Posts

KAJIAN KITAB BADA'I IZ ZUHUR 4 : AWAL KEHIDUPAN NABI ADAM 'ALAIHISSALAAM

Kitab bada'i izzuhur hal 38--39

قال الحافظ اسماعيل السدى قرأت في الانجيل أشياء كثيرة فمنها أن عدد ساعات الليل والنهار أربعة وعشرون ساعة يتنفس فيها ابن آدم ثلاثين ألف نفس في كل ساعة ألف ومائتان وخمسون نفسا واعتبار ذلك من الغرائب. قال العزيزي ان الروح دخلت في جسد آدم يوم الجمعة وقد مضى من النهار سبع ساعات وهي من ساعات الأخرة ثم ان الله تعالى ألبسه من الجنة حلة خضراء من السندس وألبسه تاجا من الذهب مرصعا بالجواهر وله أربعة أركان في كل ركن منه درة عظيمة ضوؤها على ضوء الشمس وختمه بخاتم الكرامة ومنطقه بمنطقة الرضوان وسروله بسروال من السندس الأخضر ثم ظهر في جبهته نور ساطع كشعاع الشمس وهو نور محمد صلى الله عليه وسلم Alhafidz ismail assaddi berkata,saya membaca keterangan banyak dalam kitab injil diantaranya hitungan jam dalam sehari semalam itu ada 24 jam yang mana anak cucu adam bernafas 30.000x disetiap jam bernafas 1250x dan ini adalah keterangan yg langka. Al azizi berkata,sesungg­uhnya ruh masuk dijasad nabi adam pada siangnya hari jum'at yg berlangsung s…

KAJIAN KITAB BADA'I IZ ZUHUR 3 : AWAL PENCIPTAAN TUBUH DAN RUH NABI ADAM 'ALAIHISSALAAM

Kitab bada'i izzuhur hal 38

ثم أن الله تعالى أظهر أدم الى الوجود فكان طوله ستين ذراعا وجعل فيه ثلثمائة وستين عرقا وما ئتين وأربعين عصبا واثني عشر مفصلا وفي رأسه سبع منافذ وجعل له اليدين والرجلين وغير ذلك وأتم خلقه فتبارك الله أحسن الخالقين kemudian Alloh menampakkan wujud nabi adam yg panjangnya 60 dziro' dan menciptakan pada tubuh 360 otot kecil,240 otot besar dan bagian kepala ada 7 jalan tembus (lubang) dan memberi 2 tangan dan 2 kaki dan lain-lain dan sempurnalah ciptaan Alloh maha suci Alloh sebaik-baiknya dzat yg menciptakan para mahluq


وقال أبو موسى الاشعري لما خلق الله فرج آدم قال هذا أمانتى عندك فلا تضعها الا في حقها قال ابن عباس رضى الله عنهما خلق الله تعالى ثلاثة بيده الأول آدم والثاني شجرة طوبي والالواح المكتوبة فيها التوراة واليد عبارة عن القدرة انما أمره اذا أراد شيئا أن يقول له كن فيكون Abu musa al asy'ari berkata,sewaktu­ ALLOH menciptakan farji/kemaluan adam,ALLOH berfirman,ini adalah amanahku,maka janganlah engkau menggunakannya kecuali…

KAJIAN KITAB BADA'I IZ ZUHUR 2 : PENCIPTAAN NABI ADAM 'ALAIHISSALAAM

Kitab bada'i izzuhur hal 37

قال فلما قبض منها ومضى بكت على ما نقص منها فأوحى الله اليها انى سوف أرد إليك ما أخذ منك وهو قوله تعالى (منها خلقناكم وفيها نعيدكم ومنها نخرجكم تارة أخرى) ثم أن الله تعالى أمر عزرائيل أن يضع تلك القبضة على باب الجنة فلما وضعها أمر الله رضوان خازن الجنان أن يعجنها بماء التسنيم ثم أمر الله تعالى جبرائيل بأن يأتى بالقبضة البيضاء التى هي قلب الأرض فخلق منها الأنبياء ثم خلط الطين بالماء حتى صارت معجنة كبيرة
Imam tsa'labi berkata,setelah ­ diambil secakupan maka bumi menangis karena merasa dirinya kehilangan,kemu­dian ALLOH memberi wahyu padanya sungguh suatu saat nanti aku akan mengembalikan apa yang aku darimu sebagaiman firman ALLOH yang artinya "Dari bumi (tanah) itulah Kami menjadikan kamu dan kepadanya Kami akan mengembalikan kamu dan daripadanya Kami akan mengeluarkan kamu pada kali yang lain" (qs.thoha ayat 55).

Kemudian ALLOH mengutus izroil agar Secakupan tadi diletakkan dipintu surga,setelah diletakkan kemudian ALLO…

KAJIAN KITAB BADA'I IZ ZUHUR 1 : AWAL PENCIPTAAN NABI ADAM 'ALAIHISSALAAM

ذكر قصة آدم عليه السلام
Kisah nabi adam alaihis salam

قال الثعلبي في كتابه لما أراد الله تعالى أن يخلق آدم عليه السلام أوحى الى الارض أنى خالق من أديمك خلقا فمنهم من يطيعني ومنهم من يعصيني فمن أطاعني أدخلته الجنة ومن عصاني أدخلته النار Imam tsa'labi bercerita dalam kitabnya : Pada waktu ALLOH SWT ingin menciptakan nabi adam AS,maka ALLOH memberi wahyu pada bumi, Bahwa sesungguhnya kami akan menciptakan mahluk dari inti sarimu,sebagian ­ ada taat padaku dan ada pula yang durhaka padaku,maka siapa yang taat padaku akan saya masukkan disurgaku,dan siapa yang durhaka padaku maka akan saya masukkan dinerakaku.

ثم بعث الله تعالى جبرائيل عليه السلام إلى الأرض ليأتينه بقبضهمنها فلما أتاها جبريل أقسمت عليه وقالت أني أعوذ بعزة الله الذي أرسلك أن لا تأخذ مني شيئا يكون للنار فيه نصيب فلم يأخذ منها شيئا ورجع الى ربه وقال يا رب قد استعاذت بك مني فكرهت أن آخذ منها شيئا فأمر الله تعالى ميكائيل أن يمضي اليها ويقبض منها قبضة من تراب فأقسمت عليه وقالت له مثل ما قالت لجبرائيل ف…

BUSUKNYA GLOBALISASI

Image
KARENA TUHAN TIDAK MENCIPTKAN ORANG JAWA BERMATA BIRU
Oleh: dr.Tan Shot Yen,M.hum. Saya sadar banyak tulisan saya bernada kejam, bahkan bisa dikategorikan versi satire artikel kesehatan. Itu bukan tanpa maksud. Terkadang memang untuk membangunkan orang, alunan musik lembut tidak mempan lagi. Satu orang kepala keluarga tidak bangun, seisi rumah kerap terkena dampaknya. Mulai dari sarapan yang hilang, anak tidak mandi ke sekolah dan orang lain di jalan kena damprat yang katanya biang kemacetan. Belum lama ini saya diwawancara bagaimana membuat pizza sehat dan memastikan bahan bakunya tidak kedaluwarsa. Alih-alih menjawab, saya balik tanya, ”Emang orang Indonesia harus makan pizza?” Ketika disebutkan makan pizza adalah dampak globalisasi, saya balik tanya lagi, ”Lalu mengapa orang Italia tidak kenal karedok?” Jujur, saya mencurigai istilah globalisasi atau apalah itu sebagai penghalusan dari ekspansi politik ekonomi pangan, yang begitu mulusnya menggelincir seperti hipnosis terselubung. …

BID'AH

Bid'ah dalam Persfektif Emha Ainun Nadjib

Jadi harus ngerti pedomannya di islam itu ada dua yaitu, dimensi mahdoh dan dimensi muamalah, mahdoh itu filosofinya prinsipnya "Jangan lakukan apapun kecuali yang aku perintahkan"
maka Alloh memerintahkan syahadat maka syahadat lah, Alloh menyuruh sholat lima waktu sholatlah lima waktu, metodenya caranya prosedurnya gimana " sholu kama roaetumuni usholi" sholat karna diperentah itu mahdoh
kalo nggak diperentah jangan sholat, klo diperentah dua rokaat jangan tiga rokaat, dan gak perlu ada bid'ah dalam mahdoh, bid'ah itu berarti kreatifitas nggak usah sholat dengan gerakan-gerakan yoga, nah itu namanya bid'ah, jadi sholat lima waktu nggak usah kreatif
kreatifitasnya berusaha lebih khusus gerkannya ya gitu itu, jadi mahdoh itu "jangan lakukan apapun kecuali aku (Allah) perintahkan",kalau muamalah lakukan "apa saja kecuali yang aku (Allah) larang", kalo dilarang makan babi maka jangan makan …

SELAMAT LEBARAN

SELAMAT IEDUL FITRI 1437H/2016M

Mpud Mengucapkan :
MOHON MAAF LAHIR BATIN
'Ja'alanallahu wa iyyakum MINAL 'AIDIN ilal fithrah WAL FAIZIN bil jannah' (Semoga Allah menjadikan kita semua sebagai orang yang kembali pada fitrah dan menuai kemenangan dengan meraih surga).

Obat Herbal

Image
Berawal dari cerita yang punya kost, bahwa sepupunya terkena penyumbatan jantung dan harus di ring, dengan sababiah atau sareat jamu ini yang di konsumsi rutin selama tiga bulan Alhamdulillah penyumbatan jantungnya dinyatakan sembuh, disini Mpud mencoba membagikan resep yang dikasih oleh yang punya Kost semoga bermanfaat dan menjadi ladang amal bagi yang punya kost dan sepupunya.

Manajemen Masjid

Masjid Jogokariyan Yogyakarta

Oleh : Ustadz Salim A Fillah
Edisi : Berkhidmat Untuk Ummat

aktanya...
Negeri kita memiliki lebih dari 1 juta Masjid besar maupun kecil... Pertanyaannya adalah :
"Berapa Masjid kah yang menjadi BEBAN bagi Jama'ah dibandingkan dengan Masjid yg MEMBERDAYAKAN Jama'ah..?"
Maka jawabannya adalah :
"Ratusan ribu Masjid membebani Jama'ah untuk listrik...air...dan kebersihan..padahal pemanfaatannya hanyalah sholat dan sholatnya pun tak pernah penuh.."
Disamping itu...
Aset Masjid berupa jutaan meter persegi tanah dan bangunan dinilai dari aspek apapun (serasa) masih sangat tak produktif, padahal...soal Masjid adalah ideologi sekaligus substansi Peradaban Islam...
Tapi baiklah...
Kita masuk pada "langkah strategis" dan praktis yang ditempuh kami di Masjid Jogokariyan Yogyakarta...
Bahwa secara sederhana Manajamen Masjid memiliki 3 langkah yakni :
🕌 - Pemetaan...
🕌 - Pelayanan...
🕌 - Pemberdayaa…

Lailatul Qodar Para Sufi

Oleh: Kh. Agus Sunyoto

Di tengah keheningan malam yang melingkupi Pesantren Sufi yang dipenuhi jama’ah pemburu Lailatul Qodr, tiba-tiba terjadi suatu peristiwa yang membuat para jama’ah menoleh berbarengan ke arah halaman melihat Mas Wardi Bashari, santri lawas, melonjak-lonjakkegirangan di samping Sufi Sudrun. Rupanya, di bawah petunjuk dan arahan Sufi Sudrun, Mas Wardi Bashari menyaksikan dengan pandangan bashirah bagaimana gemuruh para malaikat dan ruh turun dari langit tinggi ke langit dunia.“Aku sudah menyaksikan. Aku sudah menyaksikan,”seru Mas Wardi Bashari dengan nafas terengah-engah,”Sungguh penyaksian yang luar biasa menakjubkan.”Hanya dalam hitungan menit, mushola yang semulapenuh menjadi kosong karena semua lari ke halaman, ingin menyaksikan malam kemuliaan yangditandai turunnya para malaikat dan ruh ke dunia. Sambil bertanya ini dan itu kepada Mas Wardi Bashari dan Sufi Sudrun, mereka ingin ikut menikmati anugerah ruhani menyaksikan malam yang lebih baik dari seribu bulan…

Orang-orang Cahaya Di Kegelapan Siang

“Jadi, Mon”, Markesot berbisik ke telinga Saimon, “sebaiknya kamu segera balik ke Kiai Sudrun, laporkan kepada beliau bahwa saya tidak lulus melaksanakan pesan beliau. Sebagaimana anak-anak muda yang berhimpun di arena ini, saya sudah tidak lagi menyentuhkan tangan saya ke wilayah-wilayah yang beberapa puluh tahun silam saya tekuni dan saya sayangi”
“Ah. Putus asa kamu Sot”, Saimon tersenyum.
“Saya mau bersentuhan dengan anak-anak di arena ini karena mereka memilih dekat dengan Ibunya. Mereka terus belajar dan bekerja dengan murni untuk mencintai dan membangun masa depan Ibu Pertiwi, justru karena Negara dan Pemerintah, si Bapak, belum mampu berbuat lain kecuali merusak dan menyakiti Ibu”
“Ah over-romantic, Sot”
“Coba kamu bilang over-romantic untuk kalimat kesimpulan berikut ini: Shummun bukmun ‘umyun fahum la yarji’un….”
“Kurang ajar kamu”, Saimon tertawa.
“Mereka tuli bisu dan buta, sehingga tak akan bisa kembali kepada kebenaran”, Markesot meneruskan.
“Saya dan keba…

Memilih Ibu, Meninggalkan Bapak

Dua puluh tahun yang lalu beredar lagu dan narasi tentang kasus Gerhana Matahari, yang diakhiri dengan rekomendasi agar orang-orang berjuang untuk Menyorong Rembulan.

Ini amsal. Tuhan tidak merasa malu untuk membikin perumpamaan dengan menyebut nyamuk atau apapun yang kebanyakan manusia meremehkannya. Menyorong Rembulan adalah amsal yang mengumpamakan Matahari berfungsi seperti Tuhan, Rembulan berposisi Raja atau Pemerintah, sedangkan Bumi adalah Rakyat suatu Negeri, Negara atau Kerajaan.
Tuhan melimpahkan kesejahteraan ibarat matahari memancarkan sinar. Pada siang hari sinar itu langsung menaburi Bumi dan memandikan penghuninya. Jika malam tiba, Rembulan memantulkan sinar itu, sehingga Bumi tidak diselimuti kegelapan.
Kenapa Gerhana? Kenapa Rembulan menutupi Matahari, menghalangi sinarnya untuk merahmati Bumi? Kenapa Pemerintahan demi Pemerintahan di Negeri ini hampir selalu membangun Gerhana? Hampir selalu memonopoli cahaya Matahari, padahal pada hakikinya itu adalah h…

Bukan Bapak atau Ibu Tapi Anak Mati

“Langkahmu terbalik, Mon”, Markesot menyerang Saimon lagi, “kamu mengajak ke tempat yang akan menunjukkan kepadamu sesuatu yang sebaliknya”
Saimon merespons, “Silakan kamu ngomong dan menyimpulkan apa saja, asalkan jangan bertanya”
Markesot tertawa. “Sekarang ini kamu yang berada pada posisi untuk bertanya, dan saya tidak melarangmu untuk bertanya, tapi saya pastikan kamu malu dan gengsi untuk bertanya”
“Sekali lagi, silakan membuka mulut selebar-lebarnya”
“Buah Simalakama tidak lagi menakutkan bagi semua manusia yang berhimpun di arena ini. Mereka malah mencarinya, untuk ditelannya. Lebih tepatnya di-untal. Tapi tak ada kata lain dari bangsa apapun, di dunia manusia maupun Jin, yang bisa menjadi padanan persis dari kata nguntal itu”
Saimon pura-pura tidak mendengarkan.
“Buah Simalakama adalah gambaran dilema sangat mendasar dalam kehidupan manusia: kalau dimakan Bapak mati, kalau tak dimakan Ibu mati….”
“Kalau menjelaskan definisi itu tolong di depan manusia-manusia akt…

Tarian Tali-tali Cahaya

Ada yang melintas-lintas di seputar arena itu, menebar kesejukan, tapi tak terlihat bentuknya. Ada yang gelombang. Bahkan ada berwarna-warni namun kaum manusia tak pernah dan tak akan pernah mampu melihat atau merumuskannya. Ada suara yang bening. Juga yang gemeremang.
Berjejal-jejal. Ada yang berasal dari masa silam, tak sedikit juga yang dari masa depan. Para sesepuh kehidupan. Para leluhur mereka yang hadir. Para Sunan dan Masyayikh, Ki Ageng, Ki Gede, rombongan Brahma murid Nabi Ibrahim yang segenerasi maupun yang anak cucunya.
Tetapi pada sangat banyak jenis dan bentuk makhluk yang bermacam-macam itu, ada satu yang sama. Yakni cahaya yang berdenyar-denyar antara titik pusat kehadiran masing-masing makhluk itu dengan langit. Beribu-ribu, mungkin berjuta-juta tali cahaya menyambung langit dengan arena itu. Cahaya yang di kandungannya terdapat sesuatu yang mengalir dan bergelombang-gelombang, ulang-alik langit-bumi bumi-langit.
Ribuan makhluk itu bukan pemancar cahaya,…

Hari Raya di Langit

Hari Raya di langit adalah ketika engkau bermakmum shalat di belakang Rasulullah.
Rasulullah meng-Imam-imu bersama jamaah yang tak kan pernah kau ketahui jumlahnya.
Fa sholla kullu man fis-sama`i wa antal-Imam”.
Bersembahyanglah setiap dan semua yang di Langit, dan Rasulullah imamnya.
Ketika engkau tinggal di ruang sempit yang bernama “hidup di Bumi”, engkau merasa cemburu karena makmum Baginda Muhammad hanya para penduduk Langit. Itu karena engkau terbiasa mendengar dikotomi Bumi dan Langit. Padahal Bumi adalah seperseribu debu yang merupakan bagian juga dari kebesaran semesta yang engkau sebut Langit.
Maka meskipun engkau masih bertugas menghuni Bumi dan menjalani jenis kehidupan yang paling sempit, dangkal, artifisial, di mana engkau terapung-apung di tengah gelembung-gelembung hologram: cita-citakanlah agar diperkenankan berhari raya di Langit.
Sebaiknya engkau tidak usah terlalu percaya dan mantap atas apa yang kau sangka realitas, sementara dengan mudah dan sembero…

Iblis Tidak Butuh Pengikut

Pada suatu malam, manusia Jokam, melenyapkan dirinya, menghadirkan Syekh Kanzul Jannah ke dalam jasadnya. Ia merentangkan kedua tangannya naik ke langit. Kemudian ambruk seluruh tubuhnya. Bersimpuh. Tengkurap memeluk bumi. Merintih-rintih. Memekik-mekik. Meratap-ratap:
“Aku tidak mengerti
Sungguh-sungguh aku tidak memahami
Ngomong apa dan pergi ke mana kalian ini
Makhluk bumi bicara panjang lebar sampai langit
Dari langit omong tak habis-habis sampai bumi
Tema kalian itu-itu saja: Iblis Iblis Iblis Iblis Iblis…
Yang di bumi teriak Iblis, sejauh cakrawala memekik Iblis
Tapel-Tapel, makhluk-makhluk manusia
Merasa diri Malaikat
Anut grubyug mengutuk Iblis
Yang berbuat buruk menyalahkan Iblis
Yang berbuat baik berlaku Malaikat”
“Dari corong-corong kehidupan kalian selalu terdengar:
Iblis terkutuk. Terkutuklah Iblis
Iblis laknat. Terlaknatlah Iblis
Wahai manusia, akulah Iblis
Ketahuilah bahwa aku tidak butuh pengikut
Apalagi pengikut yang bernama manusia
Bukankah kalian sejak dulu semua t…

Petani, Siapa sih Mereka?

Menurut KBBI, laman ‘petani’ berarti orang yang pekerjaannya bercocok tanam. Mulia betul batasan itu. Kenyataannya, jauh panggang dari api. Juru bercocok tanam itu nyaris sepanjang hayatnya bersurat kelabu. Terbaru, serangan sengit berupa video bikinan Human Rights Watch yang mengusung isu child labour. Saking gawatnya persoalan, beberapa pekan lalu, bahkan Dik Iqbal Aji Daryono pun sampai turun tangan melalui setumpuk anti tesis berikut argumen-argumen ampuh sebagai penyanggah.
Tapi sebentar. Pernah ada masa ketika petani diriwayatkan sedemikian mulia, kala rumusan ‘negeri agraris’ masih ranumranumnya. Berikut saya kutip utuh pernyataan tokoh yang saya kagumi, KH Hasyim Asy’ari ihwal periwayatan yang saya maksud :
”Pendek kata, bapak tani adalah goedang kekajaan, dan dari padanja itoelah Negeri mengeloearkan belandja bagi sekalian keperloean. Pa’ Tani itoelah penolong Negeri apabila keperloean menghendakinja dan diwaktoe orang pentjari-tjari pertolongan. Pa’ Tani itoe ialah p…

Mengalirkan Semua Kotoran Demi Romlah

Kandungan Romlah sudah masuk hitungan sembilan bulan. Dia hanya menunggu hari untuk melahirkan. Bidan memperkirakan, Romlah akan melahirkan di ujung Ramadan. Dan itulah yang mencemaskan Sunody Abdurrahman, suaminya.
Dia tentu saja berbahagia karena akan segera punya anak dan tanggung jawab baru sebagai seorang bapak. Tapi yang dia kuatirkan adalah keselamatan istrinya saat melahirkan dan keselamatan calon anaknya. Pikirannya sering dipenuhi kecemasan yang bukan-bukan. Takut Romlah begini. Takut bayi mereka begitu.
Nody memang mencintai istrinya. Jauh-jauh hari dia sudah mempersiapkan segala sesuatunya untuk menyongsong hari persalinan istrinya. Tapi semakin mendekati hari kelahiran, kecemasannya semakin mengaduk-aduk.
Mau mengadu ke Mat Piti, mertuanya, dia segan. Mau curhat ke Cak Dlahom yang juga mertuanya, apalagi. Dia kebingungan sendiri. Romlah sudah mengingatkan agar Nody tak usah berpikir yang bukan-bukan. Agar menyerahkan semuanya pada Allah.
“Kita kan hanya bisa…

Bukan Nasihat Khaidir kepada Gus Mut

Puasa sudah setengah jalan. Bulan sempurna jatuh di telaga. Di pinggir telaga, Cak Dlahom duduk bersila. Dia sendiri. Dari mulutnya keluar suara yang dilagukan.
“Duh Allah, engkaulah, lam yaalid wa lam yuulaad itu.”
Seperti desir angin yang menyapu permukaan air, lirih dia bersuara. Ditelan suara jangkrik dan kodok.
“Ampuni kami. Betapa hina diri ini…”
Diulang-ulangnya kata-kata itu. Sesekali dia membungkukkan badan, seperti orang sedang ruku. Dua tangannya bergenggaman. Matanya terpejam.
Gus Mut yang sehabis tadarusan menyusul ke pinggir telaga dan diam-diam ikut duduk di samping Cak Dlahom, hanya manggut-manggut mendengarkan.  Pemahamannya terhadap Cak Dlahom kini bertambah: laki-laki yang dianggap kurang waras oleh orang-orang kampung itu ternyata bisa sangat serius memohon ampun dan tidak ada orang yang tahu.
Gus Mut pun mencoba memejamkan mata. Tapi baru beberapa sekon terpejam, tak terdengar lagi Cak Dlahom menembang. Dia membuka mata. Lalu, yang didengarnya malah cek…