Syawal 2012,ustdz jawa berhalal bihalal di ndalem mbah yai.ia dtang
berbarengan dg rombongan abah2 yg jg bermaksud sama.krn didepan penuh
tamu,mereka menuju pendopo belakang yg lebih longgar.ustdz jawa du2k
disamping kakek2 nyentrik berrambut panjang&berpakaian serba hitam
yg sdh lebih dahulu disana.kakek ini mengaku dari Jombang&sudah 2
hari menginap dipondok tp baru hari ini"berani"menghadap mbah yai.tdk
lama kemudian mbah yai datang stelah tamu2 didepan pulang.kakek itu
bersalaman dg mbah yai cukup lama smbil mendoakan yai dlm bahasa jawa
lalu bahasa arab&diteruskan bahasa yg sama sekali asing.ustdz sangat
terkejut,siapakah kakek ini sebenarnya?.yai tampak biasa saja sambil
manggut2.setelah mereka selesai salaman,mbah yai langsung menyapa
ustadz"lho,awakmu Le".ustdz cm trsenyum lalu bersalaman&mncium
tangan yai diikuti abah2 tadi.mbah yai langsung bercerita ketika bberapa
hari yg lalu beliau mengunjungi bu nyai istri Kh Dimyathi Rejoso
seorang mursyid TQN yg baru pulang dari berhaji.didepan bnyak tamu,bu
nyai berkata bhwa haji tahun ini adalah yg terberat krn semua jamaah
haji Indonesia mengalami kelaparan disebabkan masalah katring yg
amburadul.bhkan ada yg blm makan selama 2 hari.dlm keadaan lapar,mereka
berwuquf di Arofah.ketika bu nyai naik ke Jabal Rohmah,ia berdoa sambil
menangis agar ia&jamaahnya ditolong dari kelaparan ini.ia berkata"Ya
Alloh,bila doaku ini belum mampu membuka pintu ijabahMU,maka aku
memohon dg haqnya doa guruku.bila doa guruku blm mampu juga,maka aku
memohon dg haqnya doa gurunya guruku".(mbah yai berkata"setelah berkata
bgitu,bu nyai memandangku lalu tersenyum.aku kroso kalau namaku
dibawa2(Gus Dim adlah murid mbah yai)).baru selesai berdoa,tb2 dtang
pemuda berkaos oblong,celana pendek 3/4 dg topi koboi jawa yg menutupi
sebagian wajahnya membawa 2 bakul yg ia pikul berisi 42 bungkus tahu
lontong lalu diberikan pd jamaahku yg memang berjumlah 42 orang.krn
lapar,langsung saja kami makan ramai2.melihat kami makan tahu
lontong,jamaah lain heran.ya masak ada di Arab orng jualan ginian
apalagi dipadang Arofah ini.jamaah itu mndekati pemuda tsb&meminta
tahu lontong utknya yg langsung ditolak oleh pemuda itu krn ini khusus
utk jamaah bu nyai.kami baru merasa aneh ketika kami akan mmbayar,pemuda
itu malah menolak&berpaling pergi.baru 2 langkah,ia menghilang
dihadapan kami yg takjub dg keanehan ini".ustdz jawa,"lalu bgm dg jamaah
yai?".mbah yai&rombongan abah2 td tertawa,mbah yai berkata"Raja
Arab Saudi mengirim 2 truk makanan dg pengawalan ketat dari Asykar
khusus utk jamaahku".maka kami semua tertawa,lalu mbah yai
berbisik"Le,punya doa mustajaban itu gak enak".diperjalanan pulang,sang
ustdz merenungi kata2 mbah yai.dimana gak enaknya kalo sdh punya doa yg
makbul?bukankah itu diidam2kan&diburu oleh bnyak orang dg berbagai
alasan2nya?.tb2 seorng pemuda ngebut ugal2an&menyalip ustdz yg
spontan terkaget2,"ooh..ora eruh aturan,koyo anake sapi wae".ustdz yg
kesal,tb2 tertawa"untung2...doaku tdk mustajab.coba kalo mustajab
td.pemuda itu pasti sekarang menjadi pedhet&urusannya bisa panjang".
sumber :https://www.facebook.com/p.dewa.9/posts/507875319354464:0
FB nya Mas Pramono Arribath
Setelah mengunjungi Blog ini semoga menjadi sehat lahir batin, terbuka akal budi dan hatinya, murah rejeki, gampang jodoh dan Berjalan kepada Alloh dengan bimbingan ridho dan karunia Nya.
Monday, December 08, 2014
Pengemis Perut
aku adalah pengemis perut,yg selalu menyendiri tidak berteman..
terkadang aku nangis, terkadang aku tertawa,terkadang aku tersenyum...
tpi aku tidak sempat berfikir,karena tubuhku selalu ribut tidak bisa damai...
berperang yang dimasalahkan cuma membasahi mulut, perut, pantat...
tpi aku terkadang sadar, apakah aku sudah gila, dan diwaktu aku berjalan jauhh tidak tau berapa meterkah aku berjalan,aku kelelahan dan beristirahat sambil duduk termenung, tiba-tiba aku mendengar bisikan ku, ternyarta pantat ku berbicara....
pantat : "kenapa aku dua hari kering sama sekali tidak bisa mengeluarkan apa-apa".... ternyata aku baru sadar selama di perjalanan saya sudah melewati dua hari dalam keadaan tidak makan dan tidak minum, karena aku brerjalan di hutan, dan aku mendengar jawaban perut...
perut : karena aku sudah tidak ada buat kamu pantat untuk di keluarkan, karena aku sudah tidak menampung sudah dua hari...akhirnya pantatku menanyakan...
pantat : mengapa..
purut : nanti aku tanya kepada mulut...
mulut : aku selama dua hari tidak ada yg masuk, bahkan aku kering, dan aku akan bertanya kepada tangan ku...
tangan : aku sudah dua hari tidak memegang apa-apa,..
mulut : kenapa kamu tangan tidak memegang apa-apa..????
tangan : nanti aku tanya kepada kaki..
kaki : aku sudah dua hari tidak bisa mencari untuk mulut dan tangan...
sehingga mulut,perut dan pantat kering...karena aku selalma ini di sibukan untuk keinginan hati....akhirnya semua demo ke hati...hati pun menjawab...
hati : bukankah semua itu karna Allah, tetapi kalian hanya mementingkan diri kamu masing-masing sendiri, sementara aku mementingkan kaki, tangan, mulut, perut, pantat dan semuanya, bahkan saya punya ajudan mata dan telinga, tidak sanggup untuk melayani kamu semua, maka dari itu renungkanlah diri kalian bahwa kehidupan di dunia ini Allah telah menetapkan dengan khodratnya bahwa manusia di ciptakan harus serba susah dan payah....
Surat Al Balad :
لَقَدْ خَلَقْنَا الإنْسَانَ فِي كَبَدٍ (٤)
4. Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia berada dalam susah payah.
hati berkata : dua sahabat saya pun mata dan telinga,
berkata mata : ku lihat gedung dari yg tertinggi sampai yg terendah...
berkata telinga : ku dengar suara gemuruh di tempat pembangunan...
itu semua kerja keras susah payah manusia,..
mata berkata : ku lihat petani menanam pohon sampai berdaun, berbungan dam berbuah, itu karna kerja keras manusia
...
ku lihat alat-alat canggih dari yang manual sampai yg otomatis...
kulihat kendaraan dari mewah sampai yg butut,, itu karena hasil kerja keras susah payah manusia...
kulihat para pejabat yg tinggi sampai yg rendah, itu juga hasil kerja keras susah payah mnusia...
manusia di berinya akal itulah suatu keinsanan manusia, sedangklan makhluk yg lain tidaknya diberi akal...
ini semua kembali kepada mulut, perut dan pantat..
sudahkah mulut kita bermanfaat untuk orang banyak, dengan makanan yg halal..???
by Guru Ageung ....cpcngbntn
terkadang aku nangis, terkadang aku tertawa,terkadang aku tersenyum...
tpi aku tidak sempat berfikir,karena tubuhku selalu ribut tidak bisa damai...
berperang yang dimasalahkan cuma membasahi mulut, perut, pantat...
tpi aku terkadang sadar, apakah aku sudah gila, dan diwaktu aku berjalan jauhh tidak tau berapa meterkah aku berjalan,aku kelelahan dan beristirahat sambil duduk termenung, tiba-tiba aku mendengar bisikan ku, ternyarta pantat ku berbicara....
pantat : "kenapa aku dua hari kering sama sekali tidak bisa mengeluarkan apa-apa".... ternyata aku baru sadar selama di perjalanan saya sudah melewati dua hari dalam keadaan tidak makan dan tidak minum, karena aku brerjalan di hutan, dan aku mendengar jawaban perut...
perut : karena aku sudah tidak ada buat kamu pantat untuk di keluarkan, karena aku sudah tidak menampung sudah dua hari...akhirnya pantatku menanyakan...
pantat : mengapa..
purut : nanti aku tanya kepada mulut...
mulut : aku selama dua hari tidak ada yg masuk, bahkan aku kering, dan aku akan bertanya kepada tangan ku...
tangan : aku sudah dua hari tidak memegang apa-apa,..
mulut : kenapa kamu tangan tidak memegang apa-apa..????
tangan : nanti aku tanya kepada kaki..
kaki : aku sudah dua hari tidak bisa mencari untuk mulut dan tangan...
sehingga mulut,perut dan pantat kering...karena aku selalma ini di sibukan untuk keinginan hati....akhirnya semua demo ke hati...hati pun menjawab...
hati : bukankah semua itu karna Allah, tetapi kalian hanya mementingkan diri kamu masing-masing sendiri, sementara aku mementingkan kaki, tangan, mulut, perut, pantat dan semuanya, bahkan saya punya ajudan mata dan telinga, tidak sanggup untuk melayani kamu semua, maka dari itu renungkanlah diri kalian bahwa kehidupan di dunia ini Allah telah menetapkan dengan khodratnya bahwa manusia di ciptakan harus serba susah dan payah....
Surat Al Balad :
لَقَدْ خَلَقْنَا الإنْسَانَ فِي كَبَدٍ (٤)
4. Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia berada dalam susah payah.
hati berkata : dua sahabat saya pun mata dan telinga,
berkata mata : ku lihat gedung dari yg tertinggi sampai yg terendah...
berkata telinga : ku dengar suara gemuruh di tempat pembangunan...
itu semua kerja keras susah payah manusia,..
mata berkata : ku lihat petani menanam pohon sampai berdaun, berbungan dam berbuah, itu karna kerja keras manusia
...
ku lihat alat-alat canggih dari yang manual sampai yg otomatis...
kulihat kendaraan dari mewah sampai yg butut,, itu karena hasil kerja keras susah payah manusia...
kulihat para pejabat yg tinggi sampai yg rendah, itu juga hasil kerja keras susah payah mnusia...
manusia di berinya akal itulah suatu keinsanan manusia, sedangklan makhluk yg lain tidaknya diberi akal...
ini semua kembali kepada mulut, perut dan pantat..
sudahkah mulut kita bermanfaat untuk orang banyak, dengan makanan yg halal..???
by Guru Ageung ....cpcngbntn
Sunday, December 07, 2014
nasi kotak
ketika Sardut dan Kujum selesai mengerjakan shalat Maghrib dan kekenyangan saat leyeh2 di samping masjid terjadi lagi dialog sbb
Kujum : Kenapa tidurnya orang puasa itu dianggap pahala..
Sardut : Ya karena hnya puasa yang bisa dikerjakan sambil tidur...
Kujum : Kenapa tidurnya orang puasa itu dianggap pahala..
Sardut : Ya karena hnya puasa yang bisa dikerjakan sambil tidur...
Kujum : Maksud loh...
Sardut : ya coba aja Sampiyan Sholat sambil tidur....dijamin tuh pala benjol....., haji sambil tidur pas thawaf ntar nabrak2....jakat sambil.. tidur..mimpi kaleeeeeeeeeee.....ya...hanya puasa yang bisa dikerjakan sambil tidur.....makanya tidurnya orang puasa itu dapat pahala karena tidurnya itu ibadah...
Dug...dug...dug... (waktu isya pun masuk pergilah mereka berdua ke belakang...tau mau wudhu tau nyari nasi kotak semoga masih ada...) he...he...
Sardut : ya coba aja Sampiyan Sholat sambil tidur....dijamin tuh pala benjol....., haji sambil tidur pas thawaf ntar nabrak2....jakat sambil.. tidur..mimpi kaleeeeeeeeeee.....ya...hanya puasa yang bisa dikerjakan sambil tidur.....makanya tidurnya orang puasa itu dapat pahala karena tidurnya itu ibadah...
Dug...dug...dug... (waktu isya pun masuk pergilah mereka berdua ke belakang...tau mau wudhu tau nyari nasi kotak semoga masih ada...) he...he...
ROMADHON MENUJU IEDUL FITRI
Lembayung senja berwarna jingga sinarnya yang keemasan menerobos rimbunnya dedaunan dikaki gunung putri membawa ketenangan dan kedamaian para penghuni sebuah majlis yang selalu optimis memandang hidup walau faqoh sedang menghampirinya karena yaqin semua datangnya dari Alloh, para tifli(anak-anak hati) beraktifitas dengan rasa saling asah asih asuh, kebanyakan para tifli sedang menumbuk kopi istilah untuk kholwat menyusuri jalan ruhani yang dibimbing oleh Mursyid Guru Agung yang kami cintai, didepan majlis duduk dua orang tifli yang satu Sardut yang selonjoran di pintu majlis dibawah kerai yang ada ukiran kaligrafi sedang cengar-cengir sambil memutar tasbih entah itu memang sedang dzikir atau gaya-gayaan aja di sebelahnya Kujum menggelosor nyender tembok sambil megang hp yang entah ada pulsanya atau hanya mengandalkan gratisan ya memang dua tifli ini yang rada susah diatur dan hobinya ngobrol sedang yang lain sibuk ngandangin ayam...memasak untuk persiapan buka.. ada juga yang bersiap mandi ada yang nyanyi2...(Keep Rock and Roll Browww)...dan terjadi percakan sbb
"Jum menurutmu apa sih puasa satu bulan romadhon itu..?" tanya Sardut
"Sebenarnya itu adalah proses perjuangan rohanimu menapaki ibadah romadhon untuk menacapai iedul fitri " jelas kujum sambil santai menatap hp butut kesayangannya
"lha iya lah orang puasa romadon ya pasti menuju iedul fitri...maksud louwhh" sergah Sardut dengan mimik lucu bibir melongo..
"iedul fitri itu kan maknanya kembali suci bukan berarti suci seperti bayi baru lahir...tapi kembali pada fitri pada martabat Adam a.s" jawab kujum sambil membenahi duduknya menghadap Sardut
"waduh dalem nih....kemudian...?" tanya Sardut serius
"sebagai mana fitrahnya manusia sebagai Khalifah Alloh..wakil Tuhan, itulah kedudukan Adam as khalifah Alloh yang dapat berkomunikasi dengan Alloh dan sebagai manusia sempurna (insan kamiil), kedudukan tertinggi wakil Tuhan itulah maqom Adam Ma'rifat" kata Kujum sambil meletakan hp nya supaya gerak tanganya leluasa memberikan gambaran konkrit kalimat yang di ucapkan "sampiyan ngerti kenapa Adam a.s. tidak berma'rifat lagi pada Alloh atau tidak bisa berkomunikasi secara langsung dengan Alloh" tanya Kujum pada Sardut,
"karena makan buah yang dilarang Alloh" jawab sardut
"ejectly" kata Kujum sambul mengacungkan jempolnya ke muka Sardut
"maka sejak Adam a.s. memakan buah tersebut Adam a.s. terhijab dari Alloh dan alam ghoib karena pada diri Adam a.s telah ditimpakan apa yang disebut al-ghayn(rasa manusiawi), setelah adam sadar dirinya salah dan jatuh menjadi mahluk yang terhijab dari penciptanya maka Adam a.s. memohon ampun pada Alloh" jelas Kujum
"jadi puasa romadhon itu adalah semacam usaha keras anak cucu adam a.s untuk meraih kedudukan fitri seperti leluhurnya" sambung Sardut
"ejactly maning" kata Kujum cengar cengir
"Ouwhhh jadi karena Adam a.s. jatuh dari maqom Adam ma'rifat akibat makan, maka untuk menebus kesalahannya ia berpantang makan sambil memohon Ampun" kejar Sardut
"Ya... yang seperti sering di dengar 'Allohumma innaka afuwwun Karim Tuhibbul afwa fa fuanni'.." Kujum melengkapi...
"Woi....sini buka takjil sini..."seru Kemit dari dapur.....
"okeeeeeehhh" sahut Sardut dan Kujum serentak.....
(disadur dari sufi"ndeso" Karangan Agus Sunyoto)
Enol...
setelah berbuka dan mengerjakan sholat maghrib seperti biasa sardut
dan kujum leyeh leyeh di depan majlis....tempat favorit para tifli
ngobrol ngalor ngidul....
"jadi tidak merasa memiliki apa-apa yang sampiyan bilang di dapur td itu, sebagai insan kita seharusnya merasa kosong atau bahasa mudah nya nol" tanya sardut sambil nyomot gorengan..
"ya begitu klo bahasa sufi nya merasa fakir.." jawab kujum acuh sambil tetap melototin hp bututnya...
"jadi tidak merasa memiliki apa-apa yang sampiyan bilang di dapur td itu, sebagai insan kita seharusnya merasa kosong atau bahasa mudah nya nol" tanya sardut sambil nyomot gorengan..
"ya begitu klo bahasa sufi nya merasa fakir.." jawab kujum acuh sambil tetap melototin hp bututnya...
"bukannya nol itu tidak berharga sama sekali dalam artian tidak berdaya sama sekali" cecer Sardut
"Makanya kita harus selalu menyatu dengan Alloh yang maha esa agar kita berharga" jawab Kujum santay
"lengkapnya gimana?" tanya Sardut dengan mimik bingung
"Gini loh Alloh itu kan maha Esa, esa itu ya 1, nah makanya kalo kita mengedepankan rasa kemampuan kita tetapi mengebelakangkan Alloh maka kalo di ibaratkan angka jadi 01 masih Alloh hakekatnya, tapi kalo kita menggantungkan sama Alloh akan jadi berharga contoh misalkan kita mengobati orang klo kita berserah pada Alloh bukan merasa kuasa kita maka di angka kan jadi 10 dan setiap apapun jika kita merasa fakir adalah angka nol yang merpat ke angka 1, misalkan kita punya keinginan 4 dan semuanya kita sandarkan pada Alloh maka di ibaratkan angka jadi 10000" jelas kujum panjang lebar sambil nyomot gorengan juga
"ya..faham gw, intinya klo kita mengedepankan Alloh dan kita merasa kosong yang slalu merapat pada Alloh jadi ada nilainya ya..he.he.." sela Sardut bahagia....
sinopsis:
01 = Manusia yang tidak mengedepankan Alloh ttp mengedepankan kemampuanya padahal jika dilihat nilai tetap nilai 1 saja yang dihitung, artinya padahal itu adalah kehendak Alloh contoh dalam Mengobati orang dia merasa hebat karena merasa sudah lama puasa dll dan pasti sembuh pdhl yang menyembuhkannya adalah kehendak Alloh pada pasiennya untuk sembuh.
"Makanya kita harus selalu menyatu dengan Alloh yang maha esa agar kita berharga" jawab Kujum santay
"lengkapnya gimana?" tanya Sardut dengan mimik bingung
"Gini loh Alloh itu kan maha Esa, esa itu ya 1, nah makanya kalo kita mengedepankan rasa kemampuan kita tetapi mengebelakangkan Alloh maka kalo di ibaratkan angka jadi 01 masih Alloh hakekatnya, tapi kalo kita menggantungkan sama Alloh akan jadi berharga contoh misalkan kita mengobati orang klo kita berserah pada Alloh bukan merasa kuasa kita maka di angka kan jadi 10 dan setiap apapun jika kita merasa fakir adalah angka nol yang merpat ke angka 1, misalkan kita punya keinginan 4 dan semuanya kita sandarkan pada Alloh maka di ibaratkan angka jadi 10000" jelas kujum panjang lebar sambil nyomot gorengan juga
"ya..faham gw, intinya klo kita mengedepankan Alloh dan kita merasa kosong yang slalu merapat pada Alloh jadi ada nilainya ya..he.he.." sela Sardut bahagia....
sinopsis:
01 = Manusia yang tidak mengedepankan Alloh ttp mengedepankan kemampuanya padahal jika dilihat nilai tetap nilai 1 saja yang dihitung, artinya padahal itu adalah kehendak Alloh contoh dalam Mengobati orang dia merasa hebat karena merasa sudah lama puasa dll dan pasti sembuh pdhl yang menyembuhkannya adalah kehendak Alloh pada pasiennya untuk sembuh.
Cangkungan..
suasana jam 3 pagi yang dingin di kaki gunung putri karena sehabis
diguyur hujan semlam biasanya para tifli sudah mulai beraktifitas
setelah dari sore berkutat dengan pilinan tasbih2 mereka...seperti biasa
ditempat favorit kujum dan sardut masih kerodongan sarung untuk
menghangatkan badan cangkungan sambil ngopi..ngopi...
"Jum..sudah masuk malam likuran..katanya sudah deket2 malam lailatul qodr" tanya Sardut sluruuuur suara kopi dihirup..
"Katanya sih begitu.." kata kujum acuh..sambil berusaha merebut gelas kopi dari tangan sardut
"Jum..sudah masuk malam likuran..katanya sudah deket2 malam lailatul qodr" tanya Sardut sluruuuur suara kopi dihirup..
"Katanya sih begitu.." kata kujum acuh..sambil berusaha merebut gelas kopi dari tangan sardut
"di surah al-qodar kan disebutkan tanajalul malaikatti wa ruuhu...nah
itu malaikat yang mana dan ruh siapa ya.. Jum yang turun itu.." tanya
sardut kalem..
"Waah aku nggak tahu wong maqom kita ini kan maqom dapur belum nyampe ilmunya....yang penting kan walau kita nggak tahu tapi kita ditemui yang tanajul-tanajul itu.." balas Kujum..
"Lho..kok ditemui bukannya kita harus menemui..dengan banyak ibadah dan itikaf.." cecar sardut
"tadi kan aku udah bilang sampiyan sama aku kan maqom dapur..gaya bener pengen menemui..sedangkan siapa yang dipilih untuk di pertemukan itu kan haq Alloh, kalau menemui itu kan seolah-olah setara, kalau ditemui kan kita dibawah dan yang penting kan kita harus mengerti salah satu kriteria agara ditemui...diantara banyak kriteria.." papar kujum...
"wah apaan tuh.." sela sardut serius
"yah.. qolbun salim.." jawab Kujum enteng
"qolbun salim..bukan itikaf dan ibadah-ibadah gitu.." Tanya Sardut
"Itukan proses menuju qolbun salim....qolbu yang selamat..selamat dari fitnah dunia dan bujuk rayu syaiton..ya caranya dengan ibadah-ibadah eling..." Jelas Kujum sambil acuh..(biasa ngliatin hp jelek banget nya yang nggak rusak-rusak dan nggak ada yang mau ngambil/nyolong soalnye takut kremian..he...he..)
"maqsud ibadah eling itu apa? ono ono wae..." sahut Sardut Sebal..
"ya sampiyan percuma bengok-bengok moco qur'an tp atine inget baju lebaran..atu itikaf nggak tidur sampe pagi tapi...nginget-nginget rute jalur mudik walau itu nggak salah dan masih bisa dibilang bagus dari pada bulan romadon buat judi kan....ya contoh deketnya..sampiyan percuma muter-muter tashbih kalo dihatinya masih mau ngembat jatah saur aku....ha...ha..." jawab kujum sambil lari kedapur... buat bawain makan sahur yang baru mateng ke majlis..
"ha..ha... Setaaaaaaan......mentang-mentang gw bohai...takut aja jatahnya gw curi...." dan sardut pun lari mengikuti untuk membantu membawa nampan makan sahur...
Note: Klo di majlis itu makannya satu nampan bisa 5-6 orang seru mau kenyang mau nggak.. sing penting...akur..asah..asih..asuh..
"Waah aku nggak tahu wong maqom kita ini kan maqom dapur belum nyampe ilmunya....yang penting kan walau kita nggak tahu tapi kita ditemui yang tanajul-tanajul itu.." balas Kujum..
"Lho..kok ditemui bukannya kita harus menemui..dengan banyak ibadah dan itikaf.." cecar sardut
"tadi kan aku udah bilang sampiyan sama aku kan maqom dapur..gaya bener pengen menemui..sedangkan siapa yang dipilih untuk di pertemukan itu kan haq Alloh, kalau menemui itu kan seolah-olah setara, kalau ditemui kan kita dibawah dan yang penting kan kita harus mengerti salah satu kriteria agara ditemui...diantara banyak kriteria.." papar kujum...
"wah apaan tuh.." sela sardut serius
"yah.. qolbun salim.." jawab Kujum enteng
"qolbun salim..bukan itikaf dan ibadah-ibadah gitu.." Tanya Sardut
"Itukan proses menuju qolbun salim....qolbu yang selamat..selamat dari fitnah dunia dan bujuk rayu syaiton..ya caranya dengan ibadah-ibadah eling..." Jelas Kujum sambil acuh..(biasa ngliatin hp jelek banget nya yang nggak rusak-rusak dan nggak ada yang mau ngambil/nyolong soalnye takut kremian..he...he..)
"maqsud ibadah eling itu apa? ono ono wae..." sahut Sardut Sebal..
"ya sampiyan percuma bengok-bengok moco qur'an tp atine inget baju lebaran..atu itikaf nggak tidur sampe pagi tapi...nginget-nginget rute jalur mudik walau itu nggak salah dan masih bisa dibilang bagus dari pada bulan romadon buat judi kan....ya contoh deketnya..sampiyan percuma muter-muter tashbih kalo dihatinya masih mau ngembat jatah saur aku....ha...ha..." jawab kujum sambil lari kedapur... buat bawain makan sahur yang baru mateng ke majlis..
"ha..ha... Setaaaaaaan......mentang-mentang gw bohai...takut aja jatahnya gw curi...." dan sardut pun lari mengikuti untuk membantu membawa nampan makan sahur...
Note: Klo di majlis itu makannya satu nampan bisa 5-6 orang seru mau kenyang mau nggak.. sing penting...akur..asah..asih..asuh..
Rasa...
"mmmenurut mu pelajaran dasar yang mesti dijalanin itu apa?" tanya sardut sambil mulutnya penuh gorengan bertanya pada kujum.
"Kan Guru Agung Kyai Lentik pernah bilang.. belajar dulu mengolah rasa..mau susah mau senang..akan jadi sama..bahagia, karena pada prinsipnya hidup ini mengendalikan rasa" jelas kujum sambil rada-rada ngeledek ngacung-ngacungin hp bututnya..
"ngomongmu itu enteng bener...emang tahu caranya?" kejar sardut.
"Kan Guru Agung Kyai Lentik pernah bilang.. belajar dulu mengolah rasa..mau susah mau senang..akan jadi sama..bahagia, karena pada prinsipnya hidup ini mengendalikan rasa" jelas kujum sambil rada-rada ngeledek ngacung-ngacungin hp bututnya..
"ngomongmu itu enteng bener...emang tahu caranya?" kejar sardut.
"Lha..kan selama ini aku karo sampiyan sering kena faqoh-faqoh itu kan
itu sebagian kecil dari pembelajarannya agar hati kita madep manteb
bagai soko guru yang kokoh" jelas Kujum.
"selain faqoh pembelajaranya lewat apa lagi?" tanya sardut penasaran
"banyak metodanya.. ada puasa, ada riyadhoh khusus, ada melalui kholwat, untuk metoda-metoda ini yang membimbing langsung Guru Mursyid(Guru Agung) atau melalui khalifah-khalifahnya" jawab kujum sambil otak-atik hp bututnya...
"ooo jd begitu yah ..rasa....ras..a" gumam sardut sambil menerawang menatap lembutnya suasana syahdu kaki gunung putri....
Note : Faqoh itu biasanya adalah ujian-ujian bagi para tifli yang datangnya tak terduga hilangnya tak terduga seperti kesulitan ekonomi, masalah keluarga, dijelek-jelekan...itu adalah sebagian dari pembelajaran rasa
sumber : https://www.facebook.com/serce.dectce
"selain faqoh pembelajaranya lewat apa lagi?" tanya sardut penasaran
"banyak metodanya.. ada puasa, ada riyadhoh khusus, ada melalui kholwat, untuk metoda-metoda ini yang membimbing langsung Guru Mursyid(Guru Agung) atau melalui khalifah-khalifahnya" jawab kujum sambil otak-atik hp bututnya...
"ooo jd begitu yah ..rasa....ras..a" gumam sardut sambil menerawang menatap lembutnya suasana syahdu kaki gunung putri....
Note : Faqoh itu biasanya adalah ujian-ujian bagi para tifli yang datangnya tak terduga hilangnya tak terduga seperti kesulitan ekonomi, masalah keluarga, dijelek-jelekan...itu adalah sebagian dari pembelajaran rasa
sumber : https://www.facebook.com/serce.dectce
Takan Terpuaskan...
"Sampiyan pernah ada yang nanya kenapa kok dzikir sampe ribuan kan yang dicontohkan cuma 33 aja" tanya kujum setelah memebereskan piring dan gelas didapur
"pernah..." jawab sardut sambil nyapu teras majlis
"Terus jawaban sampiyan gimana?" tanya kujum
"Paling aku balik tanya kalo anda dalam ibadah apa yang anda dapatkan atau anda rasakan" jawab sardut
"Lantas mereka jawab apa?" kejar kujum
"Biasanya mereka akan jawab hidup jadi tenang dan merasa enak" terang sardut
"kenapa kalo ibadah merasa enak kok nggak ingin berlama-lama, bisa jadi jawaban mereka itu ingin memuaskan penanya aja atau mereka berbohong tentang rasa tenang itu ras enak itu" lanjut Sardut
"Jawaban seperti itu nggak akan mereka terima" sanggah kujum
"ato bilang aja karena kita itu orang yang berlumur dosa, siapa tahu diantara ribuan dzikir itu ada satu saja yang kita iklash lahir batin saat membacanya dan diterima Alloh kan ada berkahnya buat kita" Jelas Sardut
"Tetep jawaban seperti itu tidak akan puas.." terang kujum
"Ya sudah tinggalin saja, orang seperti itu biasanya orang bodoh ingin terlihat pintar...kan Guru Agung pernah bilang ~~~orang bodoh itu selalu mencari kesalah orang lain, tetapi orang pintar itu adalah menggali potensi dirinya untuk bermanfaat bagi orang lain~~~" cerocos Sardut sambil ngeloyor pergi untuk membuang sampah...
Empati...
Saat break dzikir di majlis pusat..
"kenapa ya.. aku perhatikan, pejabat dengan pejabat saling menjatuhkan, presiden dengan mantan presiden tidak bertegur sapa, santri dengan santri saling menjelekan, apa ini sebenarnya ya Jum" Tanya Sardut..sambil nyeruput kopi.
"itulah perwujudan dari bismillah kita, kita melihat hal yang seperti itu berarti wujud sifat arrahman arrahiim ada atau tidak dalam diri kita, jika kita melihat hal seperti itu kita hanyut dalam pusarannya malah berpihak dalam salah satu dan memperkeruh suasana berarti kita belum bismillah, akan tetapi jika kita menganggap itu semua adalah buat cerminan kita agar kita tidak berbuat seperti itu dan tidak menghukuminya di situlah kita sudah bismillah dengan mensifati arrahman arrahiim" terang kujum....tumben semangat
"kenapa ya.. aku perhatikan, pejabat dengan pejabat saling menjatuhkan, presiden dengan mantan presiden tidak bertegur sapa, santri dengan santri saling menjelekan, apa ini sebenarnya ya Jum" Tanya Sardut..sambil nyeruput kopi.
"itulah perwujudan dari bismillah kita, kita melihat hal yang seperti itu berarti wujud sifat arrahman arrahiim ada atau tidak dalam diri kita, jika kita melihat hal seperti itu kita hanyut dalam pusarannya malah berpihak dalam salah satu dan memperkeruh suasana berarti kita belum bismillah, akan tetapi jika kita menganggap itu semua adalah buat cerminan kita agar kita tidak berbuat seperti itu dan tidak menghukuminya di situlah kita sudah bismillah dengan mensifati arrahman arrahiim" terang kujum....tumben semangat
"berarti jika ada kawan kita ada dalam masalah kita harus gimana?" tanya sardut selanjutnya
"jika kawan kita dalam masalah, kita jangan menambahkan beban lagi pada dia, jika kita mampu bantu ya bantu, jika tidak mampu minimal kita berempati...merasakan masalahnya...., tak perlu menjadi badai jika malah memporak porandakan jadilah angin sepoi yang melenakan dan tak perlu manjadi air bah yang meluluhlantakan mungkin lebih perlu menjadi segelas air putih yang menyegarkan" urai kujum berpuitis
"ya..ya..ternyata..." gumam sardut sambil bengong mendengara uraian kujum..yang penuh maknawi...
Note:
Selamat berdzikir Bismillah.. saudaraku...wujud-Nya harus menjadi sadarmu..
Sumber : https://www.facebook.com/serce.dectce?fref=nf&pnref=story
"jika kawan kita dalam masalah, kita jangan menambahkan beban lagi pada dia, jika kita mampu bantu ya bantu, jika tidak mampu minimal kita berempati...merasakan masalahnya...., tak perlu menjadi badai jika malah memporak porandakan jadilah angin sepoi yang melenakan dan tak perlu manjadi air bah yang meluluhlantakan mungkin lebih perlu menjadi segelas air putih yang menyegarkan" urai kujum berpuitis
"ya..ya..ternyata..." gumam sardut sambil bengong mendengara uraian kujum..yang penuh maknawi...
Note:
Selamat berdzikir Bismillah.. saudaraku...wujud-Nya harus menjadi sadarmu..
Sumber : https://www.facebook.com/serce.dectce?fref=nf&pnref=story
Blom Meresap...
"kenapa klo denger ustad2 ceramah kenapa ya yg diucap tidak dijalankan kadang kurang sreg"tanya sardut sama kujum
"ya, memang jika kita sering dzikir pemahaman seperti datang dng sendirinya...tetapi kita tidak boleh merasa lebih tinggi dr ustad2 itu klo kita masih merasa spti itu berarti kita blom bisa mengendalikan nafsu kita..bismillah nya belum meresap" jawab kujum santai..
"ya, memang jika kita sering dzikir pemahaman seperti datang dng sendirinya...tetapi kita tidak boleh merasa lebih tinggi dr ustad2 itu klo kita masih merasa spti itu berarti kita blom bisa mengendalikan nafsu kita..bismillah nya belum meresap" jawab kujum santai..
Perspektif...
Saat leyeh-leyeh sambil tiduran dikobong rumah pohon...
"Orang-orang itu mau dzikiran kalau ada embel-embel rejekinya padahal secara finansial sudah dibilang berkelebihan...kalau nggak ada embel-embel rejekinya masih mau dzikiran nggk ya kira-kira?" tanya sardut pada kujum
"Nek aku sih biarin saja.., toh guru kita saja mengijinkan, dan tidak semua orang itu berada dalam tingkatan yang sudah tidak butuh, mereka tingkatannya masih sama seperti kita masih perlu hadiah atau embel-embel, masih tingkatan perut.." Jawab kujum sambil otak atik hp bututnya tanpa melihat yang diajak bicara
"Orang-orang itu mau dzikiran kalau ada embel-embel rejekinya padahal secara finansial sudah dibilang berkelebihan...kalau nggak ada embel-embel rejekinya masih mau dzikiran nggk ya kira-kira?" tanya sardut pada kujum
"Nek aku sih biarin saja.., toh guru kita saja mengijinkan, dan tidak semua orang itu berada dalam tingkatan yang sudah tidak butuh, mereka tingkatannya masih sama seperti kita masih perlu hadiah atau embel-embel, masih tingkatan perut.." Jawab kujum sambil otak atik hp bututnya tanpa melihat yang diajak bicara
"Tapi kan kalo udah merdeka finansial seperti itu..kan kemaruk namanya?" cecar sardut rada sewot dan nadanya rada tinggi
"Sampiyan ini gimana... toh Guru Agung saja membolehkan dan kita mestinya berfikir positif siapa tahu diantara sering-seringnya berdzikir akan timbul cinta dzikir, dari tadinya ingin hadiah dzikir, mungkin lama-lama akan bergeser jadi cinta, jadi butuh, kalau aku sih seneng ajah jadi tambah seduluran, dan fikiran seperti itu jangan dipelihara nanti merusak qolbu merusak Bismillah kita, katanya ingin memantulkan arrahman arrohim, minimal kita bahagia dengan bertambahnya seduluran jika kita bahagia ingsya Alloh orang itu juga akan merasa bahagia itulah Arrohman kita..dan sebaiknya mari kita berdo'a semoga Arrahman Arrohim kita terpancar slalu dan semakin bertambah rasa bahagia bagi kita semua...Ayo pupuk dan pelihara Bismillah kita" Kata kujum santai sambil bongkar-bongkar bate hp antiknya yang walaupun ditinggal dipasar nggak bakalan ada yang ngambil
"euh..euh.." Sardut bingung harus ngomong apa
"Kenapa sampiyan...?" tanya kujum heran melihat sardut yang gelisah
brebet siut...."gw mau junub...mau sholat tobat" kata sardut sambil lari menuju kamar mandi..
Note: mari pelihara BISMILLAHIRROHMANIRROHIIM.. kita
"Sampiyan ini gimana... toh Guru Agung saja membolehkan dan kita mestinya berfikir positif siapa tahu diantara sering-seringnya berdzikir akan timbul cinta dzikir, dari tadinya ingin hadiah dzikir, mungkin lama-lama akan bergeser jadi cinta, jadi butuh, kalau aku sih seneng ajah jadi tambah seduluran, dan fikiran seperti itu jangan dipelihara nanti merusak qolbu merusak Bismillah kita, katanya ingin memantulkan arrahman arrohim, minimal kita bahagia dengan bertambahnya seduluran jika kita bahagia ingsya Alloh orang itu juga akan merasa bahagia itulah Arrohman kita..dan sebaiknya mari kita berdo'a semoga Arrahman Arrohim kita terpancar slalu dan semakin bertambah rasa bahagia bagi kita semua...Ayo pupuk dan pelihara Bismillah kita" Kata kujum santai sambil bongkar-bongkar bate hp antiknya yang walaupun ditinggal dipasar nggak bakalan ada yang ngambil
"euh..euh.." Sardut bingung harus ngomong apa
"Kenapa sampiyan...?" tanya kujum heran melihat sardut yang gelisah
brebet siut...."gw mau junub...mau sholat tobat" kata sardut sambil lari menuju kamar mandi..
Note: mari pelihara BISMILLAHIRROHMANIRROHIIM.. kita
Kobong Istiqomah...
glutak-glutuk dibale kobong rumah pohon
"kayaknya nih kobong harus dikasih nama nih Jum...apa yah kalo dinamakan kobong lost gimana nih sesuai nama sipembuatnya"... kata sardut pada kujum
"lost itu artinya hilang..nggak ada..., tp itu kurang enak ya, gimana klau kobong istiqomah" kata kujum menimpali.
"kayaknya nih kobong harus dikasih nama nih Jum...apa yah kalo dinamakan kobong lost gimana nih sesuai nama sipembuatnya"... kata sardut pada kujum
"lost itu artinya hilang..nggak ada..., tp itu kurang enak ya, gimana klau kobong istiqomah" kata kujum menimpali.
"lho kok istiqomah..emang istiqomah itu apa jum?" sergah sardut dengan nada bertanya.
"istiqomah kui dibagi dua " jawab kujum sambil menggantung kalimatnya..
"walaaah ngarang kamu Jum kok istiqomah ada dua ya istiqomah itu mestinya ya cuma satu istiqomah saja" jawab sardut biasa kalo nggak sreg suka nyerang
"lho aku nggak ngarang, sing sepisan istiqomah njobo atau istiqomahe penggawean, sing pindo yo istiqomahe njero, isitqomahe eling" jawab kujum kalem udah biasa ngadepin sardut yang kayak gitu.
"iya juga ya, jelaskan secara sederhan Jum" timpal sardut penasaran
"istiqomah njobo itu ya kayak ngewirid dzikiran" ucap kujum
"loh wirid sama dzikir kan sama ajah" potong sardut
"nah ini...keliru.. dzikir itu kan artinya inget eling, sedang wirid itu kan mengulang-ulang terus menerusartinya" jawab kujum santai banget sepertinya sengaja manasin sardut..
"he..he.. iya ya mesti mewiridkan dzikirnya ya istiqomah" jawab sardut malu-malu
"isitqomah njero itu itu adalah istiqomah menyingkirkan segala ingatan dan hanya menyisakan satu ingatan pada yang maha tunggal" jelas kujum
"indikator untuk tahu bahwa kita sudah istiqomah atobelum gimana?" tanya sardut yang msih penasaran
"ya sederhana saja..,klo istiqomah njobo kan bisa ketara biasanya dzikir ini nggak karena malas kan berarti udah nggak istiqomah penggaweane.." jelas kujum
"nah kalo yang dalem gimana ngetes nya" tanya sardut
"yo ngene carane 10 menit sebelum sholat sampiyan pelototin gambar porno yang uayu banget terus pas waktu sholat masih inget aja gambar porno itu ato nggak kan mudah toh, atu sing wedok penteling gambar 2 kemewahan kalo pas sholat masih kebayang gambar 2 itu ya berarti belum istiqomah" jelas kujum
"wah contoh nya itu loh nggak enak..." jawab sardut sewot
"ya klo nggak misalkan kamu nulis status di fb masih ada keinginan agar kamu di pandang sudah hebat atau merasa lebih dari yang lain, itu saja sudah tidk istiqomah" jelas kujum
'lho kok gitu.." protes sardut..
"pikir aja sendiri..." lanjut sarjum sambil ngeloyor kedapur..
Note: dapur adalah everything is gona be ok....he.he..
"istiqomah kui dibagi dua " jawab kujum sambil menggantung kalimatnya..
"walaaah ngarang kamu Jum kok istiqomah ada dua ya istiqomah itu mestinya ya cuma satu istiqomah saja" jawab sardut biasa kalo nggak sreg suka nyerang
"lho aku nggak ngarang, sing sepisan istiqomah njobo atau istiqomahe penggawean, sing pindo yo istiqomahe njero, isitqomahe eling" jawab kujum kalem udah biasa ngadepin sardut yang kayak gitu.
"iya juga ya, jelaskan secara sederhan Jum" timpal sardut penasaran
"istiqomah njobo itu ya kayak ngewirid dzikiran" ucap kujum
"loh wirid sama dzikir kan sama ajah" potong sardut
"nah ini...keliru.. dzikir itu kan artinya inget eling, sedang wirid itu kan mengulang-ulang terus menerusartinya" jawab kujum santai banget sepertinya sengaja manasin sardut..
"he..he.. iya ya mesti mewiridkan dzikirnya ya istiqomah" jawab sardut malu-malu
"isitqomah njero itu itu adalah istiqomah menyingkirkan segala ingatan dan hanya menyisakan satu ingatan pada yang maha tunggal" jelas kujum
"indikator untuk tahu bahwa kita sudah istiqomah atobelum gimana?" tanya sardut yang msih penasaran
"ya sederhana saja..,klo istiqomah njobo kan bisa ketara biasanya dzikir ini nggak karena malas kan berarti udah nggak istiqomah penggaweane.." jelas kujum
"nah kalo yang dalem gimana ngetes nya" tanya sardut
"yo ngene carane 10 menit sebelum sholat sampiyan pelototin gambar porno yang uayu banget terus pas waktu sholat masih inget aja gambar porno itu ato nggak kan mudah toh, atu sing wedok penteling gambar 2 kemewahan kalo pas sholat masih kebayang gambar 2 itu ya berarti belum istiqomah" jelas kujum
"wah contoh nya itu loh nggak enak..." jawab sardut sewot
"ya klo nggak misalkan kamu nulis status di fb masih ada keinginan agar kamu di pandang sudah hebat atau merasa lebih dari yang lain, itu saja sudah tidk istiqomah" jelas kujum
'lho kok gitu.." protes sardut..
"pikir aja sendiri..." lanjut sarjum sambil ngeloyor kedapur..
Note: dapur adalah everything is gona be ok....he.he..
Ngupas Telor..
ha...ha...klo inget manusia satu itu kadang ngangenin kadang
jengkelin....jadi inget omonganya kang sarli...bahwa nyari ilmu itu pake
psikologi ngupas telor katanya..hadeuuuh aya-aya wae..tp pas
direnungkan ada benarnya juga..telor bisa di kupas klau sudah matang,
untuk jadi matang maka harus direbus dulu dalam air yang panas, kemudian
digeprek..geprek agar kulitnya retak...baru di lepas sedikit demi
sedikit kulitnya....ya...ya...baru mudeng aku....setaaaaaan dimana
kau...
sumber : https://www.facebook.com/serce.dectce?fref=nf&pnref=story
sumber : https://www.facebook.com/serce.dectce?fref=nf&pnref=story
Oleh-oleh dr Muko-muko
Emas itu jangan dibungkus dengan emas nanti dicuri orang....
manusia itu jangan kalah sama sapi, saat memahbiak itu mereka sedang berdzikir....
(kata pejabat yang pernah mazdub)
manusia itu jangan kalah sama sapi, saat memahbiak itu mereka sedang berdzikir....
(kata pejabat yang pernah mazdub)
Maqom kelas Dapur..
sardut: jum alam malakut itu apa?
kujum: alam setelah alam mulki
sardut:iya apa
kujum: nggak tahu, blom pernah ngalamin katanya alamnya para malaikat...
sardut:kalo alam jin?
kujum: halah sampiyan ini nanya kok yang aku blom pernah ngalamin, kita ini kan maqomnya dapur...nanyanya ya kopi, mie rebus..., dzikir aja baru belajar puasa juga baru beberapa hari..wis ra usah aneh2...istiqomah ae....qulhu ae lek...
sumber: https://www.facebook.com/serce.dectce?fref=nf&pnref=story
kujum: alam setelah alam mulki
sardut:iya apa
kujum: nggak tahu, blom pernah ngalamin katanya alamnya para malaikat...
sardut:kalo alam jin?
kujum: halah sampiyan ini nanya kok yang aku blom pernah ngalamin, kita ini kan maqomnya dapur...nanyanya ya kopi, mie rebus..., dzikir aja baru belajar puasa juga baru beberapa hari..wis ra usah aneh2...istiqomah ae....qulhu ae lek...
sumber: https://www.facebook.com/serce.dectce?fref=nf&pnref=story
Rofitoh...
saat sehabis acara kliwonan dimajlis banten aku lihat Kujum sama
Sardut sedang asik menikmati kopi dalam gelas plastik sambil duduk di
bangku bambu depan dapur...
Sardut : Jum...Yang penting dalam thoriqoh itu apa sih?
Kujum : Nek Menurutku yo robithoh/rofithoh kuwi..
Sardut : Jum...Yang penting dalam thoriqoh itu apa sih?
Kujum : Nek Menurutku yo robithoh/rofithoh kuwi..
Sardut : Lho Kok itu sih..?
Kujum : Sampiyan faham artine robithoh/rofithoh..
Sardut : Kalau gak salah Robithoh itu adalah membayangkan guru mursyid seolah-olah ada, kalau rofithoh tidak membayangkan dulu akan tetapi guru mursyid sudah ada mendampingi
Kujum : Secara harfiah seperti itu tetapi secara pelaksanaan menurutku yo... nek menurutku robithoh/rofithoh adalah menyambungkan qolbu kita kepada guru mursyid.
Sardut : Bukan wiridan yang membaca rofithoh itu...
Kujum : itu sih ibaratnya kata sandi password untuk koneksinya..
Sardut : Langsung ke guru Mursyid gitu..
Kujum : Ya yang aku tahu hanya ke guru mursyid...kalo ada yang diluar itu aku nggak ngerti...., karena sambungan qolbu kita melalui guru mursyid melalui silsilah hingga ke Kanjeng Rosul kemudian hingga sampai ke Alloh, kenapa harus guru mursyid, karena beliau itu sudah melewati muhibin mukhlisin dan arifin...,dan berobithoh itu susah, kelas dapur kaya aku karo sampiyan, belum bisa berobithoh/rofitoh...
Sardut : Masa sih bukannya gampang tinggal baca ajah....
Kujum : Ha..ha...ha.....sampiyan itu....kebanyakan makan jadi begini..nih..., yang namanya robithoh/rofithoh itu bukan saat-saatan saat susah nyambung saat senang nggak, kayak tv bekas atau hp ku aja, nih waktu itu sayidina Umar bin Khotob R.a itu sampai-sampai mau ke kamar mandi aja malu karena merasa Kanjeng Rosul itu melihatnya, qolbunya yambung terus 24 jam nonstop dengan kanjeng Rosul itu yang namanya Robithoh/rofithoh..
Sardut : Oh..gitu ya.. (sambil melongo)
Kujum : kalau robithoh/rofithoh kita sudah bener nggak ada yang namanya puasa batal, dzikir males (sambil mesem menatap sardut penuh arti) karena malu dan cinta sebab frequensinya nyambung terus....
Sardut : he..he..iya sih tapi senyum mu itu.......menggelisahkan kayak senyum debtcolektor...
Kujum : Kalau sudah berobithoh/rofithoh itu pasti akan selalu memegang amanat baiat ASAH ASIH ASUH.....
Sardut : halah..aku paham....biar yang sudah ngeblok atau nge unfriend fb mu bisa berteman lagi...
Kujum : ha..ha..ha....itu mah otak liar sampiyan....bisa aja...nyudutin aku...
Sardut : he..he.. iya juga nggak apa2 sebagai wujud dari Asah Asih Asuh...kita itu satu keluarga...TQNS..jadi jangan bercerai berai...kalau bercerai berai berarti..salah satu point dalam baiat sudah dilanggar...dan disini kita kan sedang mengkaji hati...mengolah rasa....kalo masih ada rasa benci...rasa iri...berarati........#slururup dan kopi pun amblas....
....dan ayam jago pun berdzikir menyambut pagi diringi suara tak..tak..tak bunyi counter manual diantara tangan-tangan para tifli.....dzikir cahaya..
note : Mari saling bergandeng tangan torang basudara
sumber : https://www.facebook.com/serce.dectce?fref=nf&pnref=story
Kujum : Sampiyan faham artine robithoh/rofithoh..
Sardut : Kalau gak salah Robithoh itu adalah membayangkan guru mursyid seolah-olah ada, kalau rofithoh tidak membayangkan dulu akan tetapi guru mursyid sudah ada mendampingi
Kujum : Secara harfiah seperti itu tetapi secara pelaksanaan menurutku yo... nek menurutku robithoh/rofithoh adalah menyambungkan qolbu kita kepada guru mursyid.
Sardut : Bukan wiridan yang membaca rofithoh itu...
Kujum : itu sih ibaratnya kata sandi password untuk koneksinya..
Sardut : Langsung ke guru Mursyid gitu..
Kujum : Ya yang aku tahu hanya ke guru mursyid...kalo ada yang diluar itu aku nggak ngerti...., karena sambungan qolbu kita melalui guru mursyid melalui silsilah hingga ke Kanjeng Rosul kemudian hingga sampai ke Alloh, kenapa harus guru mursyid, karena beliau itu sudah melewati muhibin mukhlisin dan arifin...,dan berobithoh itu susah, kelas dapur kaya aku karo sampiyan, belum bisa berobithoh/rofitoh...
Sardut : Masa sih bukannya gampang tinggal baca ajah....
Kujum : Ha..ha...ha.....sampiyan itu....kebanyakan makan jadi begini..nih..., yang namanya robithoh/rofithoh itu bukan saat-saatan saat susah nyambung saat senang nggak, kayak tv bekas atau hp ku aja, nih waktu itu sayidina Umar bin Khotob R.a itu sampai-sampai mau ke kamar mandi aja malu karena merasa Kanjeng Rosul itu melihatnya, qolbunya yambung terus 24 jam nonstop dengan kanjeng Rosul itu yang namanya Robithoh/rofithoh..
Sardut : Oh..gitu ya.. (sambil melongo)
Kujum : kalau robithoh/rofithoh kita sudah bener nggak ada yang namanya puasa batal, dzikir males (sambil mesem menatap sardut penuh arti) karena malu dan cinta sebab frequensinya nyambung terus....
Sardut : he..he..iya sih tapi senyum mu itu.......menggelisahkan kayak senyum debtcolektor...
Kujum : Kalau sudah berobithoh/rofithoh itu pasti akan selalu memegang amanat baiat ASAH ASIH ASUH.....
Sardut : halah..aku paham....biar yang sudah ngeblok atau nge unfriend fb mu bisa berteman lagi...
Kujum : ha..ha..ha....itu mah otak liar sampiyan....bisa aja...nyudutin aku...
Sardut : he..he.. iya juga nggak apa2 sebagai wujud dari Asah Asih Asuh...kita itu satu keluarga...TQNS..jadi jangan bercerai berai...kalau bercerai berai berarti..salah satu point dalam baiat sudah dilanggar...dan disini kita kan sedang mengkaji hati...mengolah rasa....kalo masih ada rasa benci...rasa iri...berarati........#slururup dan kopi pun amblas....
....dan ayam jago pun berdzikir menyambut pagi diringi suara tak..tak..tak bunyi counter manual diantara tangan-tangan para tifli.....dzikir cahaya..
note : Mari saling bergandeng tangan torang basudara
sumber : https://www.facebook.com/serce.dectce?fref=nf&pnref=story
Monday, November 25, 2013
Hadirmu...
Aku sudah tuli...
dan yang menuntunku cuma nurani,
Asa ku terbang bersama kekecewaan...
dan yang tinggal sederet kekosongan...
aku bergumul dalam kosong
tanpa makna
tanpa kata
tanpa huruf
tapi semua terbaca..,
salam ti Mpud twewewewewewwww
Monday, June 29, 2009
Bagai Monitor Rekondisi
Capres-cawapres periode 2009-2014 masing2 masing merasa hebat dengan program2 nya, padahal setelah menjabat pasti sama saja, begitu2 saja ibarata monitor rekondisi, tampilan luarnya aja beda padahal mesinnya sama lama.
Friday, March 13, 2009
Mahal yach Biaya Demokrasi
Sekarang para caleg berlomba-lomba adu pajang tampang biar di kenal konstuent puiiih susah banget sih calon pencontreng lah gitu, tiap caleg DPR-RI itu rata-rata mewakili 3 kabupaten, tiap kabupaten rata-rata 10 kecamatan, taip kecamatan rata-rata 8 kelurahan, tiap kelurahan rata-rata 3 baliho 1 x 0,5 m harganya rata-rata 150.000 jadi pengeluaran untuk biaya nya jadi berapa Rp. 108.000.000,- itu baru baliho, belum poster, belum sticker, belum spanduk, blum tukang masangnya, blum tim pemenangannya wah jadi berapa yah..., banyak, bagi mpud pemilihan sekarang ini lebih mahal, belum surat suara yang lebih lebar tentu lebih mahal dan kontrol pembiayaan nya lebih rumit karena melibatkan perorangan, dengan biaya semahal ini Negara Indonesia itu sudah benar-benar Demokrasi beneran apa belum sih?.
Tuesday, February 03, 2009
Tahun KeBo
Berdasarkan kalender penanggalan cina tahun 2009 ini bershio kerbau dan kerbau itu kalau orang betawi menyebutnya kebo, yah benar tahun ini adalah tahun kebo, tahun kebo...hongan atau tahun kebo....dohan, entah berapa banyak spanduk, baliho, pamflet berisi kebohongan caleg anu berani, jujur, bersih, bolehlah bia bilang jujur karena kita tidak tahu kapan dia bohong, bersih bolehlah dia bilang begitu kita blum tau aibnya, tapi kalo dia bilang berani maka harus ditanyakan kapan dia berani tampil membela kepentingan rakyat? itu kan sebuah kebohongan dan mpud kenal salah seorang caleg yang fotonya terpampang wuih keren tapi mpud tahu track recordnya yang sangat tidak sesuai dengan pamflet janji manisnya itu. itu baru caleg...
nah ini ada lagi capres ada yang bilang jika dia menjabat lagi atau menang rakyat akan sejahtera, haaaaaaaaaaaah sejahteraaa dulu kalau mau sejahteranya waktu beliaunya menjabat buktinya kami yang mereka sebut rakyat terlilit tercekik aset terjual aaaaaaaaaaaaah memang tepat shio cina itu untuk negara kita tahun ini tahun kebohongan ramai-ramai berbohong.
Ada lagi MUI yang mengatakan bahwa rokok itu haram tapi haramnya untuk anak kecil, orang hamil, dan ditempat umum, lho .....(melongo) kok haram plintat plintut gak tegas begitu haram ya haram gitu lho titik orang biang keladinya sama si rokok, daging babi haram titik tidak ada untuk tapi-tapian korupsi haram titik menggunakan Dana Abadi Umat tidak sesuai keperluannya Haram titik gitu saja kok susah banget eh masalah DAU kok nggak disinggung-singgung ya sama MUI jangan-jangan...jangan-jangan, ada lagi golput haram alasannya nanti tidak ada pemimpin yang mimpin pasti ada lah, orang di indonesia ini orang serakah dengan jabatan masih banyak, mikirnya kok pendek banget, ada lagi Hidayat Nurwahid juga bilang hal serupa.. mpud jadi gak habis pikir seharusnya orang sekelas beliau tak usah bilang seperti itu, apakah pak dayat takut golput melebihi pemilih partainya justru seharusnya ketika beliaunya tahu golput akan banyak bikin dong strategi partainya supaya yang akan golput malah tertarik untuk memilih partainya... memang tahun kebo...tahun kebo...tahun kebodohan.
atau mungkin fatwa itu untuk umatnya MUI saja bukan untuk Umat Islam
mpud jadi bingung MUI=Islam nggak sih. mpud kan terkena shio kebo..dohan.
nah ini ada lagi capres ada yang bilang jika dia menjabat lagi atau menang rakyat akan sejahtera, haaaaaaaaaaaah sejahteraaa dulu kalau mau sejahteranya waktu beliaunya menjabat buktinya kami yang mereka sebut rakyat terlilit tercekik aset terjual aaaaaaaaaaaaah memang tepat shio cina itu untuk negara kita tahun ini tahun kebohongan ramai-ramai berbohong.
Ada lagi MUI yang mengatakan bahwa rokok itu haram tapi haramnya untuk anak kecil, orang hamil, dan ditempat umum, lho .....(melongo) kok haram plintat plintut gak tegas begitu haram ya haram gitu lho titik orang biang keladinya sama si rokok, daging babi haram titik tidak ada untuk tapi-tapian korupsi haram titik menggunakan Dana Abadi Umat tidak sesuai keperluannya Haram titik gitu saja kok susah banget eh masalah DAU kok nggak disinggung-singgung ya sama MUI jangan-jangan...jangan-jangan, ada lagi golput haram alasannya nanti tidak ada pemimpin yang mimpin pasti ada lah, orang di indonesia ini orang serakah dengan jabatan masih banyak, mikirnya kok pendek banget, ada lagi Hidayat Nurwahid juga bilang hal serupa.. mpud jadi gak habis pikir seharusnya orang sekelas beliau tak usah bilang seperti itu, apakah pak dayat takut golput melebihi pemilih partainya justru seharusnya ketika beliaunya tahu golput akan banyak bikin dong strategi partainya supaya yang akan golput malah tertarik untuk memilih partainya... memang tahun kebo...tahun kebo...tahun kebodohan.
atau mungkin fatwa itu untuk umatnya MUI saja bukan untuk Umat Islam
mpud jadi bingung MUI=Islam nggak sih. mpud kan terkena shio kebo..dohan.
Subscribe to:
Posts (Atom)
Takut jadi Rakyat Negeri ini
Eskalasi politik di negeri ini sedang memanas, pengumuman tarif pajak yang melambung, dan wakil rakyat naik tunjangannya, kesenjangan sosia...
-
Beliau terlahir dari orang tua yang senag dan gemar beribadah, ayahandanya adalah seorang kyai dari para kyai, namun tak tenar dikalangan ...
-
Wali paidi tidak tahu apa yg dialaminya saat ini, dia sering mendengar benda2 yg berada disekitarnya sama berdzikir, mulai sapu lidi yg ...
-
Dalam tqn cipacung, ada baiat dan talqin, dan dalam baiat ada janji ikhwan yang di dalamnya ada kalimat " .....tidak akan menyakiti, m...


















