambil memutar tasbih entah itu memang sedang dzikir atau gaya-gayaan aja di sebelahnya Kujum menggelosor nyender tembok sambil megang hp yang entah ada pulsanya atau hanya mengandalkan gratisan ya memang dua tifli ini yang rada susah diatur dan hobinya ngobrol sedang yang lain sibuk ngandangin ayam...memasak untuk persiapan buka.. ada juga yang bersiap mandi ada yang nyanyi2...(Keep Rock and Roll Browww)...dan terjadi percakan sbb
"Jum menurutmu apa sih puasa satu bulan romadhon itu..?" tanya Sardut
"Sebenarnya itu adalah proses perjuangan rohanimu menapaki ibadah romadhon untuk menacapai iedul fitri " jelas kujum sambil santai menatap hp butut kesayangannya
"lha iya lah orang puasa romadon ya pasti menuju iedul fitri...maksud louwhh" sergah Sardut dengan mimik lucu bibir melongo..
"iedul fitri itu kan maknanya kembali suci bukan berarti suci seperti bayi baru lahir...tapi kembali pada fitri pada martabat Adam a.s" jawab kujum sambil membenahi duduknya menghadap Sardut
"waduh dalem nih....kemudian...?" tanya Sardut serius
"sebagai mana fitrahnya manusia sebagai Khalifah Alloh..wakil Tuhan, itulah kedudukan Adam as khalifah Alloh yang dapat berkomunikasi dengan Alloh dan sebagai manusia sempurna (insan kamiil), kedudukan tertinggi wakil Tuhan itulah maqom Adam Ma'rifat" kata Kujum sambil meletakan hp nya supaya gerak tanganya leluasa memberikan gambaran konkrit kalimat yang di ucapkan "sampiyan ngerti kenapa Adam a.s. tidak berma'rifat lagi pada Alloh atau tidak bisa berkomunikasi secara langsung dengan Alloh" tanya Kujum pada Sardut,
"karena makan buah yang dilarang Alloh" jawab sardut
"ejectly" kata Kujum sambul mengacungkan jempolnya ke muka Sardut
"maka sejak Adam a.s. memakan buah tersebut Adam a.s. terhijab dari Alloh dan alam ghoib karena pada diri Adam a.s telah ditimpakan apa yang disebut al-ghayn(rasa manusiawi), setelah adam sadar dirinya salah dan jatuh menjadi mahluk yang terhijab dari penciptanya maka Adam a.s. memohon ampun pada Alloh" jelas Kujum
"jadi puasa romadhon itu adalah semacam usaha keras anak cucu adam a.s untuk meraih kedudukan fitri seperti leluhurnya" sambung Sardut
"ejactly maning" kata Kujum cengar cengir
"Ouwhhh jadi karena Adam a.s. jatuh dari maqom Adam ma'rifat akibat makan, maka untuk menebus kesalahannya ia berpantang makan sambil memohon Ampun" kejar Sardut
"Ya... yang seperti sering di dengar 'Allohumma innaka afuwwun Karim Tuhibbul afwa fa fuanni'.." Kujum melengkapi...
"Woi....sini buka takjil sini..."seru Kemit dari dapur.....
"okeeeeeehhh" sahut Sardut dan Kujum serentak.....
(disadur dari sufi"ndeso" Karangan Agus Sunyoto)
Enol...
setelah berbuka dan mengerjakan sholat maghrib seperti biasa sardut
dan kujum leyeh leyeh di depan majlis....tempat favorit para tifli
ngobrol ngalor ngidul....
"jadi tidak merasa memiliki apa-apa yang sampiyan bilang di dapur td itu, sebagai insan kita seharusnya merasa kosong atau bahasa mudah nya nol" tanya sardut sambil nyomot gorengan..
"ya begitu klo bahasa sufi nya merasa fakir.." jawab kujum acuh sambil tetap melototin hp bututnya...
"jadi tidak merasa memiliki apa-apa yang sampiyan bilang di dapur td itu, sebagai insan kita seharusnya merasa kosong atau bahasa mudah nya nol" tanya sardut sambil nyomot gorengan..
"ya begitu klo bahasa sufi nya merasa fakir.." jawab kujum acuh sambil tetap melototin hp bututnya...
"bukannya nol itu tidak berharga sama sekali dalam artian tidak berdaya sama sekali" cecer Sardut
"Makanya kita harus selalu menyatu dengan Alloh yang maha esa agar kita berharga" jawab Kujum santay
"lengkapnya gimana?" tanya Sardut dengan mimik bingung
"Gini loh Alloh itu kan maha Esa, esa itu ya 1, nah makanya kalo kita mengedepankan rasa kemampuan kita tetapi mengebelakangkan Alloh maka kalo di ibaratkan angka jadi 01 masih Alloh hakekatnya, tapi kalo kita menggantungkan sama Alloh akan jadi berharga contoh misalkan kita mengobati orang klo kita berserah pada Alloh bukan merasa kuasa kita maka di angka kan jadi 10 dan setiap apapun jika kita merasa fakir adalah angka nol yang merpat ke angka 1, misalkan kita punya keinginan 4 dan semuanya kita sandarkan pada Alloh maka di ibaratkan angka jadi 10000" jelas kujum panjang lebar sambil nyomot gorengan juga
"ya..faham gw, intinya klo kita mengedepankan Alloh dan kita merasa kosong yang slalu merapat pada Alloh jadi ada nilainya ya..he.he.." sela Sardut bahagia....
sinopsis:
01 = Manusia yang tidak mengedepankan Alloh ttp mengedepankan kemampuanya padahal jika dilihat nilai tetap nilai 1 saja yang dihitung, artinya padahal itu adalah kehendak Alloh contoh dalam Mengobati orang dia merasa hebat karena merasa sudah lama puasa dll dan pasti sembuh pdhl yang menyembuhkannya adalah kehendak Alloh pada pasiennya untuk sembuh.
"Makanya kita harus selalu menyatu dengan Alloh yang maha esa agar kita berharga" jawab Kujum santay
"lengkapnya gimana?" tanya Sardut dengan mimik bingung
"Gini loh Alloh itu kan maha Esa, esa itu ya 1, nah makanya kalo kita mengedepankan rasa kemampuan kita tetapi mengebelakangkan Alloh maka kalo di ibaratkan angka jadi 01 masih Alloh hakekatnya, tapi kalo kita menggantungkan sama Alloh akan jadi berharga contoh misalkan kita mengobati orang klo kita berserah pada Alloh bukan merasa kuasa kita maka di angka kan jadi 10 dan setiap apapun jika kita merasa fakir adalah angka nol yang merpat ke angka 1, misalkan kita punya keinginan 4 dan semuanya kita sandarkan pada Alloh maka di ibaratkan angka jadi 10000" jelas kujum panjang lebar sambil nyomot gorengan juga
"ya..faham gw, intinya klo kita mengedepankan Alloh dan kita merasa kosong yang slalu merapat pada Alloh jadi ada nilainya ya..he.he.." sela Sardut bahagia....
sinopsis:
01 = Manusia yang tidak mengedepankan Alloh ttp mengedepankan kemampuanya padahal jika dilihat nilai tetap nilai 1 saja yang dihitung, artinya padahal itu adalah kehendak Alloh contoh dalam Mengobati orang dia merasa hebat karena merasa sudah lama puasa dll dan pasti sembuh pdhl yang menyembuhkannya adalah kehendak Alloh pada pasiennya untuk sembuh.
Cangkungan..
suasana jam 3 pagi yang dingin di kaki gunung putri karena sehabis
diguyur hujan semlam biasanya para tifli sudah mulai beraktifitas
setelah dari sore berkutat dengan pilinan tasbih2 mereka...seperti biasa
ditempat favorit kujum dan sardut masih kerodongan sarung untuk
menghangatkan badan cangkungan sambil ngopi..ngopi...
"Jum..sudah masuk malam likuran..katanya sudah deket2 malam lailatul qodr" tanya Sardut sluruuuur suara kopi dihirup..
"Katanya sih begitu.." kata kujum acuh..sambil berusaha merebut gelas kopi dari tangan sardut
"Jum..sudah masuk malam likuran..katanya sudah deket2 malam lailatul qodr" tanya Sardut sluruuuur suara kopi dihirup..
"Katanya sih begitu.." kata kujum acuh..sambil berusaha merebut gelas kopi dari tangan sardut
"di surah al-qodar kan disebutkan tanajalul malaikatti wa ruuhu...nah
itu malaikat yang mana dan ruh siapa ya.. Jum yang turun itu.." tanya
sardut kalem..
"Waah aku nggak tahu wong maqom kita ini kan maqom dapur belum nyampe ilmunya....yang penting kan walau kita nggak tahu tapi kita ditemui yang tanajul-tanajul itu.." balas Kujum..
"Lho..kok ditemui bukannya kita harus menemui..dengan banyak ibadah dan itikaf.." cecar sardut
"tadi kan aku udah bilang sampiyan sama aku kan maqom dapur..gaya bener pengen menemui..sedangkan siapa yang dipilih untuk di pertemukan itu kan haq Alloh, kalau menemui itu kan seolah-olah setara, kalau ditemui kan kita dibawah dan yang penting kan kita harus mengerti salah satu kriteria agara ditemui...diantara banyak kriteria.." papar kujum...
"wah apaan tuh.." sela sardut serius
"yah.. qolbun salim.." jawab Kujum enteng
"qolbun salim..bukan itikaf dan ibadah-ibadah gitu.." Tanya Sardut
"Itukan proses menuju qolbun salim....qolbu yang selamat..selamat dari fitnah dunia dan bujuk rayu syaiton..ya caranya dengan ibadah-ibadah eling..." Jelas Kujum sambil acuh..(biasa ngliatin hp jelek banget nya yang nggak rusak-rusak dan nggak ada yang mau ngambil/nyolong soalnye takut kremian..he...he..)
"maqsud ibadah eling itu apa? ono ono wae..." sahut Sardut Sebal..
"ya sampiyan percuma bengok-bengok moco qur'an tp atine inget baju lebaran..atu itikaf nggak tidur sampe pagi tapi...nginget-nginget rute jalur mudik walau itu nggak salah dan masih bisa dibilang bagus dari pada bulan romadon buat judi kan....ya contoh deketnya..sampiyan percuma muter-muter tashbih kalo dihatinya masih mau ngembat jatah saur aku....ha...ha..." jawab kujum sambil lari kedapur... buat bawain makan sahur yang baru mateng ke majlis..
"ha..ha... Setaaaaaaan......mentang-mentang gw bohai...takut aja jatahnya gw curi...." dan sardut pun lari mengikuti untuk membantu membawa nampan makan sahur...
Note: Klo di majlis itu makannya satu nampan bisa 5-6 orang seru mau kenyang mau nggak.. sing penting...akur..asah..asih..asuh..
"Waah aku nggak tahu wong maqom kita ini kan maqom dapur belum nyampe ilmunya....yang penting kan walau kita nggak tahu tapi kita ditemui yang tanajul-tanajul itu.." balas Kujum..
"Lho..kok ditemui bukannya kita harus menemui..dengan banyak ibadah dan itikaf.." cecar sardut
"tadi kan aku udah bilang sampiyan sama aku kan maqom dapur..gaya bener pengen menemui..sedangkan siapa yang dipilih untuk di pertemukan itu kan haq Alloh, kalau menemui itu kan seolah-olah setara, kalau ditemui kan kita dibawah dan yang penting kan kita harus mengerti salah satu kriteria agara ditemui...diantara banyak kriteria.." papar kujum...
"wah apaan tuh.." sela sardut serius
"yah.. qolbun salim.." jawab Kujum enteng
"qolbun salim..bukan itikaf dan ibadah-ibadah gitu.." Tanya Sardut
"Itukan proses menuju qolbun salim....qolbu yang selamat..selamat dari fitnah dunia dan bujuk rayu syaiton..ya caranya dengan ibadah-ibadah eling..." Jelas Kujum sambil acuh..(biasa ngliatin hp jelek banget nya yang nggak rusak-rusak dan nggak ada yang mau ngambil/nyolong soalnye takut kremian..he...he..)
"maqsud ibadah eling itu apa? ono ono wae..." sahut Sardut Sebal..
"ya sampiyan percuma bengok-bengok moco qur'an tp atine inget baju lebaran..atu itikaf nggak tidur sampe pagi tapi...nginget-nginget rute jalur mudik walau itu nggak salah dan masih bisa dibilang bagus dari pada bulan romadon buat judi kan....ya contoh deketnya..sampiyan percuma muter-muter tashbih kalo dihatinya masih mau ngembat jatah saur aku....ha...ha..." jawab kujum sambil lari kedapur... buat bawain makan sahur yang baru mateng ke majlis..
"ha..ha... Setaaaaaaan......mentang-mentang gw bohai...takut aja jatahnya gw curi...." dan sardut pun lari mengikuti untuk membantu membawa nampan makan sahur...
Note: Klo di majlis itu makannya satu nampan bisa 5-6 orang seru mau kenyang mau nggak.. sing penting...akur..asah..asih..asuh..
Rasa...
"mmmenurut mu pelajaran dasar yang mesti dijalanin itu apa?" tanya sardut sambil mulutnya penuh gorengan bertanya pada kujum.
"Kan Guru Agung Kyai Lentik pernah bilang.. belajar dulu mengolah rasa..mau susah mau senang..akan jadi sama..bahagia, karena pada prinsipnya hidup ini mengendalikan rasa" jelas kujum sambil rada-rada ngeledek ngacung-ngacungin hp bututnya..
"ngomongmu itu enteng bener...emang tahu caranya?" kejar sardut.
"Kan Guru Agung Kyai Lentik pernah bilang.. belajar dulu mengolah rasa..mau susah mau senang..akan jadi sama..bahagia, karena pada prinsipnya hidup ini mengendalikan rasa" jelas kujum sambil rada-rada ngeledek ngacung-ngacungin hp bututnya..
"ngomongmu itu enteng bener...emang tahu caranya?" kejar sardut.
"Lha..kan selama ini aku karo sampiyan sering kena faqoh-faqoh itu kan
itu sebagian kecil dari pembelajarannya agar hati kita madep manteb
bagai soko guru yang kokoh" jelas Kujum.
"selain faqoh pembelajaranya lewat apa lagi?" tanya sardut penasaran
"banyak metodanya.. ada puasa, ada riyadhoh khusus, ada melalui kholwat, untuk metoda-metoda ini yang membimbing langsung Guru Mursyid(Guru Agung) atau melalui khalifah-khalifahnya" jawab kujum sambil otak-atik hp bututnya...
"ooo jd begitu yah ..rasa....ras..a" gumam sardut sambil menerawang menatap lembutnya suasana syahdu kaki gunung putri....
Note : Faqoh itu biasanya adalah ujian-ujian bagi para tifli yang datangnya tak terduga hilangnya tak terduga seperti kesulitan ekonomi, masalah keluarga, dijelek-jelekan...itu adalah sebagian dari pembelajaran rasa
sumber : https://www.facebook.com/serce.dectce
"selain faqoh pembelajaranya lewat apa lagi?" tanya sardut penasaran
"banyak metodanya.. ada puasa, ada riyadhoh khusus, ada melalui kholwat, untuk metoda-metoda ini yang membimbing langsung Guru Mursyid(Guru Agung) atau melalui khalifah-khalifahnya" jawab kujum sambil otak-atik hp bututnya...
"ooo jd begitu yah ..rasa....ras..a" gumam sardut sambil menerawang menatap lembutnya suasana syahdu kaki gunung putri....
Note : Faqoh itu biasanya adalah ujian-ujian bagi para tifli yang datangnya tak terduga hilangnya tak terduga seperti kesulitan ekonomi, masalah keluarga, dijelek-jelekan...itu adalah sebagian dari pembelajaran rasa
sumber : https://www.facebook.com/serce.dectce
Takan Terpuaskan...
"Sampiyan pernah ada yang nanya kenapa kok dzikir sampe ribuan kan yang dicontohkan cuma 33 aja" tanya kujum setelah memebereskan piring dan gelas didapur
"pernah..." jawab sardut sambil nyapu teras majlis
"Terus jawaban sampiyan gimana?" tanya kujum
"Paling aku balik tanya kalo anda dalam ibadah apa yang anda dapatkan atau anda rasakan" jawab sardut
"Lantas mereka jawab apa?" kejar kujum
"Biasanya mereka akan jawab hidup jadi tenang dan merasa enak" terang sardut
"kenapa kalo ibadah merasa enak kok nggak ingin berlama-lama, bisa jadi jawaban mereka itu ingin memuaskan penanya aja atau mereka berbohong tentang rasa tenang itu ras enak itu" lanjut Sardut
"Jawaban seperti itu nggak akan mereka terima" sanggah kujum
"ato bilang aja karena kita itu orang yang berlumur dosa, siapa tahu diantara ribuan dzikir itu ada satu saja yang kita iklash lahir batin saat membacanya dan diterima Alloh kan ada berkahnya buat kita" Jelas Sardut
"Tetep jawaban seperti itu tidak akan puas.." terang kujum
"Ya sudah tinggalin saja, orang seperti itu biasanya orang bodoh ingin terlihat pintar...kan Guru Agung pernah bilang ~~~orang bodoh itu selalu mencari kesalah orang lain, tetapi orang pintar itu adalah menggali potensi dirinya untuk bermanfaat bagi orang lain~~~" cerocos Sardut sambil ngeloyor pergi untuk membuang sampah...
Empati...
Saat break dzikir di majlis pusat..
"kenapa ya.. aku perhatikan, pejabat dengan pejabat saling menjatuhkan, presiden dengan mantan presiden tidak bertegur sapa, santri dengan santri saling menjelekan, apa ini sebenarnya ya Jum" Tanya Sardut..sambil nyeruput kopi.
"itulah perwujudan dari bismillah kita, kita melihat hal yang seperti itu berarti wujud sifat arrahman arrahiim ada atau tidak dalam diri kita, jika kita melihat hal seperti itu kita hanyut dalam pusarannya malah berpihak dalam salah satu dan memperkeruh suasana berarti kita belum bismillah, akan tetapi jika kita menganggap itu semua adalah buat cerminan kita agar kita tidak berbuat seperti itu dan tidak menghukuminya di situlah kita sudah bismillah dengan mensifati arrahman arrahiim" terang kujum....tumben semangat
"kenapa ya.. aku perhatikan, pejabat dengan pejabat saling menjatuhkan, presiden dengan mantan presiden tidak bertegur sapa, santri dengan santri saling menjelekan, apa ini sebenarnya ya Jum" Tanya Sardut..sambil nyeruput kopi.
"itulah perwujudan dari bismillah kita, kita melihat hal yang seperti itu berarti wujud sifat arrahman arrahiim ada atau tidak dalam diri kita, jika kita melihat hal seperti itu kita hanyut dalam pusarannya malah berpihak dalam salah satu dan memperkeruh suasana berarti kita belum bismillah, akan tetapi jika kita menganggap itu semua adalah buat cerminan kita agar kita tidak berbuat seperti itu dan tidak menghukuminya di situlah kita sudah bismillah dengan mensifati arrahman arrahiim" terang kujum....tumben semangat
"berarti jika ada kawan kita ada dalam masalah kita harus gimana?" tanya sardut selanjutnya
"jika kawan kita dalam masalah, kita jangan menambahkan beban lagi pada dia, jika kita mampu bantu ya bantu, jika tidak mampu minimal kita berempati...merasakan masalahnya...., tak perlu menjadi badai jika malah memporak porandakan jadilah angin sepoi yang melenakan dan tak perlu manjadi air bah yang meluluhlantakan mungkin lebih perlu menjadi segelas air putih yang menyegarkan" urai kujum berpuitis
"ya..ya..ternyata..." gumam sardut sambil bengong mendengara uraian kujum..yang penuh maknawi...
Note:
Selamat berdzikir Bismillah.. saudaraku...wujud-Nya harus menjadi sadarmu..
Sumber : https://www.facebook.com/serce.dectce?fref=nf&pnref=story
"jika kawan kita dalam masalah, kita jangan menambahkan beban lagi pada dia, jika kita mampu bantu ya bantu, jika tidak mampu minimal kita berempati...merasakan masalahnya...., tak perlu menjadi badai jika malah memporak porandakan jadilah angin sepoi yang melenakan dan tak perlu manjadi air bah yang meluluhlantakan mungkin lebih perlu menjadi segelas air putih yang menyegarkan" urai kujum berpuitis
"ya..ya..ternyata..." gumam sardut sambil bengong mendengara uraian kujum..yang penuh maknawi...
Note:
Selamat berdzikir Bismillah.. saudaraku...wujud-Nya harus menjadi sadarmu..
Sumber : https://www.facebook.com/serce.dectce?fref=nf&pnref=story
Blom Meresap...
"kenapa klo denger ustad2 ceramah kenapa ya yg diucap tidak dijalankan kadang kurang sreg"tanya sardut sama kujum
"ya, memang jika kita sering dzikir pemahaman seperti datang dng sendirinya...tetapi kita tidak boleh merasa lebih tinggi dr ustad2 itu klo kita masih merasa spti itu berarti kita blom bisa mengendalikan nafsu kita..bismillah nya belum meresap" jawab kujum santai..
"ya, memang jika kita sering dzikir pemahaman seperti datang dng sendirinya...tetapi kita tidak boleh merasa lebih tinggi dr ustad2 itu klo kita masih merasa spti itu berarti kita blom bisa mengendalikan nafsu kita..bismillah nya belum meresap" jawab kujum santai..
Perspektif...
Saat leyeh-leyeh sambil tiduran dikobong rumah pohon...
"Orang-orang itu mau dzikiran kalau ada embel-embel rejekinya padahal secara finansial sudah dibilang berkelebihan...kalau nggak ada embel-embel rejekinya masih mau dzikiran nggk ya kira-kira?" tanya sardut pada kujum
"Nek aku sih biarin saja.., toh guru kita saja mengijinkan, dan tidak semua orang itu berada dalam tingkatan yang sudah tidak butuh, mereka tingkatannya masih sama seperti kita masih perlu hadiah atau embel-embel, masih tingkatan perut.." Jawab kujum sambil otak atik hp bututnya tanpa melihat yang diajak bicara
"Orang-orang itu mau dzikiran kalau ada embel-embel rejekinya padahal secara finansial sudah dibilang berkelebihan...kalau nggak ada embel-embel rejekinya masih mau dzikiran nggk ya kira-kira?" tanya sardut pada kujum
"Nek aku sih biarin saja.., toh guru kita saja mengijinkan, dan tidak semua orang itu berada dalam tingkatan yang sudah tidak butuh, mereka tingkatannya masih sama seperti kita masih perlu hadiah atau embel-embel, masih tingkatan perut.." Jawab kujum sambil otak atik hp bututnya tanpa melihat yang diajak bicara
"Tapi kan kalo udah merdeka finansial seperti itu..kan kemaruk namanya?" cecar sardut rada sewot dan nadanya rada tinggi
"Sampiyan ini gimana... toh Guru Agung saja membolehkan dan kita mestinya berfikir positif siapa tahu diantara sering-seringnya berdzikir akan timbul cinta dzikir, dari tadinya ingin hadiah dzikir, mungkin lama-lama akan bergeser jadi cinta, jadi butuh, kalau aku sih seneng ajah jadi tambah seduluran, dan fikiran seperti itu jangan dipelihara nanti merusak qolbu merusak Bismillah kita, katanya ingin memantulkan arrahman arrohim, minimal kita bahagia dengan bertambahnya seduluran jika kita bahagia ingsya Alloh orang itu juga akan merasa bahagia itulah Arrohman kita..dan sebaiknya mari kita berdo'a semoga Arrahman Arrohim kita terpancar slalu dan semakin bertambah rasa bahagia bagi kita semua...Ayo pupuk dan pelihara Bismillah kita" Kata kujum santai sambil bongkar-bongkar bate hp antiknya yang walaupun ditinggal dipasar nggak bakalan ada yang ngambil
"euh..euh.." Sardut bingung harus ngomong apa
"Kenapa sampiyan...?" tanya kujum heran melihat sardut yang gelisah
brebet siut...."gw mau junub...mau sholat tobat" kata sardut sambil lari menuju kamar mandi..
Note: mari pelihara BISMILLAHIRROHMANIRROHIIM.. kita
"Sampiyan ini gimana... toh Guru Agung saja membolehkan dan kita mestinya berfikir positif siapa tahu diantara sering-seringnya berdzikir akan timbul cinta dzikir, dari tadinya ingin hadiah dzikir, mungkin lama-lama akan bergeser jadi cinta, jadi butuh, kalau aku sih seneng ajah jadi tambah seduluran, dan fikiran seperti itu jangan dipelihara nanti merusak qolbu merusak Bismillah kita, katanya ingin memantulkan arrahman arrohim, minimal kita bahagia dengan bertambahnya seduluran jika kita bahagia ingsya Alloh orang itu juga akan merasa bahagia itulah Arrohman kita..dan sebaiknya mari kita berdo'a semoga Arrahman Arrohim kita terpancar slalu dan semakin bertambah rasa bahagia bagi kita semua...Ayo pupuk dan pelihara Bismillah kita" Kata kujum santai sambil bongkar-bongkar bate hp antiknya yang walaupun ditinggal dipasar nggak bakalan ada yang ngambil
"euh..euh.." Sardut bingung harus ngomong apa
"Kenapa sampiyan...?" tanya kujum heran melihat sardut yang gelisah
brebet siut...."gw mau junub...mau sholat tobat" kata sardut sambil lari menuju kamar mandi..
Note: mari pelihara BISMILLAHIRROHMANIRROHIIM.. kita
Kobong Istiqomah...
glutak-glutuk dibale kobong rumah pohon
"kayaknya nih kobong harus dikasih nama nih Jum...apa yah kalo dinamakan kobong lost gimana nih sesuai nama sipembuatnya"... kata sardut pada kujum
"lost itu artinya hilang..nggak ada..., tp itu kurang enak ya, gimana klau kobong istiqomah" kata kujum menimpali.
"kayaknya nih kobong harus dikasih nama nih Jum...apa yah kalo dinamakan kobong lost gimana nih sesuai nama sipembuatnya"... kata sardut pada kujum
"lost itu artinya hilang..nggak ada..., tp itu kurang enak ya, gimana klau kobong istiqomah" kata kujum menimpali.
"lho kok istiqomah..emang istiqomah itu apa jum?" sergah sardut dengan nada bertanya.
"istiqomah kui dibagi dua " jawab kujum sambil menggantung kalimatnya..
"walaaah ngarang kamu Jum kok istiqomah ada dua ya istiqomah itu mestinya ya cuma satu istiqomah saja" jawab sardut biasa kalo nggak sreg suka nyerang
"lho aku nggak ngarang, sing sepisan istiqomah njobo atau istiqomahe penggawean, sing pindo yo istiqomahe njero, isitqomahe eling" jawab kujum kalem udah biasa ngadepin sardut yang kayak gitu.
"iya juga ya, jelaskan secara sederhan Jum" timpal sardut penasaran
"istiqomah njobo itu ya kayak ngewirid dzikiran" ucap kujum
"loh wirid sama dzikir kan sama ajah" potong sardut
"nah ini...keliru.. dzikir itu kan artinya inget eling, sedang wirid itu kan mengulang-ulang terus menerusartinya" jawab kujum santai banget sepertinya sengaja manasin sardut..
"he..he.. iya ya mesti mewiridkan dzikirnya ya istiqomah" jawab sardut malu-malu
"isitqomah njero itu itu adalah istiqomah menyingkirkan segala ingatan dan hanya menyisakan satu ingatan pada yang maha tunggal" jelas kujum
"indikator untuk tahu bahwa kita sudah istiqomah atobelum gimana?" tanya sardut yang msih penasaran
"ya sederhana saja..,klo istiqomah njobo kan bisa ketara biasanya dzikir ini nggak karena malas kan berarti udah nggak istiqomah penggaweane.." jelas kujum
"nah kalo yang dalem gimana ngetes nya" tanya sardut
"yo ngene carane 10 menit sebelum sholat sampiyan pelototin gambar porno yang uayu banget terus pas waktu sholat masih inget aja gambar porno itu ato nggak kan mudah toh, atu sing wedok penteling gambar 2 kemewahan kalo pas sholat masih kebayang gambar 2 itu ya berarti belum istiqomah" jelas kujum
"wah contoh nya itu loh nggak enak..." jawab sardut sewot
"ya klo nggak misalkan kamu nulis status di fb masih ada keinginan agar kamu di pandang sudah hebat atau merasa lebih dari yang lain, itu saja sudah tidk istiqomah" jelas kujum
'lho kok gitu.." protes sardut..
"pikir aja sendiri..." lanjut sarjum sambil ngeloyor kedapur..
Note: dapur adalah everything is gona be ok....he.he..
"istiqomah kui dibagi dua " jawab kujum sambil menggantung kalimatnya..
"walaaah ngarang kamu Jum kok istiqomah ada dua ya istiqomah itu mestinya ya cuma satu istiqomah saja" jawab sardut biasa kalo nggak sreg suka nyerang
"lho aku nggak ngarang, sing sepisan istiqomah njobo atau istiqomahe penggawean, sing pindo yo istiqomahe njero, isitqomahe eling" jawab kujum kalem udah biasa ngadepin sardut yang kayak gitu.
"iya juga ya, jelaskan secara sederhan Jum" timpal sardut penasaran
"istiqomah njobo itu ya kayak ngewirid dzikiran" ucap kujum
"loh wirid sama dzikir kan sama ajah" potong sardut
"nah ini...keliru.. dzikir itu kan artinya inget eling, sedang wirid itu kan mengulang-ulang terus menerusartinya" jawab kujum santai banget sepertinya sengaja manasin sardut..
"he..he.. iya ya mesti mewiridkan dzikirnya ya istiqomah" jawab sardut malu-malu
"isitqomah njero itu itu adalah istiqomah menyingkirkan segala ingatan dan hanya menyisakan satu ingatan pada yang maha tunggal" jelas kujum
"indikator untuk tahu bahwa kita sudah istiqomah atobelum gimana?" tanya sardut yang msih penasaran
"ya sederhana saja..,klo istiqomah njobo kan bisa ketara biasanya dzikir ini nggak karena malas kan berarti udah nggak istiqomah penggaweane.." jelas kujum
"nah kalo yang dalem gimana ngetes nya" tanya sardut
"yo ngene carane 10 menit sebelum sholat sampiyan pelototin gambar porno yang uayu banget terus pas waktu sholat masih inget aja gambar porno itu ato nggak kan mudah toh, atu sing wedok penteling gambar 2 kemewahan kalo pas sholat masih kebayang gambar 2 itu ya berarti belum istiqomah" jelas kujum
"wah contoh nya itu loh nggak enak..." jawab sardut sewot
"ya klo nggak misalkan kamu nulis status di fb masih ada keinginan agar kamu di pandang sudah hebat atau merasa lebih dari yang lain, itu saja sudah tidk istiqomah" jelas kujum
'lho kok gitu.." protes sardut..
"pikir aja sendiri..." lanjut sarjum sambil ngeloyor kedapur..
Note: dapur adalah everything is gona be ok....he.he..
Ngupas Telor..
ha...ha...klo inget manusia satu itu kadang ngangenin kadang
jengkelin....jadi inget omonganya kang sarli...bahwa nyari ilmu itu pake
psikologi ngupas telor katanya..hadeuuuh aya-aya wae..tp pas
direnungkan ada benarnya juga..telor bisa di kupas klau sudah matang,
untuk jadi matang maka harus direbus dulu dalam air yang panas, kemudian
digeprek..geprek agar kulitnya retak...baru di lepas sedikit demi
sedikit kulitnya....ya...ya...baru mudeng aku....setaaaaaan dimana
kau...
sumber : https://www.facebook.com/serce.dectce?fref=nf&pnref=story
sumber : https://www.facebook.com/serce.dectce?fref=nf&pnref=story
Oleh-oleh dr Muko-muko
Emas itu jangan dibungkus dengan emas nanti dicuri orang....
manusia itu jangan kalah sama sapi, saat memahbiak itu mereka sedang berdzikir....
(kata pejabat yang pernah mazdub)
manusia itu jangan kalah sama sapi, saat memahbiak itu mereka sedang berdzikir....
(kata pejabat yang pernah mazdub)
Maqom kelas Dapur..
sardut: jum alam malakut itu apa?
kujum: alam setelah alam mulki
sardut:iya apa
kujum: nggak tahu, blom pernah ngalamin katanya alamnya para malaikat...
sardut:kalo alam jin?
kujum: halah sampiyan ini nanya kok yang aku blom pernah ngalamin, kita ini kan maqomnya dapur...nanyanya ya kopi, mie rebus..., dzikir aja baru belajar puasa juga baru beberapa hari..wis ra usah aneh2...istiqomah ae....qulhu ae lek...
sumber: https://www.facebook.com/serce.dectce?fref=nf&pnref=story
kujum: alam setelah alam mulki
sardut:iya apa
kujum: nggak tahu, blom pernah ngalamin katanya alamnya para malaikat...
sardut:kalo alam jin?
kujum: halah sampiyan ini nanya kok yang aku blom pernah ngalamin, kita ini kan maqomnya dapur...nanyanya ya kopi, mie rebus..., dzikir aja baru belajar puasa juga baru beberapa hari..wis ra usah aneh2...istiqomah ae....qulhu ae lek...
sumber: https://www.facebook.com/serce.dectce?fref=nf&pnref=story
Rofitoh...
saat sehabis acara kliwonan dimajlis banten aku lihat Kujum sama
Sardut sedang asik menikmati kopi dalam gelas plastik sambil duduk di
bangku bambu depan dapur...
Sardut : Jum...Yang penting dalam thoriqoh itu apa sih?
Kujum : Nek Menurutku yo robithoh/rofithoh kuwi..
Sardut : Jum...Yang penting dalam thoriqoh itu apa sih?
Kujum : Nek Menurutku yo robithoh/rofithoh kuwi..
Sardut : Lho Kok itu sih..?
Kujum : Sampiyan faham artine robithoh/rofithoh..
Sardut : Kalau gak salah Robithoh itu adalah membayangkan guru mursyid seolah-olah ada, kalau rofithoh tidak membayangkan dulu akan tetapi guru mursyid sudah ada mendampingi
Kujum : Secara harfiah seperti itu tetapi secara pelaksanaan menurutku yo... nek menurutku robithoh/rofithoh adalah menyambungkan qolbu kita kepada guru mursyid.
Sardut : Bukan wiridan yang membaca rofithoh itu...
Kujum : itu sih ibaratnya kata sandi password untuk koneksinya..
Sardut : Langsung ke guru Mursyid gitu..
Kujum : Ya yang aku tahu hanya ke guru mursyid...kalo ada yang diluar itu aku nggak ngerti...., karena sambungan qolbu kita melalui guru mursyid melalui silsilah hingga ke Kanjeng Rosul kemudian hingga sampai ke Alloh, kenapa harus guru mursyid, karena beliau itu sudah melewati muhibin mukhlisin dan arifin...,dan berobithoh itu susah, kelas dapur kaya aku karo sampiyan, belum bisa berobithoh/rofitoh...
Sardut : Masa sih bukannya gampang tinggal baca ajah....
Kujum : Ha..ha...ha.....sampiyan itu....kebanyakan makan jadi begini..nih..., yang namanya robithoh/rofithoh itu bukan saat-saatan saat susah nyambung saat senang nggak, kayak tv bekas atau hp ku aja, nih waktu itu sayidina Umar bin Khotob R.a itu sampai-sampai mau ke kamar mandi aja malu karena merasa Kanjeng Rosul itu melihatnya, qolbunya yambung terus 24 jam nonstop dengan kanjeng Rosul itu yang namanya Robithoh/rofithoh..
Sardut : Oh..gitu ya.. (sambil melongo)
Kujum : kalau robithoh/rofithoh kita sudah bener nggak ada yang namanya puasa batal, dzikir males (sambil mesem menatap sardut penuh arti) karena malu dan cinta sebab frequensinya nyambung terus....
Sardut : he..he..iya sih tapi senyum mu itu.......menggelisahkan kayak senyum debtcolektor...
Kujum : Kalau sudah berobithoh/rofithoh itu pasti akan selalu memegang amanat baiat ASAH ASIH ASUH.....
Sardut : halah..aku paham....biar yang sudah ngeblok atau nge unfriend fb mu bisa berteman lagi...
Kujum : ha..ha..ha....itu mah otak liar sampiyan....bisa aja...nyudutin aku...
Sardut : he..he.. iya juga nggak apa2 sebagai wujud dari Asah Asih Asuh...kita itu satu keluarga...TQNS..jadi jangan bercerai berai...kalau bercerai berai berarti..salah satu point dalam baiat sudah dilanggar...dan disini kita kan sedang mengkaji hati...mengolah rasa....kalo masih ada rasa benci...rasa iri...berarati........#slururup dan kopi pun amblas....
....dan ayam jago pun berdzikir menyambut pagi diringi suara tak..tak..tak bunyi counter manual diantara tangan-tangan para tifli.....dzikir cahaya..
note : Mari saling bergandeng tangan torang basudara
sumber : https://www.facebook.com/serce.dectce?fref=nf&pnref=story
Kujum : Sampiyan faham artine robithoh/rofithoh..
Sardut : Kalau gak salah Robithoh itu adalah membayangkan guru mursyid seolah-olah ada, kalau rofithoh tidak membayangkan dulu akan tetapi guru mursyid sudah ada mendampingi
Kujum : Secara harfiah seperti itu tetapi secara pelaksanaan menurutku yo... nek menurutku robithoh/rofithoh adalah menyambungkan qolbu kita kepada guru mursyid.
Sardut : Bukan wiridan yang membaca rofithoh itu...
Kujum : itu sih ibaratnya kata sandi password untuk koneksinya..
Sardut : Langsung ke guru Mursyid gitu..
Kujum : Ya yang aku tahu hanya ke guru mursyid...kalo ada yang diluar itu aku nggak ngerti...., karena sambungan qolbu kita melalui guru mursyid melalui silsilah hingga ke Kanjeng Rosul kemudian hingga sampai ke Alloh, kenapa harus guru mursyid, karena beliau itu sudah melewati muhibin mukhlisin dan arifin...,dan berobithoh itu susah, kelas dapur kaya aku karo sampiyan, belum bisa berobithoh/rofitoh...
Sardut : Masa sih bukannya gampang tinggal baca ajah....
Kujum : Ha..ha...ha.....sampiyan itu....kebanyakan makan jadi begini..nih..., yang namanya robithoh/rofithoh itu bukan saat-saatan saat susah nyambung saat senang nggak, kayak tv bekas atau hp ku aja, nih waktu itu sayidina Umar bin Khotob R.a itu sampai-sampai mau ke kamar mandi aja malu karena merasa Kanjeng Rosul itu melihatnya, qolbunya yambung terus 24 jam nonstop dengan kanjeng Rosul itu yang namanya Robithoh/rofithoh..
Sardut : Oh..gitu ya.. (sambil melongo)
Kujum : kalau robithoh/rofithoh kita sudah bener nggak ada yang namanya puasa batal, dzikir males (sambil mesem menatap sardut penuh arti) karena malu dan cinta sebab frequensinya nyambung terus....
Sardut : he..he..iya sih tapi senyum mu itu.......menggelisahkan kayak senyum debtcolektor...
Kujum : Kalau sudah berobithoh/rofithoh itu pasti akan selalu memegang amanat baiat ASAH ASIH ASUH.....
Sardut : halah..aku paham....biar yang sudah ngeblok atau nge unfriend fb mu bisa berteman lagi...
Kujum : ha..ha..ha....itu mah otak liar sampiyan....bisa aja...nyudutin aku...
Sardut : he..he.. iya juga nggak apa2 sebagai wujud dari Asah Asih Asuh...kita itu satu keluarga...TQNS..jadi jangan bercerai berai...kalau bercerai berai berarti..salah satu point dalam baiat sudah dilanggar...dan disini kita kan sedang mengkaji hati...mengolah rasa....kalo masih ada rasa benci...rasa iri...berarati........#slururup dan kopi pun amblas....
....dan ayam jago pun berdzikir menyambut pagi diringi suara tak..tak..tak bunyi counter manual diantara tangan-tangan para tifli.....dzikir cahaya..
note : Mari saling bergandeng tangan torang basudara
sumber : https://www.facebook.com/serce.dectce?fref=nf&pnref=story
Subscribe to:
Posts (Atom)
Takut jadi Rakyat Negeri ini
Eskalasi politik di negeri ini sedang memanas, pengumuman tarif pajak yang melambung, dan wakil rakyat naik tunjangannya, kesenjangan sosia...
-
Beliau terlahir dari orang tua yang senag dan gemar beribadah, ayahandanya adalah seorang kyai dari para kyai, namun tak tenar dikalangan ...
-
Dalam tqn cipacung, ada baiat dan talqin, dan dalam baiat ada janji ikhwan yang di dalamnya ada kalimat " .....tidak akan menyakiti, m...
-
Tentang Penulis ANDI BOMBANG, sulung dari tiga bersaudara. Lahir di Magelang, 24 September 1970. Ayahnya Bugis, ibu...
























